Berbagi Cinta : Sebenarnya Istri Ke-2

Berbagi Cinta : Sebenarnya Istri Ke-2
Time Skip!


__ADS_3

Episode 78 : Time Skip!


***


Di luar negeri,


Nadine sudah sampai di kota besar ini, dengan bantuan Alfred Charlos, sahabat ayahnya akhirnya dia bisa meneruskan kuliahnya dan belajar mandiri.


Dia ingin melihat dunia lebih luas dan melupakan rasa sakit hatinya.


Nadine tidak akan berbohong, hatinya memang terluka oleh Aron, setiap ucapan dan tindakan lelaki itu penuh dengan kerikil tajam yang menghujam nya setiap kali.


Akan tetapi ada kalanya Aron sangat lembut, memerhatikan dirinya dan menyayangi nya, seolah Nadine berharga, akan tetapi Nadine sadar jika dirinya tidak akan pernah menjadi yang utama, akan tetap menjadi yang kedua.


Jadi lebih baik berpisah dan tidak bertemu lagi, agar dia bisa berdamai lagi dengan hatinya dan menyembuhkan hatinya dengan berjalannya waktu.


"Semangat Nadine, dunia ini terlalu luas dan kau terlalu kecil hanya untuk terpuruk dan sedih sepanjang waktu, semangat dan jalani hidup mu sesuai dengan yang kau inginkan agar tidak ada penyesalan lagi!"


Nadine berteriak untuk dirinya sendiri, dia akan hidup untuk menyenangkan dirinya dan melakukan apa yang ia suka.


Nadine juga merasa dia berhak untuk bahagia dan memulai hidup tanpa kekangan seperti yang ia dapatkan dari Aron.


***


Nadine kembali melanjutkan kuliahnya, dia juga mengambil kerja paruh waktu untuk menyibukkan dirinya, dia tidak mau terlalu bergantung pada ayah dan ibu Aron walau mereka sangat senang membantu Nadine akan tetapi tetap saja tidak enak dibantu secara finansial terus menerus.


Sepertinya Ayah Aron sangat hebat menutup segala informasi mengenai dirinya, buktinya Aron tdiak menemukan nya sama sekali.


Entah bagaimana caranya akan tetapi Nadine senang Aron tidak menemukan dirinya.


Mengejutkan nya lagi, selang beberapa bulan dia di tinggal di luar negeri secara mengejutkan Nadine dan Dean bertemu, Nadine suka pergi ke panti asuhan atau panti sosial untuk membantu secara gratis, dan disana lah mereka bertemu lagi.


Awalnya Nadine hanya minta maaf dan khawatir jikalau Dean pasti marah padanya karena dirinya Dean sampai terluka saat lalu.

__ADS_1


Akan tetapi Dean yang merasa takdir yang sangat hebat mempertemukan dirinya dan Nadine merasa ini adalah kesempatan baginya untuk masuk kedalam hati Nadine dan menjadikan Nadine miliknya.


Dean mendekati Nadine dengan cara yang sangat halus, mereka berteman dan sepertinya Nadine menerima pertemanan itu dengan senang hati.


Jika diingat lagi mungkin Dean adalah teman pertama Nadine.


Dean akan sering menunggu Nadine selesai bekerja paruh waktu dan mengantar kan nya pulang, menghabiskan malam Minggu dengan berbincang-bincang, akan tetapi musim telah berganti dan tahun telah berganti akan tetapi Nadine seolah tidak memperlihatkan ketertarikan nya kepada Dean.


***


Time skip,


Sudah tiga tahun semenjak Nadine melarikan diri dari Aron, Nadine sudah hampir sembuh dari luka hatinya dan sudah hampir melupakan Aron.


Nadine menikmati hidupnya, Sekarang dia sudah berusia 26 Tahun, dia telah menjadi wanita dewasa yang semakin cantik.


Kuliahnya juga sudah berakhir dengan nilai yang memuaskan, mungkin bulan depan dia sudah bisa pulang, dengan bekal ilmu yang sudah ia peroleh mungkin dia sudah bisa menarik beberapa sponsor untuk panti asuhan neneknya, dan mengembangkan dan membangun panti asuhan yang lain.


***


"Tring!"


Ada pesan dari Dean masuk ke ponsel Nadine,


"Malam ini aku jemput ya, aku ingin mengajak mu makan malam," itulah pesan yang dikirimkan oleh Dean.


Nadine tersenyum melihat pesan itu.


"Okey, aku tunggu ...."


balas Nadine kembali melakukan pekerjaan paruh waktu nya.


***

__ADS_1


"Malam ini aku akan mengungkap seluruh isi hatiku, aku sudah menunggu tiga tahun, tiga tahun untuk dia menyembuhkan hatinya," Dean sudah menyiapkan cincin dan menyewa satu restoran penuh untuk langsung melamar Nadine.


Dean tidak ingin menunjukkan ketidak seriusan, karena apa yang ia rasakan kepada Nadine memang benar adalah cinta yang tulus.


***


Disaat yang sama di kediaman Aron,


Aron tengah duduk di balkon kamarnya, sudah tiga tahun dan dia tidak menemukan jejak apapun mengenai Nadine, kesehatan ayah nya semakin memburuk membuat Aron tidak bisa memaksa ayahnya untuk memberitahu dimana Nadine sekarang.


Aron telah berubah menjadi semakin tertutup, menyeramkan dan dingin, tidak ada satupun yang bisa mendekati balok es sepertinya.


Setelah perpisahan nya dengan Nadine, Aron menjadi sosok yang sangat dingin dan kejam kepada orang lain, dia bahkan tidak mau tidur lagi dengan wanita lain.


Walau sebenarnya perpisahan nya dengan Nadine belum resmi, karena Aron tidak menandatangani perceraian itu secara langsung.


Aron meneguk wine di gelasnya, lalu matanya menatap lurus kearah langit hitam tanpa bintang.


"Dimana kau sekarang? apakah kau sudah melupakan aku? tapi tidak apa, aku pasti bisa meraih mu kembali!" suaranya dalam dan pasti.


***


Author :


Guys kalau ada yg nanya kenapa kok Aron ga bisa cari Nadine, dan yang lain, author memang atur cerita nya gitu 🥺


Karena Alfred sebenarnya kan lebih berpengalaman dari anaknya, Aron, jadi pinter sembunyin dengan caranya.


Juga ada yg nanya apa bisa cerai ga pakai ttd si Aron, sudah aku jawab ya disini, cerai nya belum resmi alias di tolak pengadilan karena tidak mau si Aron TTD.


Aku bukan penulis hebat tapi pasti menerima kritik, jadi ditunggu komentarnya, jangan lupa di like jugaa 🥺🥺


Terimakasih semuanya, 🥺

__ADS_1


__ADS_2