Berbagi Cinta : Sebenarnya Istri Ke-2

Berbagi Cinta : Sebenarnya Istri Ke-2
Aku tidak bisa melupakan dia ...


__ADS_3

Episode 82 : Aku tidak bisa melupakan dia ...


***


Dahlia mengusap pipi putranya, lalu tiba-tiba tetesan air matanya mulai turun, membuat Dahlia kebingungan, entah dia mengatakan sesuatu yang salah atau tidak.


"Ada apa Aron? kenapa kau tiba-tiba ...." belum selesai Dahlia berbicara Aron langsung menutupi wajahnya dengan salah satu tangan.


Menghindari tatapan ibunya dan menenangkan dirinya, bukan dia yang seharusnya menangis tetapi ibunya.


"Ibu ...."


Suara Aron bergetar, lalu memanggil ibunya.


Dahlia mendengarkan, belum pernah ia melihat putranya yang lebih banyak diam menangis seperti ini.


"Aku tidak bisa melupakan Nadine, tidak ada kesempatan yang diberikan kepadaku untuk bertemu dan bersamanya, apakah kesempatan kedua tidak pernah ada? jika saja aku dipertemukan lagi dengannya aku akan ... aku akan ...." Aron terdiam sebentar.


Dia tidak tahu apa yang akan ia lakukan lagi jika bertemu dengan Nadine sekali lagi.


Tetapi dia kemudian melanjutkan ucapannya, "Aku tidak tahu, yang jelas aku tidak lagi akan melepaskan nya,"

__ADS_1


"Ibu ... sepertinya aku mencintai nya, sungguh mencintai nya, apa yang harus aku lakukan ...."


Aron tidak bisa lagi menyembunyikan hatinya, ayahnya sudah tiada dan tidak ada lagi yang bisa menahan ucapannya.


Dahlia kemudian berlinang air mata, mengetahui ternyata selama ini putranya bertahan selama tiga tahun tanpa melupakan Nadine sedetik pun.


Dahlia memahami mengapa Aron tidak pernah menanyakan dan membicarakan mengenai Nadine, karena Aron tahu saat tiga tahun ini kesehatan ayahnya lebih penting daripada perasaan nya sendiri.


Dahlia menepuk pundak Aron, "Hati wanita itu seperti gelas Nak, sekali kau pecahkan dia tidak akan pernah kembali seperti semula, kau menyakiti nya dan dia pergi itu adalah hak nya, kesempatan kedua itu ada akan tetapi jarang, jika kau mencintai nya dan kalian berjodoh, entah bagaimana dia akan kembali sendiri kepadamu, sekarang kau hanya perlu menunggu, apakah penantian mu memang tertuju kepadanya atau mungkin dia bukan jodoh mu,"


"Nadine itu anak yang lembut dan baik, hatinya telah hancur oleh mu, biarkan lah dia membenahi hatinya dan menenangkan dirinya,"


Akan tetapi putranya juga tetaplah putranya tidak mungkin ia tinggalkan dan benci.


Juga hanya Alfred, suaminya lah yang tahu lokasi Nadine, dan jika Dahlia tahu pun tidak mungkin ia beritahu kepada Aron karena sama saja dengan melanggar janji dengan Nadine .


Hari itu akhirnya mereka berakhir saling menguatkan, karena sekarang hanya tinggal mereka berdua.


***


Disaat yang sama,

__ADS_1


Sudah sekitar satu bulan Nadine tidak menerima kabar dari mantan ayah mertua nya, juga ibu mertuanya, sebenarnya bukan nya Nadine tidak mau memberikan kabar akan tetapi Nadine merasa sedikit canggung karena hubungan mereka sudah tidak terikat semenjak perceraian nya dengan Aron.


"Ahh, lagian aku akan pulang dalam satu bulan, aku akan mampir menyapa mereka," seru Nadine tengah selesai menggosok giginya dan menonton berita di ruang tamu apartemen kecilnya.


Saat berita yang ia tonton memberitakan mengenai Alfred Charlos yang sudah tiada, mata Nadine langsung membelalak dan air matanya tak terasa mengalir membasahi pipinya.


Jantung bergemuruh dan yang bisa ia lakukan hanyalah menangis sendirian disana, dia segera mengambil ponselnya dan memesan tiket termurah untuk ia bisa kembali dalam satu minggu ini.


Beberapa rencana nya ia cancel, yang ia inginkan hanyalah segera kembali dan mengunjungi makam mantan ayah mertuanya itu.


Kepergian Alfred sudah sama saja seperti kepergian ayah bagi Nadine, selama ini yang memberikan dukungan hanyalah Alfred dan Dahlia, jadi keduanya sudah dianggap orangtua oleh Nadine.


Jadi Nadine tidak bisa menahan dirinya berurai air mata sepanjang malam.


***


Author : hello semuanya terimakasih atas doa nya ya, hari ini aku akan mengejar ketertinggalan update, mohon ditunggu.


Btw keknya novel ku ini beda banget deh sama novel poligami biasanya 😭 aneh gitu loh, aduh udah lah ya ngalir aja lah alur nya, walau udah lari dari konteks 😭😭


maaf ya novel ini jadi aneh, soalnya ga pandai buat novel beginian, maafkan akuu, semoga masih bisa diterima yaa 🥺

__ADS_1


__ADS_2