
Episode 54 : Aron hanya milikku seorang!
***
Setelah Aron pergi ke kantor,
"Nadine, aku akan mengatakan ini sekali saja, walau Aron terlihat lembut dan memperhatikan mu itu semua hanyalah sebuah tindakan rasa kasihan karena kau sebatang kara!"
"Aron akan tetap menjadi milikku, dia sudah menjadi milikku bahkan sebelum kau datang, jadi jangan menghancurkan kehidupan dan pernikahan ku!"
"Selamanya kau akan tetap menjadi yang nomor dua, dan pastinya suamiku hanya menganggap mu sebagai teman ranjang semata, hanya akulah wanita nya satu-satunya!" Dara memutuskan untuk mengatakan itu secara langsung saat Aron sudah pergi bekerja.
Dia memang sangat jarang berbicara dengan Nadine akan tetapi dia merasa butuh memperingati Nadine agar segera angkat kaki dan menghindari Aron sesegera mungkin.
Nadine yang mendengar kata hinaan itu segera meletakkan alat makannya, dia menatap kearah Dara dan membalas Dara, "Nona, kenapa anda mengatakan hal ini kepadaku? apakah kau merasa Mas Aron telah jatuh hati kepadaku makanya kau mulai takut?"
"Tenang saja Nona, aku akan menceraikan Aron sekarang juga dan berpisah dari Aron sekarang juga jika kau bisa meyakinkan nya melakukan itu! jika Mas Aron memutuskan menceraikan aku sekarang karena Nona berhasil meyakinkan nya, maka akan ku akui jika kau adalah wanita nya satu-satunya!"
__ADS_1
Ketus Nadine segera bangkit dan pergi dari ruang makan.
Mendengar itu Dara sampai memukul meja karena marah sekali.
Baru kali ini ada wanita yang berani memprovokasi nya, apalagi orang itu adalah gadis desa yang tidak ada apa-apanya dibandingkan dirinya.
"Heh! kau sombong sekali Nadine, kita lihat saat itu terjadi aku akan tertawa di atas penderitaan mu! saat kau sudah ternoda apa kau kira Aron sudi melihat mu! kita lihat siapa yang akan menang!" geram Dara akan segera melancarkan aksinya saat Aron sudah sedikit melonggarkan perhatian nya dari Nadine.
Ucapan Nadine itu sungguh menyakiti hati Dara, ucapan Nadine sama saja dengan mengatakan jika Dara memang tidak memiliki kemampuan untuk meyakinkan Aron, dan bahwa Dara tidak bisa membuat Aron bercerai dari Nadine, karena Dara bukanlah wanita Aron satu-satunya.
***
Dia juga merasa hatinya sangat panas saat akan mengetahui jika Aron akan makan malam dengan Dara, jadi dia harus mendinginkan kepalanya sebentar.
Dan beruntung sekali dia, kebetulan ada panti asuhan di kota itu dan memang sedang membutuhkan volunteer untuk membantu, Nadine tentu saja dengan senang hati mendaftar diri dan hendak menghabiskan waktu membantu orang lain.
Nadine merasa tidak perlu memberitahu suaminya karena toh suaminya pun akan menghabiskan waktu dengan wanita lain, jadi Nadine merasa juga berhak menghabiskan waktunya sendiri.
__ADS_1
Saat itu juga Nadine pergi ke panti asuhan itu, dan dia disambut dengan baik oleh orang disana, keadaan di panti asuhan mengingatkan Nadine dengan panti asuhan neneknya, yang sekarang telah di urus oleh kerabat jauh neneknya, akan tetapi suasana dan keadaan menyenangkan disana membuat hati Nadine menjadi rindu namun juga tenang disaat yang bersama.
Nadine membantu mengajar para anak-anak yang lebih kecil, menemani mereka bermain sampai saat ada seseorang yang mengejutkan nya.
"Kamu Nadine kan?" seru nya sebenarnya telah sedari tadi melihat dan memperhatikan sikap keibuan Nadine yang membuat nya kelihatan lebih cantik dan mempesona.
Saat melihat lelaki ber- jas itu Nadine sedikit kebingungan, dia seperti pernah melihatnya tetapi tidak ingat dimana, hanya saja lelaki itu merupakan lelaki tampan yang memiliki senyum menawan.
***
Novel ini akan update setiap hari yaa, jadi mohon di tunggu, berikan komentar membangunnya biar aku makin bagus dalam menulis.
Btw aku tahu banyak kekurangan dalam novel ini, jika kalian menemukan ada salah ketik, tinggalkan komentar saja ya, biar langsung aku perbaiki hehe.
Makasih ya semuanya, lope you.
***
__ADS_1
Jangan lupa follow ig author : @nitanaiibaho
Kalian bisa DM dan tanya2 disana