
Happy reading allπ
Mohon maaf jika ceritanya tidak menyayat hati sama seperti karya author yang lain ya, karena sudut pandang kita sebagai penulis juga berbeda.
Bahkan cara kita menuangkan sebuah ide juga berbeda. Terima kasih untuk yang selalu setia membaca karya ini. Love you allπ
...πππ...
Situasi yang belum kondusif masih terjadi di Rumah Sakit. Bahkan berita ini sampai masuk ke dalam dunia berita nasional, dan juga menjadi trending topik di semua akun media sosial dalam waktu yang singkat. Kebetulan pagi itu, Candy melihat televisi di ruang keluarga. Karena terlalu terkejut remote televisi yang ia pegang sampai terjatuh ke lantai.
"Innalillahi ...."
Candy menutup mulutnya karena melihat madunya terekspos di sana. Saat ini ia juga sedang terbaring lemah di Rumah Sakit. Tetapi isi berita pagi itu lebih mengejutkan lagi.
"Seorang ibu muda melahirkan bayi mirip iblis di sebuah Rumah Sakit Internasional di Ibu Kota. Saat lahir bayi tersebut dalam keadaan meninggal tetapi saat mau dikebumikan ternyata bayi iblis itu kembali hidup, dan kini entah berada di mana. Padahal ibunya masih belum sadar. Sungguh tragis wanita itu karena saat diketemukan tidak ada tanda pengenal yang menempel di tubuhnya."
Begitulah artikel dari berita tesebut. Kebetulan pada saat yang sama Mbak Sari sedang berdiri di dekat Candy karena hendak mengantarkan makanan dan minuman untuk Candy.
"Innalillahi, bukannya itu Mak Mampir ya?" ucapnya terkejut.
"Mbak ...." ucap Candy mengingatkan.
"Eh, maaf Nyonya, maksud saya itu, Nyonya Delima, kok bisa seperti itu ya?"
"Nggak tau, Bi. Ibu dimana?" tanya Candy pada asisten rumah tangganya itu.
__ADS_1
"Masih di kamar Nyonya."
Candy masih ragu, harus memberi tahu hal ini atau tidak, tetapi Delima adalah menantu kesayangan ibu mertuanya itu. Melihat keraguan dan kebingungan di wajah Candy sebenarnya ia tau apa yang sedang di pikirkan nyonya mudanya. Tetapi Mbak Sari tak berani komentar, bisa-bisa dia dibilang sok tau bisa berabe nanti.
Saat ia hendak pergi Candy mencegahnya.
"Mbak, maaf mau tanya, sebaiknya aku memberitahukan hal ini pada ibu tidak ya?"
"Hm, sebaiknya tidak usah, Nyonya, saya takut kesehatannya akan menurun jika ia tau hal ini."
Sayang, saat Candy ingin memberi tahu hal ini, Nyonya Hadi sudah lebih dulu melihat berita itu dari televisi. Ada gurat kekecewaan dan kemarahan di dalam wajahnya.
"Apa ini semua balasan untuk setiap dosa-dosaku pada menantuku Candy?" batin Nyonya Delima.
Mulut Nyonya Delima bergetar, seakan ia sedang menahan tangisnya. Tetapi bibirnya tak bisa untuk mengatakan apapun. Kini bahkan hidupnya bergantung pada Candy dan suster yang selalu menemaninya setiap hari.
...βββ...
...Di dalam RUTAN ...
"Bro, lu ngapain sih betah banget ngelamun, kesambet jendes baru tau rasa lu!"
"Dih, amit-amit, jangan sampai deh," ucap Ezza geleng-geleng.
Sobri lalu duduk di dekat Ezza. Ia ikut memandang hamparan para napi yang sedang olah raga di tengah lapangan.
__ADS_1
"Hm, gue sedih bro, satu minggu lagi lu dah keluar, ntar gue sama siapa ya?" ucap Sobri sambil menggaruk kepalanya yang plontos karena habis dicukur gundul.
"Yo embuh, nek kuwi sakarepmu, Bro!" seru Ezza.
"Asolole, temen gue dah ikutan sengklek kayak gue, hahaha .... " Sobri menepuk punggung Ezza karena terlalu bahagia.
"Sayang, bentar lagi ngga ada teman ngerumpi atau pun mojok lagi, sueeee!"
Ezza menoleh, "Sabar, orang sabar panta*nya lebar, hahaha ...."
"Sue lo Za, bapak gendeng, awok-awok."
Sobri segera meninggalkan Ezza karena takut ketularan sengleknya Ezza.
"Woi, lu mau kemana, Sob?" ucap Ezza sambil mengejar Sobri.
"Kabur lah, gue masih waras, ya kali gue jadi edan karena kebanyakan dekat sama elu! Weekkk ...." Sobri pun menjulurkan lidahnya ke arah Ezza dan terus berlari meninggalkannya.
"Hosh, hosh, asem ... kamp*** tungguin gue."
Tetapi hal seperti ini tidak akan pernah ia dapatkan lagi setelah ia keluar dari penjara. Oleh karena itu ia begitu menikmatinya.
.
.
__ADS_1
...Teman sejati tidak akan pernah kita dapatkan jika kita tidak pernah berdamai dengan keadaan sekitar. Mereka akan muncul di saat yang tepat, bahkan di tempat yang tidak pernah kita bayangkan....
...βββ...