Berjuta Taktik Merayu Isteri

Berjuta Taktik Merayu Isteri
Membuat Dionne Marah


__ADS_3

Dita langsung memijit kedua kaki Dionne lagi. Dan Dionne kembali fokus dengan ponselnya.


Kenapa ada manusia ke PDan seperti itu. Dia pikir dia itu tampan apa. Hanya karena dia punya banyak uang saja jadi wanita-wanita itu mau dengannya. Bodoh...uang ku jauh lebih banyak dari pada mu Yoga. Tidak akan bisa kamu merayuku apalagi sampai membuatku terpesona kepadamu. Cih...menyebalkan!. Dionne


Yoga kembali merapikan rambutnya dengan kedua telapak tangannya. Sesekali matanya melirik ke arah Dionne yang sedang merengut penuh kekesalan.


Hahaha, dia bertambah menggemaskan sekali jika sedang terdiam seperti itu. Yoga


10 menit lagi Dionne harus sarapan, Yoga ingin mengambil hati Dionne dengan menunjukan perhatian terbaiknya kepada Dionne. Hanya saja Dita selalu nempel di dekat Dionne. Sedangkan Edhi hanya menunggu di depan sana.


Yoga berfikir, Edhi pasti sudah menyiapkan cara untuk menjauhkan Dita dari Dionne sementara waktu ini. Tugas nya saat ini adalah bagaimana caranya membuat Dita keluar dari kamar ini lagi.


“ Dita, sarapan mu ada di luar. Makan dulu sana. Nanti sakit juga sama kaya dia.” Ucap Yoga, matanya kembali melirik ke arah Dionne yang juga sedang melirik nya dengan kesal.


“ Terima kasih tuan, aku mau suapin puteri dulu.” Dita berjalan mendekati meja makan.


Eh mana boleh, itu bagian ku.Yoga


“ Dionne baru boleh makan 10 menit lagi.” Cegah Yoga, dia berdiri tegak di hadapan Dita.


“ Oh gitu, baik tuan. Kalau begitu nanti saja.” Dita kembali duduk disamping Dionne.


“ Eh, kamu tidak mau mandi?. Baju ganti kamu mana?. Lebih baik kamu bersih-bersih dulu...mumpung Edhi masih disini, biar dia mengantarkan mu pulang.” Ucap Yoga, hidung nya berusaha mencium aroma tubuh Dita dari kejauhan. Hingga membuat Dita merasa risih. Begitupun dengan Dionne.


“ Aku sudah mandi tadi bareng dengan puteri.” Ucap Dita.


“ Apa...kalian mandi bareng?. Eh....” Yoga malah membayangkan yang tidak-tidak tentang mereka.


Pantesan lama sekali. Apa iya Dionne ternyata menyukai wanita. Membuat dia jadi dingin kepadaku. Yoga


“ Jangan membayangkan kami dengan blue film yang sering kamu tonton. Menjijikan sekali!.” Ketus Dionne seakan dapat menerawang apa yang sedang di pikirkan Yoga.


“ Hahaha, tidak lah. Hanya saja ada sesuatu yang ingin aku sampaikan kepadamu Dionne. Cuma aku mau nya kita bicarakan ini secara empat mata saja.” Ucap Yoga melirik sinis kearah Dita.


Sial, aku malah jadi cemburu dengan wanita tomboy itu. Yoga


“ Oleh sebab itu, sambil menunggung kami bicara sebaiknya kamu sarapan dulu di luar sana dengan Edhi.” Ucap Yoga lagi, tangannya kini sedang menarik paksa tangan Dita.

__ADS_1


“ Maaf tuan, saya disini saja.” Dita tetap menolak.


“ Nanti makananmu keburu dingin, ayo sana makan dulu, sebentar saja kok.” Yoga tetap memaksa Dita keluar dari kamar.


“ Kenapa kamu memaksa Dita sarapan di luar?, dia bisa membawa nya dan makan disini kan!.” Protes Dionne, Yoga tidak memperdulikan isterinya itu. Dia tetap fokus menarik tangan Dita sampai ajudan tomboy itu keluar dari kamar mereka.


Ketika Dita sudah berhasil di singkirkan, Yoga berjalan ke meja makan dan menyiapkan bubur ayam untuk Dionne.


