Berbagi Cinta: CEO-KU YANG BODOH

Berbagi Cinta: CEO-KU YANG BODOH
MENCINTAIMU


__ADS_3

Happy reading all😘


.


.


Ahirnya dokter dan pengacara itu sudah sampai di RUTAN tempat Ezza mendekam. Kedua orang itu telah minta ijin pada pihak kepolisian setempat untuk memeriksa kondisi Ezza yang sangat darurat.


"Silahkan masuk, ingat waktu kalian hanya satu jam, tidak lebih dari itu," ucap salah satu petugas jaga.


Ezza dengan baju khas RUTAN kini sudah berhadapan dengan dokter dan pengacaranya. Dokter Bram langsung melakukan pemeriksaan di tempat itu juga. Beruntung sifat alergi dari obat yang diminum Ezza belum lebih dari dua puluh empat jam, oleh karena itu ia pun segera diberi salep antiseptik dan juga obat antibiotik.


"Nah sudah selesai. Oh ya, saya turut berduka untuk musibah yang Anda dapatkan saat ini, saya tidak pernah menyangka jika ada orang jahat yang berani melakukan hal ini pada Anda."


"Iya, tidak apa-apa dokter."


"Aku harap orang itu bisa merasakan hal yang sama dengan Anda atau bahkan mendapatkan hukuman yang lebih daripada yang Anda dapatkan. Aamiin."


"Terimakasih banyak dokter, minta doanya juga semoga rumah tangga saya bisa kembali seperti dulu."


"Aamiin."


"Oh ya, bagaimana kabar istri saya?"


"Karena kehamilan istri Anda sudah diatas tujuh bulan, maka kemungkinan besar harus banyak bed rest mulai sekarang, terlebih ada sedikit kompilasi di dalamnya."


Ezza hanya bisa terdiam ketika dokter Bram mengatakan hal itu, baginya semua ujian yang menerpa keluarganya itu semua hanyalah karena ulah bodohnya kapan hari.


Candy tidak pernah ikut andil di dalamnya, bahkan ia yang menjadi korban akibat tindakannya. Ia tak bisa membayangkan jika ia yang berada di posisinya saat ini. Hampir semua beban keluarga ia hadapi sendiri, belum lagi kondisinya saat ini sedang mengandung anaknya.


Ezza benar-benar kacau saat itu. Ingin rasanya ia menggantikan posisi istrinya itu, tapi apalah daya, kini ia masih berada di balik jeruji besi.


"Za, sebaiknya kamu juga harus bisa menjaga diri kamu sendiri saat ini. Jangan sampai kondisimu yang seperti ini akan membebani pikiran Candy," ucap pengacara keluarganya.


"Iya om, selama saya disini aku harap kalian juga bisa menjaga ayah dan keluargaku."


"Tenang saja, tanpa kamu minta pun kami akan selalu ada di belakangmu."


"Terimakasih."

__ADS_1


Klieng ... Ngeekkk ...


"Maaf jam besuk sudah selesai."


"Terimakasih om," ucap Ezza sebelum pergi meninggalkan ruangan besuk tersebut.


Pintu sel telah dibuka, waktu jam besuk sudah habis. Sebelum Ezza pergi ia pun sudah menitipkan beberapa pesan untuk ayah dan istrinya.


.


.


...⚜⚜⚜...


...Mount Elizabeth Hospital Singapura...


"Jadi seperti itu pa."


"Hmm, kenapa Arga bisa bertindak bodoh seperti itu, kenapa pula ia bisa mengenal wanita iblis itu?"


"Entahlah mas, aku juga kurang paham. Mungkinkah ini akibat kita terlalu sering memanjakan-nya?"


Kedua sepasang suami istri itu sama-sama merenungi tindakan mereka selama beberapa tahun belakangan. Sikap Arga sebelum hal ini terjadi tidak pernah seperti ini, tetapi sejak mengenal Delima semuanya hancur.


"Jadi menurut dokter sekarang keadaan Arga bagaimana dek?"


"Menurut dokter, perkembangannya sudah jauh membaik ketimbang beberapa hari lalu."


"Arga juga aku bawa kesini untuk menghindari kedekatan mereka yang entah sudah sampai mana."


"Hmm ... maafkan aku yang terlalu sibuk, hingga menyeretmu dalam setiap masalah yang menerpa keluarga Taruna."


"Tidak apa-apa mas, aku malah bersyukur bisa selalu menemanimu, semoga aku bisa menemanimu sampai ahir hayat kita nanti, Insya Allah..."


"Aamiin ...."


Sepasang suami istri itu kini terlihat saling menguatkan satu sama lain. Di sisi lain, mereka juga mendoakan kesembuhan untuk putra semata wayang mereka, Arga.


.

__ADS_1


.


Keesokan harinya ...


Hari ini acara persiapan pertunangan Luna sudah memasuki tahap ahir. Beberapa hari lagi, hal sakral itu akan segera di gelar.


Busana dan semuanya sudah hampir selesai. Kini Luna pun sudah mengambil cuti dari tempat kerjanya. Meskipun baru acara pertunangan tapi mereka juga sudah mengambil satu konsep yang lumayan ribet untuk acara ini.


Mulai dari acara dekorasi, pengambilan gambar video dan beberapa konsep foto pre-wedding juga akan dilaksanakan setelah proses lamaran nanti.


Undangan yang mereka pakai tentunya ada dua jenis. Undangan cetak untuk kerabat terdekat. Sedangkan undangan digital akan diberikan kepada saudara jauh atau rekan kerja Aldo calon suami Luna.


Luna tak pernah menyangka jika ahirnya ia bisa mencapai fase ini. Fase dimana beberapa bulan ke depan mereka akan menjadi sepasang suami istri. Perjalanan panjang yang mereka lalui patut diacungi jempol, karena mereka benar-benar berjuang dalam ikatan cinta secara LDR (Long Distance Relationship) atau hubungan jarak jauh.


>>FLASH BACK ON


Beberapa tahun yang lalu sebelum Aldo berangkat berlayar.


"Aku akan selalu setia untuk menunggumu kembali mas."


"Jaga selalu cinta kita dek, sampai mas datang untuk menjadikanmu sebagai pasangan hidup untukku nanti."


"Iya mas, aku akan selalu mencintaimu."


"Bagitu pun janjiku padamu, akan selalu aku pegang teguh. Aku juga sangat mencintaimu dek."


>>FLASH BACK OFF


Begitulah kenangan terahir sebelum Luna melepas Aldi untuk berlayar dua tahun yang lalu. Sampai ahirya ia pun kembali dan berusaha untuk mewujudkan keinginan mereka yang belum sempat terwujud.


.


.


...🌹Bersambung🌹...


.


.

__ADS_1


...Semoga suka dengan part ini. Sambil menunggu up novel ini di jam dua siang nanti, jangan lupa mampir di karya temen othor ya, semoga suka...



__ADS_2