Berjuta Taktik Merayu Isteri

Berjuta Taktik Merayu Isteri
Pesta Kemenangan Yoga


__ADS_3

Yoga sudah berada di atas rooftop menara permata. Bersama dengan Zayyan dan beberapa rekan kerja lainnya yang sudah mengantar nya sukses mendapatkan posisi sebagai presiden direktur permata group.


Di rooftop tersebut terdapat restoran modern hidangan Perancis tradisional dengan desain interiornya yang sangat mewah dan elegan. Menghadap langsung ke langit lepas, membuat suasana hari yang mulai menggelap menjadi sangat lebih indah dengan kelipan lampu dan gemerlap bintang di atas langit sana.


“ Selamat ya bro...” Ucap Zayyan sambil memeluk sepupunya itu.


“ Ini semua berkat bantuan lo dan juga si cemong itu. Thanks yaa.” Yoga melirik ke arah Carlos yang terlihat sedang asik mengobrol dengan Nayla.


“ Dia cantik banget brother...” Ucap Yoga lagi ketika mereka sudah saling melepaskan pelukan. Tatapannya masih tertuju kepada Nayla yang masih bersama Carlos.


“ Dia juga cantik sekali...” bisik Zayyan sambil mengarahkan pandangan matanya ke balik badan Yoga.


Disana terlihat Dionne datang sambil menggandeng raja Sebastian. Membuat seluruh tamu yang ada disana langsung menyambut mereka dan memberikan salam serta sapa. Mereka hanya berdua, berjalan santai ke arah Yoga tanpa ada pengawalan.


“ Dionne...raja Sebastian. Kehormatan besar sekali kalian bisa datang di acara ini.” Yoga terharu. Raja Sebastian langsung melepaskan tangannya dari Dionne dan memeluk anak menantunya itu.


“ Panggil saja saya ayah.” Pinta raja Sebastian mengejutkan Yoga.


“ Ayah?.” Tanya Yoga tidak percaya.


“ Ya, karena kan kamu adalah anak menantu saya. Sudah seharusnya kamu memanggil saya ayah. Jangan terlalu kaku dengan menyebut raja.” Jawab raja Sebastian. Dan dia pun melepaskan pelukannya.


“ Selamat ya Yoga.” Ucap raja Sebastian lagi sambil memegang kedua bahu Yoga.


“ Ya...berkat bantuan ra...maksud saya, bantuan ayah dan juga isteri tercinta saya...” Yoga melirik ke arah mata Dionne yang langsung menyipitkan kedua matanya ketika Yoga menyebutnya isteri tercinta.


Malam semakin larut, namun suasana pesta itu malah semakin ramai dan bertambah ceria dengan kehadiran beberapa penyanyi cantik papan atas yang sengaja di undang Yoga datang untuk memberikan hiburan.


Dionne berjalan pelan menghampiri Nayla yang sedang menikmati minumannya sambil mengobrol dengan Zayyan.


“ Hai...boleh gabung?.” Tanya Dionne. Nayla pun langsung menyambutnya dengan ramah dan memberikan tempat duduk untuk Dionne.


“ Hai Dionne, tentu saja.” Jawab Nayla sambil tersenyum manis.


Dionne pun langsung duduk tepat di hadapan pria yang hampir saja jadi suaminya, dan di samping nya bersama wanita cantik yang juga hampir saja menjadi isterinya Yoga.

__ADS_1


“ Apa kalian bahagia sekarang?.” Tanya Dionne ke Zayyan dan Nayla. Membuat sepasang kekasih itu langsung bertatapan satu sama lain.


“ Tentu saja, kami bahagia. Iya kan Nay?.” Jawab Zayyan. Tatapannya tajam menunggu jawaban yang dia inginkan dari Nayla.


“ Oh iya puteri, tentu saja kami bahagia. Aku pribadi sebenarnya mau minta maaf sebelumnya. Karena batalnya pernikahan puteri dan juga...Zayyan.” Ucap Nayla.


“ Panggil saja aku Dionne, Nay. Santai saja. Aku hanya menjadi puteri di negaraku. Bukan di sini.” Ucap Dionne tanpa melihat sedikitpun ke arah Nayla.


“ Ya...Dionne.” Sebut Nayla dengan keraguan. Namun Zayyan memberikan kekuatan mental untuk Nayla dengan memberikan senyuman tampannya.


Dionne sebenarnya langsung ingin banyak bicara kasar dengan Nayla dan Zayyan. Karena mereka berdua lah yang sudah membuatnya terpaksa menikah dengan Yoga. Namun lidah nya tiba-tiba menjadi keluh ketika melihat tatapan lugu Nayla untuk mengatakan hal yang mungkin saja bisa menyakiti perasaan Nayla. Belum lagi Zayyan yang seakan-akan sudah siap melindungi Nayla dari kemungkinan terburuk yang akan Dionne lakukan.


“ Ya aku harap kalian benar-benar bisa bahagia. Bisa membuktikan kepadaku tentang kekuatan yang kalian sanjung itu...yang buat aku, cinta...hanyalah kelemahan dan kepalsuan.” Ucap Dionne. Ada tatapan kecewa di mata Zayyan, yang membuatnya langsung menghampiri Nayla dan langsung merangkulnya.


