Berbagi Cinta : Sebenarnya Istri Ke-2

Berbagi Cinta : Sebenarnya Istri Ke-2
Ibu, jangan bersedih ...


__ADS_3

Episode 81 : Ibu, jangan bersedih ...


***


Alfred Charlos adalah sosok penting dan pebisnis paling terkenal di negaranya, sehingga saat ia wafat banyak media yang meliput akan tetapi pihak keluarga menginginkan pemakaman yang damai tanpa kericuhan.


Banyak yang langsung mengenang kebaikan hati sanga Alfred Charlos, kejeniusan nya dalam memimpin perusahaan yang kini berada di tangan putranya, dan kedermawanan nya dalam membantu sesama.


Kesedihan mengisi hati Aron dan juga Dahlia, Dahlia yang telah kehilangan separuh dari jiwanya tidak bisa berhenti menangis, hanya itu satu-satunya cara baginya untuk menunjukkan jika separuh dari jiwanya telah pergi lebih dulu.


Tetapi sepertinya yang disampaikan oleh Alfred, kepergian nya tidak boleh menjadikan sebuah lubang luka yang menjatuhkan keluarganya, karena kematian adalah bagian dari siklus kehidupan, tidak bisa dihindari.


Saat pemakaman itu, bahkan adik angkat Alfred Charlos, paman Aron yang sangat terkenal di dunia datang, padahal sudah berpuluh tahun lamanya dia tidak pulang.


"Sabar ya Aron, mulai sekarang kau lah yang bertugas menjaga Ibumu," Desmon Charlos seorang letnan tertinggi yang juga merupakan pengaman dalam PBB yang bertugas menangani kriminal tingkat tinggi seperti *******, narkotika dan jual beli manusia yang marak di pasar gelap.


Bisa dibilang Desmon Charlos adalah pemimpin tertinggi yang bertugas langsung untuk menindaklanjuti dan menertibkan semua mafia mengerikan dan ******* yang tersebar di seluruh dunia.


"Terimakasih Paman, Paman juga sudah datang padahal Paman sibuk," balas Aron masih dalam duka dan wajah yang murung tak bisa ia sembunyikan.


"Kebetulan ada beberapa hal yang harus Paman urus di sini, Ayah mu pasti akan bangga padamu ...."

__ADS_1


*Terdengar suara anak buah Desmon sudah datang menghadap begitu hormat agar mereka segera pergi melakukan misi*


"Pak, kita harus segera bergegas," seru anak buahnya itu menunduk sebagaimana seorang anggota menunduk dihadapan komandannya.


"Hmm,"


"Kalau begitu Paman pergi dulu ya Aron, jika kau butuh sesuatu hubungi Paman saja, jagalah Ibumu dia pasti sangat terpukul sekarang," ucap Desmon masih memakai seragam tugas nya yang membuat tampilan nya sangat berwibawa dan gagah, padahal usianya sudah tua, hanya tiga tahun di bawah usia ayah Aron.


Desmon segera merangkul keponakannya dan ia pun segera pergi bersama anak buahnya yang lain.


***


Saat itu mereka memang sudah kembali ke kediaman Alfred Charlos dimana Dahlia sedang menatap kenangannya yang tertinggal bersama sang suami di seluruh penjuru rumah.


"Ibu ...."


Aron datang kedalam kamar ayah dan ibunya, melihat ibunya tengah memandang foto pernikahan mereka yang terpajang di ruangan.


"Ibu, jangan bersedih, masih ada aku, putramu," Aron mengajak ibunya berbicara, ia memang jarang menunjukkan rasa sayangnya pada ibunya akan tetapi saat ini dia harus menunjukkan nya.


Kemudian Dahlia tersenyum, mengusap air matanya dan melihat kearah Aron,

__ADS_1


"Ibu tidak bersedih karena Ibu tahu ayahmu tetap ada di hati Ibu, hatimu, dia hanya lebih dulu pergi hanya itu yang membuat Ibu sedikit kesal,"


"Suatu hari kau akan mengerti, saat kita sudah menua saat itulah cinta sejati yang kita jadikan pasangan hidup benar-benar menemani kita, dan saat salah satu pergi bukan kesedihan yang memenuhi hati tetapi kekesalan, keinginan untuk terus bersama hingga menua diingkari oleh kematian,"


Dahlia berbicara sembari tersenyum pilu, dia amat mencintai suaminya, lalu ia menggenggam tangan putranya, ingin juga putranya ini menemukan wanita yang tepat seperti dia dan suaminya.


Kegagalan hubungan Aron beberapa tahun lalu pastilah menorehkan luka bagi putranya.


Aron memang tidak mengatakan bagaimana dia menderita tiga tahun ini, demi kesehatan ayahnya Aron tidak lagi membahas mengenai Nadine dan pencarian Nadine dilakukan sendiri dan secara sembunyi olehnya.


Karena setiap Aron membahas mengenai Nadine, wajah ayahnya akan pucat dan marah, bagaimana pun memang perbuatan Aron terhadap Nadine sungguh tidak bisa dimaafkan.


***


Novel ini akan update setiap hari yaa, jadi mohon di tunggu, berikan komentar membangunnya biar aku makin bagus dalam menulis.


Btw aku tahu banyak kekurangan dalam novel ini, jika kalian menemukan ada salah ketik, tinggalkan komentar saja ya, biar ;langsung aku perbaiki hehe.


Makasih ya semuanya, lope you.


***

__ADS_1


Jangan lupa follow ig author : @nitanaiibaho


Kalian bisa DM dan tanya2 disana


__ADS_2