“ Yoga, panggil Dita lagi kesini!!!.” Pinta Dionne dengan kesal.


“ Kamu jangan kebanyakan ngomel, nanti asam lambung nya naik lagi.” Ucap Yoga kemudian menghampiri Dionne bersama dengan semangkuk bubur yang sudah di racik nya.


“ A...” Yoga mulai menyuapi Dionne.


“ Aku bisa makan sendiri!.” Dionne merebut mangkuk itu dari tangan Yoga.


“ Auuuu.” Teriak Dionne ketika merasakan panas di tangannya.


“ Majikan sama ajudan sama aja. Ngeyel!.” Gerutu Yoga sambil meraih lagi mangkuk bubur dari tangan Dionne.


“ Kamu bilang apa tadi?!.”


“ Dita juga bisa melakukannya!. Panggil lagi Dita sekarang juga!. Aku tidak mau di suapin sama kamu.”


“ Kenapa?, kamu takut jatuh cinta ya sama aku...” Tanya Yoga dan mata Dionne langsung terbelalak seketika.


“ Sampai berapa kali harus aku katakan, aku tidak akan pernah jatuh cinta sama kamu!.” Tegas Dionne.


“ Haiihhh, seram banget sih Dionne. Sudah-sudah, makan dulu saja. Supaya energi nya kembali pulih dan bisa marah-marah lagi nanti.” Ucap Yoga sambil memberikan sesendok berisi bubut ayam ke mulut Dionne.


“ Kamu ini...nyebelin!.”


“ Aaaa....” Yoga memaksa masuk sendok itu ke mulut Dionne. Dan dengan terpaksa akhirnya Dionne mau menerima suapan demi suapan bubur dari Yoga.


“ Dionne pintar, jika terus semangat makan seperti ini kamu pasti cepat sembuhnya.” Ucap Yoga sambil mengelus kepala Dionne beberapa kali.


“ Berhenti memperlakukanku seperti anak kecil Yoga!.” Protes Dionne lagi.

__ADS_1


“ Ya maaf, harus nya aku memang memperlakukanmu seperti isteri yang sebenarnya kan.” Mata Yoga melirik genit, Dionne langsung memalingkan wajahnya.


Dita pasti sudah selesai sarapan juga. Aku akan memintanya kembali ke sini. Lama-lama dengan Yoga bisa membuatku gila. Dionne


Dionne membuka layar ponsel nya dan langsung menghubungi Dita.


Aneh, Dita tidak biasanya seperti ini. Kenapa dia tidak jawab panggilanku. Dionne


“ Kenapa?.” Tanya Yoga ketika melihat Dionne sedang mengernyitkan kedua alisnya.


“ Kamu apakan Dita?.” Tanya Dionne balik dengan mata yang melotot.


“ Aku kan selama ini disini, memang nya sudah aku apakan?.”


“ Pasti kamu sudah menyuruh Edhi untuk melakukan sesuatu kepada Dita?, jawab!.” Dionne semakin meradang.


“ Hai...kamu bisa tidak sih, tidak teriak-teriak seperti itu?. Nanti asam lambung kamu naik lagi.”


“ Jika kamu seperti ini bukan hanya asam lambung aku saja yang naik, darah ku juga semakin naik. Kamu ini mau membuatku sembuh atau mau membunuh ku sih!!!.” Teriak Dionne lagi.


“ Sudah-sudah. Telingaku mau pecah dengarnya. Cerewet sekali sih!.”


Yoga mengambil ponsel nya, dia mau langsung menghubungi Edhi. Apa yang sudah di lakukan Edhi pada Dita.


**


“ Ya tuan...” Jawab Edhi.


“ Dimana Dita?.” Tanya Yoga.


“ Di IGD tuan.”


“ Apa?!!!.”


******************************************


Sudah masuk bab ke 13 nih. Tapi masih sepi like dan komentar...

__ADS_1


Lanjut gak yaaa 👩🏼‍💻


Kalau masih ingin lanjut, jangan lupa berbagi kebaikan dengan memberikan Like, Comment dan Vote nya ya 🙏🏻🥰🙏🏻


__ADS_2