
Dionne melihat Carlos yang turun lagi dari mobilnya dan berlari menuju cafe yang tadi mereka kunjungi. Tidak lama kemudian Carlos kembali
lalu menghampiri super car Dionne yang sangat mencolok dibanding mobil lainnya yang sedang terparkir disana.
Tok...tok...ketuk Carlos ke kaca mobil Dionne, dan Dionne pun segera membuka kaca mobilnya.
“ Ada apa?.” Tanya Dionne.
“ You tadi lihat ponsel eike gak yang satunya?.” Tanya Carlos balik.
“ Kalau pun lihat, aku tidak mungkin membawanya kan?!.” Jawab Dionne kesal.
“ Oh iya, minta nomer nya Zayyan dong.” Pinta Carlos membuat Dionne bingung.
“ Karena nomer nya ada di ponsel gue yang satunya. Kayanya ketinggalan di rumah.” Lanjut Carlos sebelum Dionne bertanya.
Dionne segera membuka layar ponsel nya dan lalu menunjukannya ke Carlos.
“ Nih orang emang ngeselin aja deh. Main ninggalin si Naynay cuantik begitu saja.” Gerutu Carlos membuat Dionne jadi penasaran.
“ Zayyan kemana?.” Tanya Dionne.
“ Dia pergi sama Kayla ke Korea Selatan...yaudah, thanks yaa Dionne. Eike mau hubungi si Zayzay dulu. Bye.” Jawab Carlos setelah berhasil menyimpan nomer Zayyan lagi. Dia pun langsung kembali ke mobil nya dan beranjak pergi.
^^^Baru kemarin malam mereka menunjukkan kemesraan di hadapanku. Itukah yang di sebut cinta. Nanti bersama tidak lama berpisah lagi...aneh. Dionne^^^
•
•
•
Di dalam ruang keluarga Yoga bersama dengan ayah mertua nya sedang bicara bersama. Mereka saling bertukar pikiran tentang kelanjutan project lintas benua sambil menunggu kepulangan Dionne. Namun pembicaraan mereka berubah haluan ketika raja Sebastian teringat akan salah satu syarat darinya untuk kelangsungan project lintas benua.
“ Apakah sudah ada tanda-tanda Dionne hamil?.” Tanya raja Sebastian membuat dada Yoga terselitik. Antara ingin tertawa atau menangis mendengarnya.
“ Soal itu...sepertinya belum hehehe.” Jawab Yoga jadi salah tingkah sendiri.
“ Kenapa belum hamil juga? Kamu benar-benar pria perkasa kan Yoga...” Tanya raja Sebastian lagi, kali ini membuat jiwa laki-lakinya Yoga yang tergelitik.
“ Perkasa...sudah pasti dong ayah. Siapa yang tidak kenal Yoga Atmodjo. Idola...” Yoga tidak melanjutkan ketika melihat kejengkelan di wajah ayah mertuanya.
“ Kamu pikir saya tidak tahu, kalau kamu itu tidak pernah melakukan hubungan intim sama mantan-mantan mu. Karena itu lah justru saya jadi khawatir, kamu benar-benar pria perkasa atau bukan?!.” Ucap raja Sebastian seketika membuat jantung Yoga berdendang dalam irama yang tidak teratur.
“ Hahaha...dari mana ayah tahu kalau saya...Maksud saya..ya saya jujur memang saya suka gunta-ganti pasangan. Tapi memang saya tidak pernah melakukan hubungan itu. Bukan karena saya tidak perkasa...sumpah, saya cuma takut dosa hehehe.” Ucap Yoga dengan terbata-bata sambil tersenyum sendiri.
__ADS_1
“ Hahahaha memang nya kamu tahu apa itu dosa?!.” Ledek raja Sebastian.
“ Ya, hehehe. Tapi...ayah benar tahu dari mana kalau saya seperti itu?.” Tanya Yoga penasaran.
“ Saya tahu semua kehidupan kalian. Tidak mungkin saya mengizinkan puteri saya menikah dengan mu kalau kamu benar-benar suka sembarangan tidur dengan banyak wanita.” Jawab raja Sebastian.
Dionne yang sebenarnya sudah ada dari tadi di balik tembok pembatas ruang tengah yang menghubungkan ruang tamu dan kamarnya dengan ruang keluarga. Dia mendengar yang sedang dibicarakan oleh ayah dan suaminya itu.
Para pengawal yang sedang berada disana hanya bisa terdiam melihatnya. Karena Dionne yang mengisyaratkan kepada mereka untuk diam.
“ Yoga...begitu banyak wanita yang kamu kencani sebelumnya, apakah karena kamu benar-benar cinta sama mereka atau hanya sekedar bermain-main saja?....bagaiaman dengan Dionne?.” Tanya raja Sebastian dengan memasang wajah yang sangat serius.
“ Saya salah...karena selama ini saya hanya terlalu terobsesi untuk memiliki pasangan, bahkan ketika sudah ada saya masih mencari lagi untuk cadangan ketika pasangan saya pergi, sampai saya benar-benar mendapatkan wanita terbaik yang bisa saya cintai dan mencintai saya apa adanya. Tapi saya sudah memutuskan untuk menikah dengan Dionne. Saya tidak akan menikahi wanita yang tidak saya cintai...” Jawab Yoga membuat jantung Dionne yang mendengar nya dari balik dinding langsung berdegup dengan kencang.
