
Episode 65 : Lebih baik aku mati!
***
Hanya dalam beberapa saat,
Kesadaran Nadine mulai pulih karena waktu mereka berkendara juga sedikit lama, tetapi Nadine tidak berani bangun dan berpura-pura pingsan, dia mencoba mencari celah agar dia bisa melarikan diri secepatnya.
Akan tetapi markas itu yang merupakan sebuah rumah pantai luas yang menghadap kearah laut di jaga ketat oleh para anggota bandit ini.
Nadine bisa mengintip bagaimana setiap sudut di jaga ketat oleh beberapa orang.
Jantung Nadine semakin berdegup kencang dan rasa takut langsung memenuhi dirinya saat dia sudah di bawa ke sebuah ruangan yang sepertinya merupakan ruangan Bos, dimana ruangan itu dilengkapi fasilitas jendela luas dan pintu yang langsung bisa terjun ke air laut.
Dan benar saja sang Bos sudah meletakkan Nadine diatas ranjang, dia menyeringai dan tersenyum puas melihat kecantikan wanita yang akan ia nodai ini.
__ADS_1
Mengetahui jika hanya satu orang yang ada di ruangan itu membuat Nadine tidak memiliki pilihan lain selain langsung bangkit dan berlari mengambil vas bunga kecil dan menodongkan nya kearah penjahat.
"Oh, kau sudah bangun cantik? bagus lah dengan begini permainan kita akan lebih menggairahkan," seru penjahat yang sudah membuka pakaian atas dan menunjukkan banyak tato di tubuhnya.
Entah mengapa tato itu membuat kepala Nadine pusing, bentuk tato dan Ukirannya seperti mengingatkan Nadine atas sesuatu yang traumatis dalam ingatan nya.
Kepalanya langsung pusing dan semuanya jadi berputar, matanya tidak bisa fokus yang dilihat oleh Nadine hanyalah lelaki itu menyeringai dan mulai mendekat, dimana Nadine berjalan mundur mengikuti irama langkah kaki penjahat itu.
"Mu ... mundur! jangan macam-macam! jika kau melakukan hal aneh padaku! suamiku akan membunuh mu!" teriak Nadine tidak tahu apa yang sebenarnya ia katakan, dia tahu dia tidak penting bagi suaminya dan tidak mungkin Aron datang repot repot hanya untuk menyelamatkan nya.
Tapi kau bagaimana lagi, sekarang dia sedang terdesak dan dia ketakutan sekali, dia juga merasa semakin pusing karena bentuk tato mengerikan yang ada di tubuh lelaki ini.
Nadine gemetaran dengan sangat hebat, dia sudah tidak bisa berpikir jernih lagi.
Dia tidak mau di nodai oleh lelaki manapun, lebih baik dia mati saja jika harus rusak dan ternoda oleh Bajingan seperti ini.
__ADS_1
Nadine menangis dengan hebat, kakinya sudah tidak bisa melangkah terlalu jauh karena di belakang nya sudah merupakan pintu untuk terjun bebas ke air laut.
Nadine tidak bisa berenang jika dia jatuh maka dia akan mati.
"Kemari lah, layani aku dan para anggota ku cantik!" seru penjahat itu semakin dekat sekali.
"TIDAK! TIDAK! TIDAK!"
"Lebih baik aku mati, lebih baik aku mati!" teriak Nadine gemetaran dengan hebat lalu melempar vas bunga kecil yang ada di tangannya ke kepala penjahat itu sampai penjahat itu tersungkur terluka karena pelipisnya berdarah.
Sedangkan Nadine menggunakan kesempatan itu untuk melompat saja ke dalam air laut sebelum penjahat dan para anggotanya menangkap nya lagi.
***
Guys crazy up nya besok lagi ya, hehe hari ini aku mencoba istirahat bentar, maafkan ya jika novel ini masih banyak memiliki kekurangan.
__ADS_1
Berikan aku saran membangun nya, jangan lupa di like dan Komen juga.
Dukung aku pakai like dan komen aja ya guys ga usah beli beli koin, wkwkwk sayang uang kalian 😘