“ Terima kasih untuk doa nya, tapi sepertinya kami tidak perlu membuktikan apapun kepadamu seberapa kuat rasa cinta kami. Harapan kami, semoga kamu dan Yoga juga mendapatkan kebahagiaan dan lekas di berikan momongan juga.” Ucap Zayyan.


“ Oh iya, malam sudah terlalu larut. Aku akan mengantarkan Nayla pulang. Terima kasih.” Lanjut Zayyan langsung membawa Nayla jauh dari Dionne.


^^^Hahaha kenapa aku jadi tertarik sekali untuk melihat seberapa kuat rasa cinta kalian. Apakah lebih besar dari kebodohan kalian yang kalian miliki. Dionne^^^


“ What...cemburu? Hahaha buat apa aku cemburu dengan kebodohan orang-orang itu?...aku hanya ingin berkata kasar saja ketika melihat mereka bersama tadi. Bukan karena aku cemburu, tapi karena mereka lah yang sudah membuatku jadi menikah dengan mu!.” Jawab Dionne. Yoga tidak menghiraukan ucapan Dionne, dia malah memberikan segelas Citron Presse kepada Dionne yang dari tadi sudah di siapkannya.


“ Jangan marah-marah mulu dong sayang, nanti cepet tua loh...minum ini dulu ya.” Ucap Yoga.


“ Oh minuman ini ya...boleh aku melihatmu meminum terlebih dahulu, gelas yang ini tentunya.” Dionne memberikan kembali ke Yoga segelas Citron Presse yang baru saja di berikan Yoga padanya.


“ Tentu saja.” Yoga langsung meminumnya sampai habis.


“ Dan ini...” Dionne menyerahkan lagi satu gelas lainnya kepada Yoga. Tanpa berkata-kata Yoga langsung mengambil dan meminumnya lagi sampai habis.


“ Aku tidak akan mau membuat isteriku khawatir. Semua makanan dan minuman disini aman dari obat apapun. Kamu tenang saja sayang.” Ucap Yoga ketika menghabiskan minunam di gelas keduanya.


Dionne menatap Yoga dengan kesal, kemudian berdiri dan meninggalkan Yoga begitu saja. Dilihatnya raja Sebastian sedang fokus bicara dengan seorang CEO dari salah satu anak usaha bisnis Permata Group yang bergerak di bidang tambang. Dionne pun beralih pandangan ke seorang pria yang sedang asik menyepi sambil menatap layar ponsel nya.


“ Malam...miss Carla.” Sapa Dionne membuat telinga Carlos langsung terasa panas.

__ADS_1


“ You sudah lihat gue dandan semaco ini masih saja di panggil miss Carla!.” Protes Carslos. Dia kembali fokus dengan layar ponselnya.


“ Hmmm...warna bibir yang menarik...maco sekali.” Sinis Dionne sambil memandang warna bibir Carlos yang menyala merah muda.


“ Yuhuuu, suami isteri sama saja suka nyinyir.” Ucap Carlos pelan.


“ Sorry, jangan samakan aku dengan Yoga. Kami beda!.” Protes Dionne.


“ Iyalah beda, kalau sama mah kembar. Kembar juga banyak beda nya.” Gerutus Carlos lagi sambil meminum lemon tea yang dari gelasnya di belai-belai olehnya.


“ Hahaha ya sorry Carlos, boleh aku bertanya sesuatu kepadamu?.” Tanya Dionne.


“ Tanya saja, mau bertanya saja minta izin segala.” Jawab Carlos.


Dionne memandang ke arah sudut cafe. Saat ini Yoga sedang bicara dengan ayahnya.


^^^Ayah tidak pernah seramah itu dengan siapapun. Apalagi sampai datang ke pesta seperti ini tanpa pengawalan ajudan di sampingnya. Kenapa bisa langsung se santai itu dengan mereka. Dionne^^^


“ Yuhuuuu. You jadi mau nanya gak?. Kalau enggak gue mau pulang. Tuh si Naynay cuantik and Zayyan sudah cuss aja.” Tanya Carlos membuyarakan lamunan Dionne ke Yoga dan ayahnya.


“ Ya, apa yang kamu ketahui dari rahasia Yoga?.” Tanya Dionne penasaran.


“ Rahasia...yang mana?.” Tanya balik Carlos.


“ Yang waktu itu pernah kamu bicarakan dengan Yoga. Rahasia tentang hubungan dia dengan wanita-wanita nya itu.” Jawab Dionne.


“ Hahaha bukannya kalau rahasia memang harus di rahasiakan ya?. Kenapa lo gak tanya langsung saja sama suami you itu...” Ledek Carlos membuat Dionne kesal.


“ Kalau memang harus dirahasiakan...is oke. No problem.” Dionne lalu membalikkan badannya dari Carlos.


“ Jangan di kondisi ramai saat ini. Kalau mau besok sore di white cafe.” Ucap Carlos menghentikan langkah kaki Dionne.


“ Ok, jam 5 sore di White cafe.” Dionne pun berlalu dari Carlos.


^^^Sorry Yoga, sepertinya Dionne memang harus tahu. Mumpung isteri mu itu sudah mulai mau cari tahu tentang kehidupanmu. Carlos^^^

__ADS_1


__ADS_2