
Happy reading all😘
.
.
...⚜⚜⚜...
Ketika mantra-mantra sihir telah berhembus dan mulai merasuk ke dalam setiap aliran darah, maka kamu akan semakin menjauh dari jalan kebaikan. Percayalah hal buruk itu tidak akan pernah membawa kebaikan melainkan sebuah kesesatan yang nyata.
Allah SWT memang menciptakan setan dan jin dalam kehidupan. Terkadang, keberadaannya bisa mengganggu manusia. Bahkan keberadaan setan dan jin telah diakui oleh Allah SWT dalam Al Qur'an surat Al Jinn ayat 6.
Arab: وَّاَنَّهٗ كَانَ رِجَالٌ مِّنَ الْاِنْسِ يَعُوْذُوْنَ بِرِجَالٍ مِّنَ الْجِنِّ فَزَادُوْهُمْ رَهَقًاۖ
Artinya: Dan sesungguhnya ada beberapa orang laki-laki dari kalangan manusia yang meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki dari jin, tetapi mereka (jin) menjadikan mereka (manusia) bertambah sesat.
Tetapi sebagai manusia yang beriman kita harus senantiasa membentengi diri dengan cara semakin giat beribadah. Kita memang tidak tau jalan takdir kita, tetapi ketekunan dalam beribadah setidaknya bisa membentengi diri dari kejahatan mantra-mantra sihir.
Ada dua surat pendek yang bisa kita baca ketika subuh dan petang, yaitu surat Al Falaq dan surat An Nas, yang disebut juga sebagai surat muawwidzatain atau dua surat yang berisi permohonan perlindungan kepada Allah SWT. Bukan hanya memohon perlindungan dari jin dan setan saja, namun juga kejahatan dari manusia.
Semoga sedikit ilmu dari Author bisa bermanfaat untuk kita semua.. Aamiin. Kalau ada salah atau kata yang kurang berkenan Author minta maaf.
.
.
...⚜⚜⚜...
...Kediaman Taruna...
Setelah memastikan putranya tenang, Nyonya Taruna segera keluar dari kamar Arga. Ia lantas menuju kamar pribadinya untuk membicarakan hal penting pada suaminya.
Terlihat sekali ia nampak buru-buru agar cepat sampai di kamarnya.
CEKLEK ... BRAKK!!!
__ADS_1
Pintu kamar terbuka lebar. Ia bahkan membuka pintu dengan tergesa-gesa.
Kini Nyonya Taruna sudah berada di dalam kamarnya. Ia pun mengedarkan pandangannya ke seluruh kamar. Sayangnya keberadaan suaminya belum terlihat sama sekali.
"Kemana ya?"
Padahal saat itu, wajah Nyonya Taruna sudah berada di mode paling kacau. Pikirannya sudah meracau kemana-mana, jauh berkelana mencari cara agar putranya kembali seperti dulu.
"Ya, Arga tidak dalam keadaan baik-baik saja saat ini, aku harus segera mengembalikan dirinya seperti dulu," batin Nyonya Taruna.
Ia pun sangat yakin putranya sedang berada dalam pengaruh mantra sihir. Bagaimana mungkin seorang Arga bisa mencintai istri orang. Padahal ia tau dengan jelas, bahwa putranya sangat pemilih terhadap calon pasangan hidupnya. Tapi apa ini? Apa yang sebenarnya terjadi?
Nyonya Taruna masih terlihat mondar mandir di depan ranjangnya. Sesekali ia berhenti tetapi dengan pandangan mata yang menatap ke langit-langit kamar. Lalu sesudahnya ia pun kembali mondar-mandir mirip setrikaan yang sedang dipakai.
Beberapa saat kemudian pintu kamar mandi terbuka.
CEKLEK ...
Terlihat suaminya baru saja keluar dari kamar mandi. Ia heran sekaligus bingung dengan tingkah istrinya saat ini.
"Ada apa lagi ma?" ucap Tuan Taruna memecah lamunan sang istri.
Ia pun segera mendekati suaminya lalu menariknya untuk duduk di tepi ranjang. Tak lupa sebelumnya ia sudah menutup pintu kamar rapat-rapat.
"Ada apa sih ma? Kenapa kamu terlihat kacau sekali?"
"Arga mas, Arga terkena guna-guna mas!"
"Jangan bicara sembarangan ma, bagaimana bisa kamu berkata demikian?"
Raut kebingungan yang sama ditunjukkan oleh Tuan Taruna pada istrinya itu.
"Mas, dengerin semua cerita aku dulu, oke!"
"Hm, iya."
__ADS_1
Tuan Taruna mengangguk dengan segera, dan kini mulai memberikan waktu agar ia bisa bercerita.
Setelah mendapat persetujuan dari suaminya, dengan cepat Nyonya Taruna segera menceritakan apa yang ia dapati ketika berbicara dengan Arga tadi. Wajah serius kini ia berikan padanya.
Suaminya kini tidak bisa berkata apa-apa lagi, setelah mendengarkan semua ini. Ia pun berpendapat kalau urusan seperti ini, hanya wanita-lah yang bisa membereskannya.
"Jadi begitu ceritanya mas."
"Trus langkah apa yang akan kamu ambil?"
"Bagaimana kalau kita ajak Arga pergi ke orang pintar?"
"Maksud mama, Arga disuruh belajar lagi?"
"Bukan pa, jadi begini ..."
"Jangan bilang mama mau ajak papa ke dukun, itu sama aja ma."
Tuan Taruna sudah paham tentang jalan pintas apa yang akan diambil oleh istrinya itu. Maka dengan cepat ia pun mencegahnya.
"Trus gimana mas?"
"Lebih baik kita bawa Arga ke salah seorang Kyai, itu jauh lebih bisa membantu memulihkan jiwa Arga ma, ketimbang kamu bawa dia ke orang pintar, dukun atau semacamnya."
Nyonya Taruna berpikir sejenak lalu ia pun menganggukkan kepalanya tanda ia setuju akan usul suaminya barusan.
Terkadang kita harus memutuskan hal yang baik dan buruk itu tidak bisa dalam sekali waktu dan dalam satu sudut pandang saja. Justru kita harus berbagi pada orang lain, sehingga setidaknya masukan mereka bisa mencegah kita dari keputusan yang salah.
.
.
...🌹Bersambung🌹...
.
__ADS_1
.
...Jangan lupa Like, komen, share n favorit ya. Tambah terimakasih lagi kalau dikasih 🌹☕ ataupun koin dan Vote, terimakasih all🙏😘...