
Episode 55 : Pertemuan kedua Nadine dan Dean Benson.
***
"Si ... siapa ya?" tanya Nadine sedikit bingung, Nadine bingung mengapa lelaki ini mengetahui namanya.
"Saya Dean Benson, saya teman Aron, mungkin kamu kurang memperhatikan saya akan tetapi saya melihat mu di pulau waktu itu," seru Dean Benson yang memang merupakan donatur tetap dan suka datang berkunjung ke pantai asuhan ini.
Mengetahui rangkaian kejadian yang terjadi di pulau pribadi suaminya, Nadine menjadi sedikit malu dan sedikit menunduk.
"Ooh, teman Mas Aron ya, salam kenal Tuan Dean Benson," sahut Nadine sopan dan hendak pergi berlalu untuk makan siang.
Dean tersenyum penuh arti saat melihat sikap malu dan polos wanita ini, dia merasa sayang sekali Nadine telah menjadi istri Aron yang sebenarnya sudah memiliki istri gelap yaitu Dara.
Dean yang melihat Nadine menunduk hormat dan hendak pergi segera mengejar Nadine, "Kamu mau makan siang ya? ayo makan siang bersama," ucap Dean mengimbangi langkah kaki Nadine agar mereka bisa melangkah beriringan bersama.
Nadine yang sedikit kaku dan canggung itu hanya bisa menunduk dan memang malu jika menolak permintaan nya, apalagi disini adalah tempat yang ramai, akan sangat tidak sopan menolaknya di keramaian seperti ini.
__ADS_1
Akhirnya keduanya makan siang bersama.
Setelah berbincang-bincang sebentar, Nadine akhirnya tahu jika lelaki ini tidak sekaku Aron dan se arogan Aron, malahan lelaki ini sangat lembut dan pendengar membuat Nadine merasa nyaman saat berbicara dengannya.
Nadine bahkan bercerita jika neneknya mempunyai panti asuhan di desa, walau yang mengurus bukan dirinya akan tetapi Nadine suka bermain-main dengan anak-anak seperti di panti asuhan.
Dean Benson mendengarkan dengan seksama, sambil sekali-kali tersenyum melihat cara bicara Nadine yang ia anggap begitu polos dan lucu.
"Bagaimana dengan mu Tuan, kenapa anda. bisa disini?" tanya Nadine sambil tersenyum dan menatap kearah Dean yang duduk di hadapannya, sekarang ini mereka sedang makan bersama dan berbincang ringan.
"Kau baik sekali Tuan, emm ... maksud ku Dean, jarang ada pemuda yang meluangkan waktunya untuk mengunjungi anak anak malang ini," balas Nadine sembari tersenyum.
Dean sampai tersipu malu dibuatnya, Nadine sangat cantik apalagi jika dilihat dari dekat, senyumannya yang tulus akan membuat hati menjadi hangat.
Pertemuan pertama Dean dan wanita ini sungguh berbeda dari sikap aslinya, awalnya Dean mengira jika Nadine adalah wanita yang ceroboh dan tidak tahu kapan harus mengutarakan kemarahannya karena saat lalu dengan berani nya menampar monster seperti Aron.
Akan tetapi sekarang Dean bisa melihat dengan jelas sikap aslinya, begitu baik dan lembut, cantik dan perhatian, tidak mungkin lelaki bisa tidak jatuh cinta kepadanya.
__ADS_1
"Hari ini, apakah kau ada rencana?" tanya Dean memiliki pikiran di dalam dirinya bahwa dia sepertinya menemukan wanita yang ia inginkan.
Bukan wanita kelas atas yang sombong atau artis yang menonjolkan kecantikan nya, akan tetapi wanita seperti Nadine yang lembut dan tulus, juga menyukai anak-anak seperti dirinya.
***
Novel ini akan update setiap hari yaa, jadi mohon di tunggu, berikan komentar membangunnya biar aku makin bagus dalam menulis.
Btw aku tahu banyak kekurangan dalam novel ini, jika kalian menemukan ada salah ketik, tinggalkan komentar saja ya, biar ;langsung aku perbaiki hehe.
Makasih ya semuanya, lope you.
***
Jangan lupa follow ig author : @nitanaiibaho
Kalian bisa DM dan tanya2 disana
__ADS_1