
Episode 61 : Kenapa kau mengkhianati aku?
***
Nadine yang melihat kejadian itu bergetar ketakutan sekali, tangannya bergetar hebat dan dia ingin mengentikan Aron akan tetapi tubuhnya seolah tidak mau bergerak, tubuhnya kaku dan dia tidak mau melangkah kearah Aron yang sepertinya menjadi gila saat melihat keduanya.
Tetapi Nadine tidak boleh membiarkan hal itu, jika dibiarkan maka Dean akan mati karena di hajar oleh suaminya.
"Bajingan kau! sialan! beraninya kau mendekati istriku! ku bunuh kau!" Aron berteriak membuat suasana semakin mencekam, disaat yang sama kepalan tangannya juga tidak mau berhenti menghabisi Dean Benson.
"Ma ... Mas Aron, cukup, jangan lanjutkan lagi, dia bisa mati Mas, ini salah ku, aku yang mengajak kesini, jadi tolong hentikan," dengan suara yang bergetar hebat kaki yang lemas berdiri dia memberanikan menghentikan Aron akhirnya.
Aron mendengar suara ketakutan Nadine dan Aron yang sedang menghajar Dean habis habisan langsung mengalihkan pandangannya dan menatap Nadine dengan tatapan yang sangat tajam dan mengerikan.
Nadine sampai terperanjat dan melangkah mundur saat Aron sudah mendekat kearahnya.
"Brengsek! murahan! kau yang mengajak nya? ternyata wanita yang menjual dirinya menikah demi uang tetap sama! ternyata kau sama seperti pelacur yang menjajakan dirinya! aku jijik padamu sialan!" geram Aron sudah ada di dekat Nadine sekarang, mengancam dan menghina nya dengan kata-kata mengerikan dan menusuk dada.
Akan tetapi kata-kata mengerikan itu bukan apa-apa dibandingkan kemarahan Aron yang seolah akan melahap nya hidup hidup.
__ADS_1
Aron mencengkeram kedua pipi Nadine dengan sangat kuat sampai Nadine terisak kesakitan.
"Sa ... sakit Mas," seru Nadine gemetaran dan tidak berani lagi melihat kearah suaminya.
Kali ini akhirnya Nadine bisa melihat wajah asli dan sikap asli yang mengerikan dari Aron.
"HEH!" Aron terkekeh remeh saat mendengar kata sakit dari istri keduanya ini.
"Nanti akan lebih sakit sialan! kau akan lihat upah jika mengkhianati aku!" bisik Aron menghempaskan cengkeraman nya dengan kasar lalu setelah itu langsung menarik tangan Nadine dengan kasar pula.
Nadine sampai harus berlari kecil agar dia tidak terjatuh mengikuti langkah kaki suaminya ini, lebih dari itu Nadine tidak bisa membantu Dean yang sepertinya telah pingsan di taman bermain itu.
"Brak!"
Supir pribadi yang menunggu mereka sejak tadi segera melajukan mobilnya dimana Aron hanya diam saja sepanjang perjalanan.
Suasana semakin menakutkan dan mencekam, apalagi Nadine tidak lagi berani melihat kearah Aron sekarang, dia juga ketakutan dengan apa yang akan dilakukan oleh Aron kepadanya saat si rumah.
Hanya dalam beberapa saat Aron dan Nadine sampai di kediaman mereka, karena takut Nadine tidak mau keluar dari mobil, hal itu malah semakin membuat Aron geram, dia telah memandang buruk Nadine dan berpikir yang tidak tidak, jadi sekali lagi Aron mencengkeram tangan Nadine dan menariknya sampai kedalam rumah.
__ADS_1
"Brak!"
Aron menghempaskan Nadine sampai tersungkur ke lantai, lalu Aron pergi mengambil sampanye dan meneguknya banyak sekali, dan setelah itu duduk dengan begitu arogannya di hadapan Nadine yang sudah tersungkur ketakutan setengah mati.
"Kenapa kau mengkhianati ku? apa aku tidak cukup bagimu? atau haruskah aku membagi mu ke semua anggota ku dan semua lelaki agar kau puas?!" pertanyaan sarkas itu membuat Nadine menaikkan wajahnya dan menatap tajam kearah Aron.
***
Novel ini akan update setiap hari yaa, jadi mohon di tunggu, berikan komentar membangunnya biar aku makin bagus dalam menulis.
Btw aku tahu banyak kekurangan dalam novel ini, jika kalian menemukan ada salah ketik, tinggalkan komentar saja ya, biar ;langsung aku perbaiki hehe.
Makasih ya semuanya, lope you.
***
Jangan lupa follow ig author : @nitanaiibaho
Kalian bisa DM dan tanya2 disana
__ADS_1