Berbagi Cinta : Sebenarnya Istri Ke-2

Berbagi Cinta : Sebenarnya Istri Ke-2
Jangan tinggalkan aku ...


__ADS_3

Episode 121 : Jangan tinggalkan aku ...


Masih flashback kejadian 20 tahun lalu,


Baron hendak kembali ke markas nya, jika benar kedua anak itu adalah anak Charlos maka mereka tidak hanya harus membebaskan keduanya akan tetapi membuat keduanya melupakan wajah mereka semua dan kejadian itu.


Hanya dalam beberapa saat kecelakaan mengenai Adam dan Ayu segera terkabar, pimpinan Adam saat itu benar-benar mengurus dan mengatur TKP semua barang bukti kelihatan seperti kecelakaan.


Hanya ada satu masalah yaitu tahanan Baron, yaitu anak dari keluarga Charlos yang terkenal mengerikan.


Keluarga Charlos saat itu heboh sekali, apalagi Desmon, Alfred dan Ibu Aron dan juga kakek Aron, mengetahui Adam yang seorang mata-mata kecelakaan membuat mereka khawatir dengan keadaan Aron dan Nadine yang diduga telah diculik untuk mendapatkan tebusan uang.


***


Mereka melakukan segalanya untuk dapat menemukan lokasi keberadaan Aron dan Nadine saat itu, karena Baron memang memiliki kerjasama dengan bagian pemerintahan dan keamanan membuat hal itu sulit sekali di lakukan.


Disisi lain Aron dan Nadine dijaga oleh seorang anggota dari Baron.


Dia memiliki tugas untuk memastikan Aron dan Nadine tidak kabur dan tetap berada dalam kurungan di tengah hutan itu.

__ADS_1


Pagi sudah menyingsing, malam yang penuh kesedihan dan tragedi mengerikan akhirnya sudah lalu.


Nadine sudah terbangun, wajahnya pucat dan posisi mereka tetap sama, yang berbeda hanyalah ayah dan ibunya tidak ada disana.


Dia mulai menangis sesenggukan.


Walau dia masih berusia 6 tahun, tetapi keadaan mengerikan ini memaksa Nadine yang seharusnya belum paham apa-apa akhirnya mengerti jika kedua orang tuanya telah meninggalkan nya.


“Kak, kau berbohong padaku kan?” suara kecil dan lemah itu terdengar oleh Aron yang masih siaga sejak malam mencari cara untuk bisa melarikan diri.


Mendengar tangisan itu Aron terdiam, dari ucapan Nadine, dia sepertinya dia sudah tahu apa yang sedang terjadi.


Walau usianya masih kecil, tetapi bukti nyata sudah terpampang nyata di hadapannya, tidak akan ada lagi kata-kata yang bisa membohonginya.


“Diam anak sialan! Berisik sekali!” geramnya membuat Nadine menunduk dan ketakutan.


Tetapi namanya anak kecil, jika dibentak saat menangis dia akan semakin ketakutan dan tangisannya tidak akan bisa ia kontrol.


“Sialan!” geram penjahat itu hendak melayangkan pukulannya, akan tetapi para anggotanya tiba-tiba datang membawa seorang dokter yang merupakan anggota kompoltan ini juga.

__ADS_1


Lelaki yang hendak melayangkan pukulan nya terhentak dan terdiam, dia segera menyambut para rekannya, yang dimana ternyata dokter itu datang untuk menyuntikkan sesuatu kepada kedua anak itu.


Baron memberikan perintah jika kedua anak itu harus dibuat melupakan semua kejadian yang terjadi saat malam tragedi.


Dikarenakan pada tahun itu belum ada satupun cara untuk menghilangkan ingatan membuat dokter yang merupakan bagian dari kompolotan memutuskan untuk menyuntikkan obat yang memiliki efek kepada otak.


Hasil dari suntikan obat ini akan memiliki dua kemungkinan, yang pertama akan kehilangan seluruh ingatannya, atau yang kedua jika memang metabolisme nya kuat maka ingatan yang kuat dan menyakitkan akan otomatis terlupakan.


Walau efek sampingnya juga berbahaya, mereka sudah tidak memiliki pilihan lain.


Jika keduanya sungguh anak anak dari keluraga Charlos akan sangat membahayakan jika keduanya masih mengingat kejadian itu, apalagi keduanya sudah melihat pemimpin mereka yaitu Baron.


“Nadine ….” Sebelum dokter itu datang menyuntikkan sesuatu ke tubuh mereka, Aron berbisik kearah Nadine yang masih belum bisa mengentikan tangisannya.


“Hmm?” nadine membalas sambil menarik nafasnya yang sudah tersendat sendat.


“Dengar ya, apapun yang terjadi selanjutnya jangan lepaskan tanganku dan pejamkan matamu, aku pastikan kita akan kabur dari sini, bertahanlah sebentar lagi!” Aron yang sebenarnya juga sudah lemah mencoba menguatkan Nadine.


Dia belum tahu caranya, akan tetapi hanya dia satu satunya orang yang bisa membebaskan dirinya dan Nadine sekarang ini, dia yakin keluarganya sedang melakukan pencarian, jika dia berhasil keluar sedikit saja dari tengah hutan ini, keduanya pasti ditemukan dengan cepat oleh keluarganya.

__ADS_1


Nadine yang masih sesenggukan, mengangguk, “Umm, baik Kak, aku akan bertahan, jangan tinggalkan aku ya ….” Balas Nadine yang merasa dia tidak memiliki siapapun kecuali Aron sekarang ini.


Walau sebelumnya mereka selalu bertengkar akan tetapi saat krisis seperti ini Aron benar-benar menunjukkan kepedulian dan bagaimana ia berusaha melindungi Nadine.


__ADS_2