Berbagi Cinta : Sebenarnya Istri Ke-2

Berbagi Cinta : Sebenarnya Istri Ke-2
Ibu, dia istriku!


__ADS_3

***


Episode 69 : Ibu, dia istriku!


Saat Aron menerima tamparan itu, Aron sangat terkejut, selama hidup baru kali ini ibunya menampar nya.


Sedangkan Dahlia yang baru saja menampar putranya langsung menangis.


“Teganya kau, teganya kau pada dia Aron!” teriak ibunya menangis tersedu sedu dan tersungkur ke lantai.


Ya, mengetahui penculikan Nadine ini terasa begitu mencurigakan membuat ayah Aron, Alfred Charlos memakasa assiten Aron membuka mulutnya atas semua yang telah ditutup tutupi oleh Aron.


Alfred mengancam assiten Aron jika saja Liam masih mencoba menutupi rahasia Aron maka Liam akan ada dalam bahaya karena jika Alfred mau dia pasti bisa menemukan rahasia Aron yang tersembunyi, hanya saja Alfred mencoba mempercayai putranya ini selama ini.


Akan tetapi saat mengetahui Nadine, putri dari sahabatnya yang telah sebatang kara itu diculik dan sekarang tengah terluka sudah membuat Alfred tidak bisa memberikan kepercayaan kepada putranya lagi.


Saat Alfred Charlos dan Dahlia tahu bagaimana penderitaan menantunya, saat itu Dahlia hanya bisa menangis dalam perjalanan menuju rumah sakit.


Ternyata Nadine merahasiakan rasa sakitnya karena kekejaman putranya sendiri.


***

__ADS_1


Saat Dahlia menangis dengan hebat, Alfred mencoba keras turun dari kursi rodanya dan hendak menghajar putranya yang tidak memiliki hati ini, akan tetapi tubuhnya sudah terlalu lemah bahkan tangan dan kakinya sudah gemetaran dengan hebat hanya dengan mencoba sebentar.


“Bajingan, apa kesalahan yang telah Nadine lakukan sampai kau menyakitinya begitu? Kenapa kau membohongi ayah dan ibumu demi wanita sialan bernama Dara itu? kau pasti ingin ayah cepat mati, kau melukai seorang wanita yang sudah tidak memiliki apapun di dunia ini!”


“ARON!” Alfred menitikkan air mata dan berteriak pada putranya.


“Tahu kah kau jika Nadine hanya memiliki mu dan ayah dan ibumu ini? tidakkah seharusnya kau menjaga nya dengan baik? Tidakkah seharusnya wanita lemah yang sudah hidup sendirian itu kau terima dengan hati hangat? Sekarang kau membuatnya hampir mati! Ayah kecewa sekali padamu!”


Alfred tidak bisa menahan tangis nya, jika di alam sana dia bertemu sahabat nya itu saat dia sudah tiada maka dia tidak akan bisa mengangkat wajahnya lagi atas apa yang telah dilakukan putranya kepada Nadine.


Setelah mengatakan itu Alfred langsung pingsan, membuat Aron panik dan memanggil dokter untuk segera memberikan pengobatan juga kepada ayahnya.


Saat Alfred sudah ditangani oleh dokter yang segera di panggilkan, dokter yang menangani Nadine akhirnya keluar juga dan memanggil keluarga terdekat Nadine untuk memberikan laporan mengenai luka Nadine dan mengapa Nadine belum sadarkan diri hingga sekarang.


“Pasien sebenarnya baik baik saja, hanya saja dia kehilangan darahnya dalam jumlah yang lumayan banyak, pasien menderita hemofilia jadi luka sedikit saja sangat membahayakan, untung saja dia segera dibawa ke rumah sakit, jadi dia akan segera siuman sebentar lagi,”


Dokter itu menjelaskan dengan ramah dan menenangkan agar keluarga tidak terlalu panik.


Akan tetapi saat Aron menyadari jika ternyata istri nya memiliki penyakit seperti itu membuat nya merasakan penyesalan lagi, dia akhirnya sadar jika dia sama sekali tidak tahu apapun mengenai Nadine.


Bahkan penyakit yang tidak boleh diremehkan itu pun tidak diketahui oleh Aron, membuat Aron terdiam dan tidak tahu lagi harus mengatakan apa.

__ADS_1


Setelah mendengar penjelasan dari dokter, Dahlia dan Aron hendak menuju ruangan Nadine yang merupakan ruangan VVIP di rumah sakit itu.


“Aron! Kau kembali lah, Ibu melarang mu menjumpai menantu Ibu!” ketus Dahlia membuat Aron mencengkeram tangannya dan menjadi sangat marah.


“Ibu, dia istriku!” seru Aron tidak mau, dia juga mau melihat keadaan Nadine.


“ISTRI? Istri kau bilang? Kalau kau menganggap Nadine itu istrimu apa kau akan mengikatnya dengan kontrak tidak manusiawi mu? Apakah kau akan menjadikannya seperti wanita kedua simpanan mu? Aron, cepat pergi atau kau mau melihat Ibu sakit seperti ayahmu!” teriak Dahlia dengan kemarahan yang hebat.


Belum pernah ia marah seperti ini kepada putranya, Dahlia sebagai ibu dan sebagai istri dan sebagai wanita sangat sakit mendengar dan mengetahui apa yang dilakukan Aron selama ini, pasti Nadine menderita dan menutupi rasa sakitnya sendirian, tanpa berani memberitahukan mereka.


***


Novel ini akan update setiap hari yaa, jadi mohon di tunggu, berikan komentar membangunnya biar aku makin bagus dalam menulis.


Btw aku tahu banyak kekurangan dalam novel ini, jika kalian menemukan ada salah ketik, tinggalkan komentar saja ya, biar ;langsung aku perbaiki hehe.


Makasih ya semuanya, lope you.


***


Jangan lupa follow ig author : @nitanaiibaho

__ADS_1


Kalian bisa DM dan tanya2 disana


__ADS_2