Berbagi Cinta : Sebenarnya Istri Ke-2

Berbagi Cinta : Sebenarnya Istri Ke-2
Aku akan kembali pulang


__ADS_3

Episode 83 : Aku akan kembali pulang ...


***


Sebelum pulang ke negaranya, Nadine menyempatkan diri mengunjungi salah satu panti asuhan yang sering ia kunjungi, disana ia melakukan salam perpisahan karena mungkin tidak akan datang berkunjung lagi.


"Nadine, anak-anak benar bahagia bisa bertemu dengan mu, mereka pasti akan kehilangan," petugas panti terisak mendengar bahwa Nadine akan pulang dan mungkin tidak akan kembali lagi.


"Tenang saja Bu, nanti jika memang Nadine sudah sukses, Nadine akan kembali kesini dan mengunjungi anak-anak," balas Nadine memeluk petugas panti.


Setelah itu para anak-anak yang usianya antara 4 tahun sampai 13 tahun ini memeluk Nadine secara bergantian.


"Kak Nadine, jangan lupakan kami ya,"


"Kak Nadine, nanti main ya kalau punya waktu,"


Rasa sayang para anak-anak itu benar-benar tulus dan menyentuh hati, membuat acara perpisahan ini menjadi begitu berkesan.


Sedangkan Dean Benson yang sudah mendengar kabar mengenai ayah Aron kebetulan tahu jika hari ini adalah jadwal Nadine mengunjungi panti asuhan.


Jadi Dean bergegas ke panti secepat yang ia bisa dan melihat jika Nadine tengah menghabiskan waktu dengan para anak panti dan sepertinya sudah melakukan perpisahan dengan mereka.


***


Setelah beberapa saat ....


Acara itu akhirnya usai, dan Nadine keluar dari ruangan, menemukan jika Dean sudah menunggu nya disana.


Benar-benar pria yang gigih memperjuangkan cintanya, Dean seolah tidak membuang sedikitpun kesempatan yang ia punya.

__ADS_1


"Nad," Dean tersenyum lembut ... "Sudah selesai acaranya?" tanya Dean menyambut Nadine dan langsung ingin membawanya ke dalam mobil miliknya.


Dean datang memang khusus hanya untuk membawa Nadine kembali pulang dengan nyaman.


"Mas, sudah lama disini? apa Mas ada kunjungan hari ini?" tanya Nadine kebingungan melihat Dean tiba-tiba saja ada di luar menunggu nya.


"Hehe, iya nih tadi ada kunjungan sebentar di wilayah ini, kebetulan ingin mengunjungi panti sebentar dan kebetulan bertemu dengan mu, jadi sekalian saja aku antar pulang, tak apa kan?"


Dean berbohong, padahal sebenarnya dia memang khusu datang hanya untuk menjemput Nadine dan membawanya pulang bersamanya.


"Hmm, baiklah, tak apa Mas, lagian sudah biasa kita pulang bersama," balas Nadine menerima kebaikan hati Dean dengan senang hati tentunya.


***


Di dalam mobil,


***


Nadine yang belum memberitahu Dean secara langsung jika dia akan segera kembali akhirnya mengatakan nya secara langsung, hal itu membuat Dean langsung takut dan was was tentunya.


Ketakutan yang ia rasakan sejak tahu kabar mengenai Paman Alfred langsung memuncak, sejak tadi dia tidak tenang karena pasti Nadine akan mengatakan akan segera kembali.


Bagi Dean, jika Nadine bertemu kembali dengan Aron maka habis sudah usahanya selama beberapa tahun ini ingin meraih hati dan menjauhkan Aron dan Nadine.


"Nad, jika kau pulang dan bertemu Aron lagi dia tidak akan melepaskan mu lagi, bukan apa-apa Nad, tapi aku, aku sudah menunggu selama tiga tahun, aku hanya tidak ingin kau kembali bersamanya lagi ...."


Dean berterus terang, hendak mengatakan rasa berat hati jikalau nanti Nadine kembali lagi bersama Aron.


Nadine kemudian terdiam, sudah lama sekali dia tidak mendengar nama itu, Aron Charlos seorang lelaki yang ia kubur dalam-dalam di hatinya, yang ingin ia lupakan selama beberapa tahun ini.

__ADS_1


"Mas, ini bukan lagi tentang Mas Aron, aku tidak akan mau kembali bersamanya, lagian kami sudah lama berpisah, dia juga nampaknya sudah bahagia dengan istri pertamanya, jadi tidak ada alasan bagi Mas Aron untuk mengejar aku lagi, semuanya sudah lalu dan kisah antara aku dan Mas Aron sudah habis,"


Nadine yang tidak tahu kabar apapun tentang Aron lagi memang tidak tahu jika sudah lama Aron berpisah dari Dara, Nadine tidak tahu jika Aron telah melepaskan Dara demi Nadine.


Dean kemudian terdiam sebentar, dia tahu kebenaran atas perpisahan Aron dan Dara akan tetapi Dean merasa tidak memiliki kualifikasi untuk mengatakan hal tersebut kepada Nadine, juga tidak akan ada untungnya bagi Dean jika mengatakan hal tersebut.


"Nad, aku sudah melamar mu, aku tahu aku sudah bilang tidak akan terburu-buru tetapi Nad, aku ingin kau tahu aku benar-benar tulus kepadamu, aku akan menunggu mu sampai kau siap jadi, ku mohon jika kau bertemu dengan Aron jangan kembali kepadanya lagi,"


Dean memang bukanlah siapa-siapa bisa melarang Nadine, akan tetapi hatinya begitu berat jika hanya diam saja dan membiarkan Nadine kembali lagi dengan Aron.


Nadine yang mengerti apa yang dibicarakan oleh Dean hanya diam saja, sesungguhnya dia pun tidak tahu apa yang akan ia lakukan dan rasakan saat bertemu dengan Aron nanti.


Disaat yang sama dia tahu Dean adalah calon suami yang sangat tepat untuk nya, Dean sangat baik dan tulus, Nadine akan melihat dulu apakah Dean memang bisa menjadi pasangan hidupnya sampai tua.


Setelah kegagalan pernikahan nya, Nadine tidak lagi ingin terburu-buru.


***


Novel ini akan update setiap hari yaa, jadi mohon di tunggu, berikan komentar membangunnya biar aku makin bagus dalam menulis.


Btw aku tahu banyak kekurangan dalam novel ini, jika kalian menemukan ada salah ketik, tinggalkan komentar saja ya, biar ;langsung aku perbaiki hehe.


Makasih ya semuanya, lope you.


***


Jangan lupa follow ig author : @nitanaiibaho


Kalian bisa DM dan tanya2 disana

__ADS_1


__ADS_2