“ Benar kamu mencintai Dionne?...bukan karena project ini?.” Tanya raja Sebastian lagi sambil melirik ke arah guci besar berwarna hitam yang ada di sudut ruangan. Dari sana dia dapat melihat dengan jelas Dionne yang sedang mengumpat sambil menguping pembicaraan mereka.
“ Ya, saya mencintai Dionne bukan karena project ini.” Tegas Yoga dalam jawabannya.
Raja Sebastian mengambil ponselnya lalu mengetikan pesan kepada puterinya yang sedang merasa aneh dengan debaran yang ada di dadanya.
“ Sudah dengar semuanya, kenapa masih bersembunyi?.”
Dionne pun langsung berlari kembali masuk kedalam kamarnya. Tanpa menjawab pesan ayahnya sama sekali.
Raja Sebastian hanya tersenyum tipis melihat kelakuan puterinya. Dia kembali bicara dengan Yoga.
“ Yasudah, kamu kembali ke kamar sana. Dionne pasti sudah menunggu. Cepat berikan cucu untuk saya!.”
“ Baik ayah, saya permisi.”
Yoga segera pamit dan berjalan cepat menuju kamar Dionne.
Sesampainya dalam kamar Yoga melihat Dionne sedang sibuk dengan laptop di meja kerja nya.
Yoga pun langsung menarik nafas dalam-dalam kemudian merebahkan dirinya di atas ranjang, lalu mengecek semua pemberitahuan yang ada di layar ponselnya.
“ Hai...turun dari sana!. Itu ranjang ku...turun!.” Pinta Dionne kesal, namun Yoga sama sekali tidak menghiraukannya.
^^^Ohh mau coba-coba berontak ya. Pasti kalau aku bahas ini kamu langsung merespon. Dionne^^^
“ Katanya Zayyan akan ke Korea Selatan bersama dengan Kayla.” Ucap Dionne.
“ Pasti Zayyan mau mengembalikan kecantikan Kayla.” Ucap Yoga sambil menatap layar ponselnya.
“ Apakah mereka akan bersama lagi?, bagaimana dengan Nayla?.” Tanya Dionne.
__ADS_1
“ Kisah cinta mereka memang rumit. Nayla pasti akan baik-baik saja.” Jawab Yoga.
“ Kamu pasti akan mengejar Nayla lagi jika Zayyan kembali dengan Kayla.” Ucap Dionne sambil tersenyum sinis menatap suaminya yang sedang asik menatap halaman media sosial milik artis cantik terkenal dari layar ponselnya.
^^^Cinta...cinta...dasar mesum. Aku rasa semua wanita pasti sudah dia cintai. Bohong banget dia menikah denganku karena cinta, bukan karena project lintas benua. Dionne^^^
Yoga melempar ponselnya ke atas kasur. Lalu menghampiri isterinya yang kembali sibuk dengan laptop miliknya.
“ Apa kamu tidak keberatan jika aku kembali bersama dengan Nayla?.” Tanya Yoga di telinga Dionne.
“ Kamu mau bersama dengan ribuan wanita lainnya pun aku tidak akan pernah peduli. Sana...jijik tahu!.” Ucap Dionne sambil menodorong Yoga agar menjauh darinya.
“ Jika itu mau mu. Aku akan kembali pada mereka...” Bisik Yoga lagi di telinga Dionne.
“ Silahkan, dan jangan pernah mendekatkan wajahmu seperti itu lagi!.”
“ Kenapa...bukannya aku juga punya hak untuk menikmati seluruh tubuhmu?!.”
“ Tidak akan pernah !!!.”
“ Lalu bagaimana kamu mau punya anak dariku jika di sentuh aku aja kamu tidak mau?!” Tanya Yoga lagi kembali mendekat ke Dionne.
“ Aku tidak akan mau disentuh raja mesum seperti mu. Inseminasi intrauterine tetap menjadi pilihan terbaik untuk masa depan kita!.” Jawab Dionne sambil berdiri dan menjauh dari Yoga.
“ Hahaha tapi aku tidak akan pernah menyerahkan sp***a ku tanpa berhubungan intim dengan mu! Kamu tidak akan bisa hamil tanpa aku sentuh Dionne!!.”
“ Aku juga tidak ingin memiliki anak darimu jika tidak karena terpaksa. Kamu itu sangat menjijikan!.”
“ Benarkah...”Yoga kembali mendekati Dionne.
“ Yosum...apa yang mau kamu lakukan ?!.” Tanya Dionne ketika dia sudah terpojok oleh gerakan langkah kaki Yoga.
“ Ya mengambil hak ku lah. Dua bulan lebih menikah hanya untuk bertengkar, apa kamu juga tidak mendambakan kenikmatan itu?.”
“ Pergi Yosum, dasar cabul!!!” Dorong Dionne lagi.
“ Ssst, jangan berisik Dionne. Orang tuamu ada di luar sana. Apa kamu mau mereka mendengar teriakanmu?.”
“ Dasar cabul, kamu mau ambil kesempatan ya. Jangan harap!!.” Ucap Dionne sambil menendang lututnya ke arah bagian tubuh kebanggaan Yoga.
Namun Yoga berhasil mundur dengan cepat dan menangkap kaki Dionne. Seketika itu juga Dionne hampir terjatuh jika Yoga tidak lekas menangkapnya dan kini sudah menggendong Dionne lalu meletakkan Dionne di atas ranjang.
“ Brengs*** kamu Yosum!. Menjauh dariku...kamu.. hmm_.”
Ucapan Dionne terputus ketika Yoga berhasil memaksa lidah nya masuk kedalam mulut Dionne.
__ADS_1