Berbagi Cinta : Sebenarnya Istri Ke-2

Berbagi Cinta : Sebenarnya Istri Ke-2
Bersembunyi lah sebisa mu Nadine.


__ADS_3

Episode 77 : Bersembunyi lah sebisa mu Nadine.


***


Aron tidak bisa lagi menahan gejolak di hatinya, bayangan Nadine dan wajah pucat terakhir kali yang menjadi perpisahan mereka, Aron tidak ingin berpisah sampai kapan pun dia tidak akan berpisah.


Ini adalah kekalahan pertamanya, dia ditinggalkan saat dia merasakan sesuatu yang berbeda di dirinya, saat ia merasa jika dia memang menyukai Nadine, saat itu Nadine meninggalkan dirinya.


"Apakah kau balas dendam kepadaku? apakah ini caramu membalas ku?"


"Akan ku kejar kau! ke ujung bumi manapun kau melarikan diri akan ku temukan kau!"


"Bukankah sudah baik jika kau tetap di sisiku? kenapa harus pergi! saat aku menemukan mu aku benar-benar akan mengikat mu seperti apa yang sering aku katakan!"


Dia berikrar dalam dirinya sendiri, meneguk minuman beralkohol itu lebih banyak, dia yang biasanya tidak akan mabuk akhirnya mabuk juga.


Dia sudah tidak bisa mengontrol emosinya lagi, hatinya dan pikirannya dipenuhi kekecewaan dan kemarahan yang belum pernah ia rasakan sebelumnya.


Setelah beberapa saat, Aron yang sedang mabuk itu sudah dibantu oleh Tom untuk kembali pulang, bagaimana pun berita mengenai Aron yang membuat keributan di klub malam sudah tersebar di internet.


Jadi Tom bisa kesana segera menjemput sahabat nya itu, sejak tadi supir maupun assiten pribadi Aron sudah mencoba membawa Aron pulang akan tetapi tidak ada satupun dari mereka yang bisa mendekati Aron.


Aron sungguh seperti seorang yang kehilangan kendalinya, tidak ingin ada orang yang mendekat.


Hanya Tom, sahabatnya yang bisa membawanya pulang.


"Ada apa dengan mu? tidak biasanya kau membuat keributan dan mabuk seperti ini, apa karena kejadian istrimu atau karena Dara?" Tom sedang mengemudikan mobil, dimana Aron sedang melihat ke luar kaca jendela mobil.


Matanya yang biasanya tajam sekarang terlihat begitu sayu, Tom penasaran apa yang mampu membuat Aron terlihat menyedihkan seperti ini.


"Nadine ... dia pergi dariku dan tidak mau bertemu lagi, kami sudah berpisah padahal aku mulai menyukai dia, dia sedang balas dendam kepadaku!"

__ADS_1


Suara Aron terdengar lelah, dia memejamkan matanya seperti tanda agar Tom jangan menanyai hal itu lagi.


Setelah beberapa saat dalam perjalanan ....


Tom sudah mengantarkan Aron kembali ke kediaman nya, dan membopong tubuh Aron hingga ke ruangannya.


Tom akan sekali sekali mendengar jika Aron memanggil nama Nadine.


"Apapun yang Nadine lakukan kepada teman ku ini, sudah bisa dipastikan seperti Aron sungguh menyukai nya, sayang sekali dia langsung pergi," seru Tom mematikan lampu kamar Aron dan dia hendak kembali pulang.


***


"Nadine kembali lah, aku akan berubah! tidak akan berucap kasar, tapi kembali lah kepadaku!"


Aron bermimpi, dalam mimpinya Nadine pergi meninggalkan nya demi lelaki lain yang wajahnya kurang jelas.


Akan tetapi Nadine tidak menghiraukan nya dan pergi begitu saja.


***


Dia melihat ke sisi ranjang nya, sungguh belum pernah dia merindukan seseorang sebegini sakitnya.


Dia menyesal tetapi disaat yang sama marah juga sedih, dia mencengkeram sprei ranjangnya dan tak terasa matanya bertemu pandang dengan kotak yang dititipkan oleh Nadine untuknya.


Sebelum melakukan apapun, Aron mengambil kotak itu dan membukanya.


Hal yang pertama ia lihat adalah cincin pernikahan mereka.


"Aku sudah bilang jangan dilepaskan! tetapi kau melepaskan nya dengan begitu mudah!" geram nya menggenggam cincin itu kuat sekali.


Lalu ia lihat ada sepucuk surat disana.

__ADS_1


Dan Aron mulai membaca surat itu.


Surat Nadine,


"Kita melangkah menjauh setiap waktu, aku rasa hubungan kita tidak akan pernah bisa membaik, luka yang kau berikan akan aku ingat selamanya, dan aku harap tidak bertemu dengan mu lagi."


Nadine.


***


Surat itu membuat tubuh Aron bergetar, dia meremukkan kertas surat itu dan matanya tajam sekali.


"Bersembunyi lah sebisa mu Nadine, pergi lah selagi kau bisa! sekali aku menemukan mu saat itu rantai ku akan mengikat mu!"


Matanya tajam sekali, hatinya menjadi sekeras batu, dia menatap cincin pernikahan mereka dan dia menyeringai.


"Kau mau balas dendam kepadaku kan? akan ku ladeni! gunakan lah waktu mu karena aku pasti akan menemukan mu!" ketusnya bersumpah akan mengejar Nadine dan menjadikan nya miliknya tidak peduli apapun yang terjadi.


***


Novel ini akan update setiap hari yaa, jadi mohon di tunggu, berikan komentar membangunnya biar aku makin bagus dalam menulis.


Btw aku tahu banyak kekurangan dalam novel ini, jika kalian menemukan ada salah ketik, tinggalkan komentar saja ya, biar ;langsung aku perbaiki hehe.


Makasih ya semuanya, lope you.


***


Jangan lupa follow ig author : @nitanaiibaho


Kalian bisa DM dan tanya2 disana

__ADS_1


__ADS_2