
Episode 40 : Kau menggodaku!
***
Ditengah olahraga panas yang menguras energi itu, Nadine sudah merasa lelah sekali, dia sama sekali tidak bisa mengimbangi tenaga super lelaki ini di ranjang.
"Mas, aku lelah, hentikan dulu ya," keluh Nadine sudah lemas tak bertenaga, Aron benar benar telah lupa diri kali ini.
"Ck, aku lupa diri lagi, ini salah mu, kenapa pula kau memiliki tubuh yang sesuai dengan selera ku! kau menggodaku terus menerus, mana mungkin aku bisa menahan diri saat bibir mu, matamu, wajahmu bahkan jemari mu terlihat menggodaku!"
Aron jadi marah dan sendiri, dia bangkit dan memakaikan celana nya, dia tidak mengenakan baju atasan tetapi dia segera mengambil air minum untuk ia minum dan untuk ia bawakan ke istrinya yang benar benar telah lemas.
"Salah ku lagi, salah ku lagi! sejak kapan sih aku menggoda si mesum ini! bahkan tangan ku pun di bilang menggoda dia! sejak kapan tangan bisa menggoda! sialan! jika seperti ini terus aku benar benar tidak tahan lagi!" Nadine berteriak dalam hatinya, dia sudah terlalu lelah untuk melawan.
Dan yang paling mengusik Nadine kali ini adalah bagaimana mungkin lelaki ini seperti memiliki energi tak terbatas dalam tubuhnya.
Nadine merasa tidak adil, bagaimana dia begitu kelelahan sedangkan Aron terlihat biasa biasa saja, malah masih memiliki tenaga untuk merepet seperti tadi.
Aron kembali ke dekat ranjang dimana Nadine sudah tepar, Aron segera duduk di sisinya dan memapah tubuh Nadine agar bisa duduk bersandar di dadanya.
__ADS_1
"Minumlah," seru Aron sudah membawakan minuman untuk istrinya.
Tanpa berbicara lagi Nadine segera menghabiskan minuman itu dan ingin segera rebahan kembali.
"Sayang, kau itu lemas sekali, mulai besok kita harus olahraga, jika kau begini bagaimana bisa kita memiliki kegiatan bergairah yang panjang!" Aron memberikan saran nya.
Nadine tahu pasti hal itu tidak akan bisa ia tolak jadi Nadine hanya diam saja dan memejamkan matanya.
"Kau yang tidak waras, bisa bertahan berjam jam, malah menyalahkan aku lagi!" benak Nadine yang sudah tidak memiliki tenaga dan hanya memejamkan matanya saja.
Aron yang tadinya masih ingin marah dan memberikan ceramah menghentikan Omelan nya, dia mengusap rambut Nadine lembut sekali.
"Apakah sebegitu lelah nya? kau terlihat lemas sekali," seru Aron memutuskan untuk membiarkan Nadine istirahat sebentar lalu setelah itu mandi dan makan.
Lalu ia sendiri segera beranjak ke kamar mandi untuk membasuh dirinya yang sudah berkeringat akibat olahraga panas nya barusan.
"Lelaki ini tiba-tiba lembut membuat takut saja, tapi nantilah itu di pikirkan, aku seperti mau pingsan karena lelah!" seru Nadine menghela nafasnya panjang dan benar benar sudah terlelap sekarang.
***
__ADS_1
Setelah Aron mandi, Aron sekarang duduk di balkon kamarnya yang menghadap ke pantai, dia menelepon assisten nya sekarang mengenai pekerjaan.
Sejenak ia melihat pesan dari Dara, tetapi nyatanya dia seolah tidak tertarik untuk saat ini, dia ingin fokus selama satu bulan penuh kepada istri keduanya, dia ingin memastikan dirinya apakah dia sungguh akan bosan nantinya.
Hari itu, Aron berlaku begitu lembut sampai sampai Nadine takut melihat perubahan lelaki ini, dari yang begitu arogan dan cuek sekarang sangat perhatian.
Bahkan karena Nadine kelelahan Aron sampai menyuapi Nadine dan malam itu Aron tidak memaksakan melakukan pelepasan gairahnya.
Rencana awalnya yang ingin menghabisi Nadine siang dan malam sepertinya tidak akan terealisasi karena Nadine mudah kelelahan.
***
Novel ini akan update setiap hari yaa, jadi mohon di tunggu, berikan komentar membangunnya biar aku makin bagus dalam menulis.
Btw aku tahu banyak kekurangan dalam novel ini, jika kalian menemukan ada salah ketik, tinggalkan komentar saja ya, biar ;langsung aku perbaiki hehe.
Makasih ya semuanya, lope you.
***
__ADS_1
Jangan lupa follow ig author : @nitanaiibaho
Kalian bisa DM dan tanya2 disana