Berbagi Cinta : Sebenarnya Istri Ke-2

Berbagi Cinta : Sebenarnya Istri Ke-2
Bukan waktu yang tepat!


__ADS_3

Episode 49 : Bukan waktu yang tepat!


***


"Aron hentikan! tenangkan dirimu kau sedang mabuk!" seru Dean kepada Aron yang tadi hendak menerjang Nadine.


Aron segera mengusap kasar rambutnya dan memejamkan matanya sejenak, dia baru saja kehilangan kendalinya.


Disaat semua orang yang ada di tempat itu sudah di pulangkan oleh Tom, Aron mencoba menahan kemarahannya.


Dia segera menarik tangan Nadine, dan memasangkan cincin pernikahan mereka dengan kasar.


"Jika kau berani melepaskan nya lagi aku akan mematahkan tanganmu!" ancam Aron segera menarik tangan Nadine lagi untuk dibawa kedalam villa.


Aron sama sekali tidak menggubris Dean yang tadi menahannya untuk melakukan hal buruk kepada Nadine, tetapi Aron bersyukur Dean menahannya karena jika tidak maka mungkin Nadine akan terluka karena dirinya.


Dara melihat kejadian itu dan melihat betapa Aron menggenggam erat sekali tangan Nadine, Dara menangis dengan kuat dan berteriak, dia semakin marah dan murka, dia menjadi sangat membenci Nadine.


Padahal jika diingat ingat, Nadine hanyalah orang baru yang hanya bersama Aron beberapa saat, entah kenapa Aron bisa menjadi terpikat sebegitu dalamnya kepada wanita itu.

__ADS_1


"Sialan! tidak akan kubiarkan!" geramnya mengepal tangannya dan mengambil botol sampanye dan meneguknya untuk melupakan rasa sakit hatinya.


***


Sedangkan Nadine yang merasa tidak terima selalu diinjak-injak oleh Aron ini mencoba dengan keras melepaskan tangannya dari Aron, dia heran mengapa lelaki ini bisa begitu marah padahal kan dia sebenarnya tidak melakukan kesalahan apapun.


Aron menarik tangan Nadine dan membawanya ke kamar mereka, mendorong Nadine sampai masuk.


"Kau tidur disini malam ini dan jangan berbuat hal aneh dan membantah! kau paham!" geram Aron langsung mengunci pintu itu sedangkan dirinya hendak ke lantai bawah lagi ingin memberikan peringatan kepada Dara yang telah kelewatan malam ini sampai harus mengundang banyak orang.


"Terserah mu saja dasar aneh! gila! monster! sialan! dia yang salah dia juga yang marah! ah!" Nadine ingin meremukkan Aron sekarang jika bisa.


Bahkan sekarang dia di kurung di dalam kamar itu sendirian entah karena apa.


Bagaimana pun hanya saat ia sendiri lah dia bisa meluapkan kemarahannya sampai ia lelah.


Dia segera melihat cincin pernikahan nya di jari manisnya, "Bahkan kau memasangkan ini lagi! kau kira dengan memasang cincin ini kau bisa memiliki aku apa? lelaki arogan sialan!" geram Nadine sudah terduduk di lantai karena kakinya terluka.


***

__ADS_1


Disaat yang sama, Aron melangkah ke bawah dan melihat Dean dan Tom masih ada di bawah mengurus lelaki yang sedang terluka itu, Tom yang merupakan seorang dokter hendak mengobati nya karena jika lelaki yang merupakan aktor terkenal ini sampai kenapa kenapa maka Aron akan ada dalam masalah.


"Tom, saat ini bukan saat yang tepat untuk kita berkumpul bersama, ada masalah yang harus aku selesaikan sendiri! kembali lah menggunakan jet pribadi ku!"


"Dan untuk Dean, aku tahu banyak hal yang ingin kau tanyakan, akan aku jelaskan satu per satu tetapi tidak untuk saat ini!" seru Aron berhenti sejenak di tempat Tom dan Dean dan hendak menyarankan mereka untuk kembali sekarang juga.


"Yo, aku mengerti, selesaikan masalah mu saja dulu, aku dan Dean akan kembali setelah mengobati lelaki yang kau hajar ini!" seru Tom dan sudah mengerti apa yang dikatakan oleh Aron.


Setelah itu Aron segera melangkah ke tempat Dara yang sudah menangis sembari meminum sampanye yang ada di tangannya.


***


Novel ini akan update setiap hari yaa, jadi mohon di tunggu, berikan komentar membangunnya biar aku makin bagus dalam menulis.


Btw aku tahu banyak kekurangan dalam novel ini, jika kalian menemukan ada salah ketik, tinggalkan komentar saja ya, biar ;langsung aku perbaiki hehe.


Makasih ya semuanya, lope you.


***

__ADS_1


Jangan lupa follow ig author : @nitanaiibaho


Kalian bisa DM dan tanya2 disana


__ADS_2