Berbagi Cinta : Sebenarnya Istri Ke-2

Berbagi Cinta : Sebenarnya Istri Ke-2
Mimpi yang sama selama tiga tahun.


__ADS_3

Episode 85 : Mimpi yang sama selama tiga tahun.


***


Dahulu saat kecil, Tom sangat kurus dan seperti kurang gizi, lemah dan tidak bisa mempertahankan dirinya sendiri.


Di TK, Tom adalah anak yang selalu di olok-olok dan dijahili teman sebayanya, saat itu satu anak yang juga kecil datang bagaikan superman menghadang semua orang yang mengganggu Tom.


Walau anak itu jadi terluka dan dikeroyok, tetapi anak itu tetap tersenyum, nama anak itu adalah Aron.


Awalnya Tom mengira Aron bodoh karena mau berteman dan melindungi nya yang lemah, karena saat Aron berteman dengan Tom, Aron jadi ikut di kucilkan.


Sampai saat SD, Tom tetap menjadi anak yang sering di pukuli, dan Aron akan menjadi pelindungnya, Aron selalu mengatakan jika dia sudah memilih teman maka dia akan setia sampai mati.


Saat SD, keberanian Aron membawa teman baru bagi keduanya, yaitu kakak laki-laki Dara.


SMA mereka bertemu dengan Dean, dan keempatnya menjadi sangat dekat bagaikan saudara sampai akhirnya salah satu dari mereka meninggal demi menyelamatkan Aron dari sebuah kecelakaan.


Mungkin hari itu adalah saat dimana Aron berubah menjadi sangat keras dan menuntut jika berhadapan dengan orang yang ia memang sayangi, sejak kehilangan salah satu sahabatnya Aron menjadi lebih overprotektif dan berlebihan dalam tindakan nya.


Jadi kesetiaan Aron ini bukanlah hal mengejutkan bagi Tom, karena Aron memang adalah lelaki berprinsip dan setia dengan pilihan nya, tidak akan goyah walau karena apapun.


Tom mengira awalnya Aron akan melupakan Nadine dengan cepat seperti Dara, tetapi nyatanya tidak, sepertinya memang Aron telah benar-benar merasakan cinta pertamanya bersama Nadine, apapun itu akan tetapi Tom akan tetap mendukung Aron dari belakang.

__ADS_1


Seperti Aron selalu mendukung nya sejak dulu.


***


Melihat Aron sudah pergi, Tom segera tersadar dari lamunannya, dia mengejar Aron, dia akan membawa Aron pulang seperti biasa, karena Aron sudah sedikit mabuk jadi Tom akan mengemudikan mobil untuk Aron.


“Ck ck, kau menyedihkan sekali,” ketus Tom langsung membopng Aron dan membawanya pulang.


Begitulah Aron menjalani hidupnya sehari-hari.


Tom akan kembali pulang jika sudah memastikan Aron telah tidur, Tom adalah seorang dokter jadi dia bisa memeriksa kondisi Aron setiap saat, bisa dibilang Tom sangat berjasa dalam kehidupan Aron selama ini.


***


Saat ia melempar surat kontrak dan bagaimana Nadine tersenyum menutupi lukanya dan menandatangani surat kontrak yang menghancurkan harga dirinya sebagai wanita.


Semua kenangan itu selalu mengelilingi Aron seperti mimpi buruk, dia akhirnya mengerti betapa sakit hati Nadine saat itu, tetapi dengan egoisnya Aron percaya pada ideologi nya sendiri dan percaya diri jika dia tidak akan jatuh cinta kepada Nadine.


"Maafkan aku, kembali lah kepadaku, kembali lah ...." igauan yang sama, kepedihan yang sama dan rasa sepi yang sama, selama tiga tahun ia rasakan.


Kemarahan berubah jadi kesabaran, kegilaan berubah menjadi kerinduan yang menggerogoti hati, naik turun keadaan hatinya membuat Aron terlihat semakin suram dan kelam.


***

__ADS_1


Waktu akhirnya berlalu, Nadine telah sampai, saat itu hari sudah subuh menjelang pagi, dia segera memesan taksi yang dimana perjalanan dari bandara menuju kota membutuhkan waktu sekitar satu setengah jam, tetapi tujuan utamanya adalah langsung pergi ke pemakaman paman Alfred.


Sebelumnya, ia menitipkan barang-barangnya di penginapan dekat bandara, membelikan bunga di pasar pagi dan akhirnya saat matahari sudah hendak naik, dia pergi ke makam Alfred Charlos.


Dengan menggunakan gaun terusan, penampilan Nadine sudah benar-benar berubah, terlihat seperti gadis kota yang modern, tidak seperti Nadine tiga tahun lalu yang berpenampilan polos dan masih sangat lugu.


Sekarang dengan bertambahnya usianya, apalagi esok hari dia akan genap berusia 26 tahun, dia kelihatan semakin dewasa dan malah semakin cantik, dengan bunga di tangan dia menanyakan ke petugas pemakaman letak makam Alfred Charlos dan menuju kesana.


Saat melihat makam dan mendapati ada photo alfred Charlos disana, saat itulah matahari benar benar terbit bersinar, air mata Nadine tiba-tiba menetes, dinginnya udara tidak lagi mengusiknya.


Alfred sudah bagaikan ayah baginya, terlepas dari janji Alfred kepada ayah Nadine, Alfred sudah sangat menjaga Nadine, bahkan lebih membela Nadine ketimbang putranya dahulu, menuruti keinginan Nadine dan menghormati Nadine seperti Alfred mengomati anak nya sendiri.


***


Novel ini akan update setiap hari yaa, jadi mohon di tunggu, berikan komentar membangunnya biar aku makin bagus dalam menulis.


Btw aku tahu banyak kekurangan dalam novel ini, jika kalian menemukan ada salah ketik, tinggalkan komentar saja ya, biar ;langsung aku perbaiki hehe.


Makasih ya semuanya, lope you.


***


Jangan lupa follow ig author : @nitanaiibaho

__ADS_1


Kalian bisa DM dan tanya2 disana


__ADS_2