
Sementara itu, di pondok pesantren milik Pak Kyai Sholeh, Arga sedang berguling-guling ke sana kemari karena sedang di ruqyah olehnya. Sejak pertama dia dibacakan doa-doa, Arga sudah berteriak tidak karuan.
Rupanya jin kafir yang merasukinya cukup kuat dan tidak mau keluar. Pak Kyai Sholeh sampai membutuhkan bantuan murid-muridnya karena Arga mengamuk dan hendak menyerang Pak Kyai.
Bahkan tubuhnya sempat melayang dan menempel di dinding langit-langit ruangan itu. Matanya menyalang tajam ke arah Pak Kyai. Kuku-kukunya mencakar-cakar langit-langit. Ia pun siap siaga untuk menyerang Pak Kyai Soleh.
"Aargghhhh ...."
"Astaghfirullah, Nak Arga, sadar, kembalilah, Nak," ucap Nyonya Taruna.
Naluri seorang ibu bermain di sini. Bagaimana mungkin seorang ibu tega melihat putranya dalam keadaan seperti ini. Beruntung Tuan Taruna terus menemaninya dan menguatkan batin istrinya.
"Sabar, Bu, sabar."
"Mas, anak kita, Mas."
Nyonya Taruna semakin terisak karena hal ini. Demi keselamatan kedua orang tua Arga, Pak Kyai menyuruh salah satu muridnya untuk membawa mereka keluar dari ruangan itu.
Awalnya mereka menolak, tetapi akhirnya setelah diberi pengertian mereka menurut dan pergi dari ruangan itu. Baru satu jengkal langkah kaki mereka, Arga menyerang mereka.
"Astaghfirullah," ucap Nyonya Taruna kaget.
"Mau kemana kalian?" seru Arga menyeringai.
"Hahaha, kalian tak akan bisa pergi dariku."
__ADS_1
Swushhh, Arga menyerang mereka secara membabi buta.
Hampir saja lengan Nyonya Taruna terkena cakara n Arga, beruntung Pak Kyai Sholeh berhasil menghalaunya.
"Kau, lelaki tua, beraninya kau menganggu ketenanganku!"
Arga menoleh lalu menyerang Kyai Sholeh. Sayangnya ia menghindar ketika dibacakan Ayat Kursi. Ia semakin mengamuk dan meloncat kesana kemari karena kepanasan.
"Jawab pertanyaanku, siapa kau sebenarnya dan diutus siapa?"
"Hahaha, untuk apa kau tahu, aku yang berkuasa di sini."
Karena tak mendapat jawaban yang pasti, Kyai Sholeh segera melantunkan ayat-ayat suci Al Qur'an. Betapa dahsyatnya kekuatan ayat suci tersebut, hingga jin kafir itu berteriak kesakitan.
Melihat ia mulai kepanasan, Kyai Sholeh semakin membawanya dengan lantang. Beruntung saat itu kedua orangtua Arga sudah berhasil di selamatkan.
"Wahai jin kafir siapa namamu, jawab atau aku musnahkan kau sekarang juga!"
"Aaampunn, iya aku akan mengatakan semuanya."
"Aaargggggghhhh, aku bukan Arga, aku Suryaloka, jin penunggu Gunung Padang," ucap jin itu sambil menatap tajam dari sudut langit-langit ruangan.
Pak Kyai segera membacakan ayat-ayat suci Al Qur'an. Jin itu tampaknya mulai kepanasan tetapi kekuatannya tak berkurang sama sekali.
Sedangkan di tempat lain Ki Parto sedang melakukan ritualnya. Tubuhnya tiba-tiba terpental jauh karena lantunan ayat suci dari Pak Kyai Sholeh sampai padanya.
__ADS_1
Rupanya ia sedang menyerang sang pengirim teluh, lebih tepatnya pada sang dukun. Oleh karena itu ia lah yang terkena efek doa-doa itu, bukan jin kafir itu. Di saat yang sama sesajen di depan Ki Parto juga meledak dan terbakar.
"Siapa yang berani mengusikku," ucapnya geram.
Ia pun mulai bersiap untuk menyerang tetapi nyatanya ia tak mampu. Belum sempat ia bangun ia sudah diserang kembali.
Sedangkan suasana di pesantren yang adem ayem kini harus berubah menyeramkan. Karena Arga terus meraung-raung tidak jelas, ia begitu kepanasan karena bacaan ayat suci Al Qur'an yang dibacakan oleh Pak Kyai Soleh.
"Mas, gimana dengan Arga, aku kok merasa nggak tega ya?"
"Dek, ini semua demi kebahagiaan Arga selanjutnya, kita nggak pernah tau siapa yang suka dengan keluarga kita atau pun yang membenci kita. Oleh karena itu, aku memilih cara ini yang lebif efektif dan akan mengembalikan Arga seperti sebelumnya."
"Siapa yang tega berbuat seperti ini ya, Mas?"
"Aku tidak tahu, tapi aku bersyukur bisa bertemu dengan Pak Kyai, kalau bukan ini petunjuk dari Allah, nggak mungkin kita akan di sini saat ini."
Nyonya Taruna membenarkan semua perkataan suaminya.
"Dek, aku harap setelah ini, siapapun yang telah membuat Arga seperti itu segera sadar dan kembali ke jalan yang benar."
"Aamiin."
Saat ini di dalam pondok, Arga masih meraung-raung tidak karuan, tetapi Pak Kyai Sholeh berhasil mengeluarkan beberapa jin jahar yang berada di dalam tubuh Arga. Kini ia hanya menunggu agar Arga sedikit kuat, agar ia bisa mengeluarkan jin kafir yang paling kuat yang masih bertahan di dalam tubuh Arga.
"Wahai jin kafir, aku tanya sekali lagi, kamu ingin aku kembalikan hidup-hidup ke asalmu, atau aku hancurkan dirimu saat ini."
__ADS_1