Berbagi Cinta : Sebenarnya Istri Ke-2

Berbagi Cinta : Sebenarnya Istri Ke-2
Kau tidak pantas untuk aku hargai!


__ADS_3

Episode 62 : Kau tidak pantas untuk aku hargai!


***


Di kediaman Aron,


Sebagai seorang wanita di hina begitu tentu saja membuat Nadine tidak terima, setakut apapun dia akan tetapi dia masih memiliki harga diri dan tidak seharusnya suaminya sendiri mengatakan hal menjijikkan seperti itu.


"Apa maksudmu Aron? kau anggap apa aku? dia hanya menyelamatkan aku karena aku sedang sedih dan ...." belum selesai Nadine melanjutkan ucapannya Aron langsung melempar botol sampanye yang ada di atas meja sampai terdengar suara yang begitu nyaring mengejutkan Nadine yang tadi hendak membela dirinya.


Aron melangkah mendekat, dia bertumpu kaki dan melihat kearah bawahnya agar bisa melihat Nadine, tangannya mencengkeram dagu Nadine agar dia bisa melihat lekat wajah istrinya ini.


"Kau bahkan sudah membela nya sekarang, kenapa apa kau sudah jatuh cinta kepadanya? sejak kapan? sejak kita ada di pulau? selama ini kau menghindari aku dan mencoba menolak aku itu semua karena kau sudah mencintai nya? cepat jawab aku murahan!" teriak Aron dengan nafasnya yang begitu berat dan suaranya yang menggelegar.


Disaat ia berbicara saat itu juga cengkeraman nya semakin kuat.


Nadine memejamkan matanya sejenak, dia mengatur pernafasan nya karena dia sungguh ketakutan sekali.

__ADS_1


"Aron, aku tidak peduli dengan apa yang kau pikirkan tentang aku, aku juga tidak peduli kau menganggap aku murahan atau apa! tetapi dengan sikap mu yang sekarang aku rasa aku yakin seratus persen aku akan segera menceraikan mu! kau pikir aku ini milik pribadi mu? aku sudah tidak peduli lagi, kau berkata kasar seolah kau berhak atas diriku dan aku tidak akan sakit hati karena ucapan mu!"


"Aron, hentikan saja semuanya, bukankah kau juga memiliki istri yang sangat kau cintai! jadi jika kita bercerai lebih cepat juga tidak akan merugikan mu kan? aku yang akan berbicara dengan ayah dan ibumu!"


Nadine berbicara dengan segala keberanian nya, harga dirinya telah diinjak dengan begitu seenaknya, seolah lelaki ini berhak atas dirinya, akan tetapi ucapan Nadine ini seolah menuangkan bensin kedalam api.


Ucapan dan kata perceraian itu malah membuat Aron semakin menggila.


"BERCERAI! KAU BILANG BERCERAI!"


"Hah! bagus sekali, kau memang murahan! setelah kau mendapatkan mangsa baru dan target baru seperti Dean kau langsung ingin menceraikan aku!"


"Mungkin perasaan ku ini memang hanyalah sebuah ilusi, aku tidak akan sudi menyukai wanita menjijikkan seperti mu! jadi karena itu pergi sekarang juga dari rumah ku dan jangan kau tunjukkan batang hidung mu sekalipun, karena jika aku melihat mu lagi maka aku akan membunuh mu!" bisik Aron melepaskan cengkeramannya sampai Nadine tersungkur lagi.


Karena sungguh, sejak tadi kemarahannya sangat meluap luap akan tetapi dia bahkan tidak bisa melukai wanita ini sedikit pun


Aron tidak akan bisa memaafkan Nadine ataupun Dean, keduanya sama sama mengkhianati dirinya dan dia sangat benci akan hal itu.

__ADS_1


Mendengar itu walaupun tubuh nya lemah sekali, Nadine segera bangkit, dia pergi berlari dari dalam rumah Aron, walau hari sudah gelap, Nadine tidak peduli yang jelas dia harus kabur dari kediaman Aron sekarang juga.


Nadine terlihat seperti mangsa yang sedang melarikan diri dari predator nya.


***


Novel ini akan update setiap hari yaa, jadi mohon di tunggu, berikan komentar membangunnya biar aku makin bagus dalam menulis.


Btw aku tahu banyak kekurangan dalam novel ini, jika kalian menemukan ada salah ketik, tinggalkan komentar saja ya, biar langsung aku perbaiki hehe.


Makasih ya semuanya, lope you.


***


Jangan lupa follow ig author : @nitanaiibaho


Kalian bisa DM dan tanya2 disana

__ADS_1


***


__ADS_2