
Dita berjalan kesal di belakang Rachel, wanita yang baru saja tinggal di rumah majikannya itu masih sibuk mencari-cari pakaian yang dia sukai di dalam mall. Sudah ada tiga gody bag besar yang tadi dia beli dari toko pakaian Zoro, dan sepertinya saat ini akan dapat tiga pelastik besar lagi di toko pakaian Uniqlaaa.
Dionne memang minta Dita menemani Rachel, juga memberikan sebuah debit black card miliknya kepada Dita.
“ Hai nona, sepertinya sudah cukup banyak. Kita pulang sekarang ya.” Ucap Dita ketika dia baru saja membayarkan belanjaan Rachel.
“ Belum Dita, aku belum membeli skin care juga make up. Mall nya kan juga tutupnya masih lama. Dua jam lagi, masih ada waktu lah. Lagian kamu bawel banget sih ngajak balik buru-buru mulu. Sebagai asisten ku saat ini, kamu ikutin saja kemana aku pergi, memang kamu mau kena marah puteri mu itu kalau aku menghilang?!.” Protes Rachel.
“ Siapa asisten mu?!. Aku ini hanya bekerja untuk puteri Dionne, dan aku lulusan terbaik militer wanita di negara B. Jangan sembarangan bicara kamu!!” Tegas Dita.
“ Tidak ada yang nanya kamu lulusan mana kan?. Ya, aku tahu kamu hanya bekerja untuk puteri Dionne, dan puteri mu itu sudah memberikan tugas untukmu menemaniku dan membelikan semua kebutuhanku. Apa kamu lupa?!.” Tanya Rachel dengan senyuman sinisnya kepada Dita. Dia pun langsung berjalan meninggalkan Dita.
^^^Dasar kecoa bau tidak tahu diri, lagian kenapa sih puteri mau-mau nya bawa wanita itu ke rumah. Awas saja kamu jika sampai merayu tuan Yoga dan menyakiti hati puteri ku. Akan aku robek-robek wajah jelek milikmu itu!! Dita ^^^
Dita pun berjalan dengan kesal kembali mengejar langkah kaki Rachel yang kini sudah memasuki toko kosmetik terkenal di dalam mall tersebut. Sambil membawa tiga gody bag besar belanjaan Rachel sebelumnya, Dita mengecek ponselnya yang baru saja bergetar.
Buk!!!
Hidung Dita langsung terasa perih seketika. Dia baru sama menabrak seseorang yang menggunakan pakaian penuh dengan payet-payet hitam di jaketnya.
“ Dita, hidung mu terluka. Maafkan aku ya.” Ucap Carlos, ternyata Dita baru saja menabrak pria tersebut.
“ Oh, tidak apa kok. Selamat malam tuan Carlos.” Sapa Dita sambil mengelap hidung nya yang sedikit mengeluarkan darah.
Carlos langsung ramai meminta beauty advisor yang dan spg lainnya mencari alkohol atau obat oles.
__ADS_1
“ Hai...hai...buruan dong cari nya!!!.” Teriak Carlos. Pria itu juga langsung mengambil tas belanjaan yang sedang di pegang Dita.
“ Woww, berat sekali yes. Apakah ini semua belanjaan puteri mu?.” Tanya Carlos ketika Dita juga baru saja di paksa duduk di atas kursi panjang yang menghadap ke cermin di toko kosmetik itu.
“ Bukan...itu, belanjaan dia.” Jawab Dita kesal sambil melirikkan matanya ke arah Rachel yang sudah berdiri di belakang Carlos.
Carlos pun langsung menengok ke arah Rachel, dia langsung teringat akan sosok wanita yang ada di foto dan video viral Yoga saat mengilang di pulau C. Sedikit banyak Carlos juga mendengar tentang wanita itu dari Zayyan dan kapten Reza.
“ Selamat malam, kamu benar miss Carla kan? MUA terkenal itu. Senang sekali bisa berjumpa dengan mu disini.” Sapa Rachel, matanya berbinar ketika melihat Carlos.
“ Hai...” Sapa Carlos singkat, dia langsung memalingkan pandangannya lagi ke arah Dita. Lalu mengambil kotak obat yang baru saja di berikan seorang karyawan toko. Kemudian membersihkan hidung Dita dan menempelkan obat disana dengan lembutnya.
^^^Cih! Mencari kesempatan sekali ajudan jelek itu. Cuma luka sekecil itu sampai bikin heboh satu toko ini. Rachel ^^^
“ Sudah selesai cantik, maaf ya. Jaket ini sudah menyakitimu. Aku janji tidak akan pernah pakai jaket ini lagi.” Ucap Carlos sambil membuka jaketnya hingga memperlihatkan tubuh kekar nya yang hanya di tutupi kaos ketat berwana putih yang menunjukkan otot-ototnya.
“ Tidak apa tuan Carlos, aku saja tadi yang kurang hati-hati. Oh iya nona Rachel, apakah kamu sudah mendapatkan barang yang kamu mau? Baru saja puteri Dionne memberikan pesan kepadaku.” Tanya Dita kepada Rachel.
“ Aku belum mendapatkan make up yang cocok untukku. Kebetulan disini ada miss Carla, apakah miss Carla bersedia membantuku mencarikan make up untukku?.” Rachel menatap wajah Carlos dengan penuh berharap Carlos akan membantunya dengan senang hati.
“ Hmm, boleh. Untuk konsultasi dua ratus juta ya.” Jawab Carlos.
“ Apa, dua ratus juta?...eh, Gak masalah. Aku memang di minta puteri Dionne membeli apapun yang aku butuhkan. Dia pasti tidak keberatan untuk hal itu kan ya Dit...” Ucap Rachel tanpa beban sama sekali.
Carlos dan Dita menatap wanita yang masih menunggu respon dari Dita tersebut.
__ADS_1
“ Dita, sekarang ini sudah malam. Sebaiknya kamu lekas pulang. Aku akan mengantarmu pulang ya.” Ucap Carlos tidak memperdulikan Rachel lagi.
“ Tunggu dulu, aku belum mendapatkan makeup ku. Kalau memang kamu tidak mau membantuku, aku akan mencari nya sendiri.” Cegah Rachel.
“ Tidak bisa! Toko ini sudah tutup.” Tegas Carlos.
“ Hahaha ini masih pukul setengah sembilan malam loh. Mall ini kan tutupnya jam sepuluh malam.” Ucap Rachel, dia pun akan melangkah pergi dari mereka untuk mencari makeup yang dia inginkan.
“ Ini toko gue. Terserah gue mau tutup jam berapa juga!!.” Tegas Carlos lagi menghentikan langkah Rachel.
“ Oh...toko besar ini ternyata milik miss Carla. Oke, apa kamu tidak menyukaiku? Baiklah, aku akan mencari skincare dan makeup ku di toko lain sana. Yuk Dita.” Ucap Rachel, namun tangannya yang ingin menarik tangan Dita langsung di tepiskan oleh Carlos.
“ Dita ini wanita ku, bersikap baiklah kepadanya.” Ucap Carlos mengejutkan Dita dan Rachel. Juga orang-orang yang kebetulan berada disana.
“ Apa, wanita mu?...” Tanya Rachel tidak percaya.
Carlos tidak memperdulikan pertanyaan Rachel. Dia langsung meletakkan tiga tas Zoro yang besar itu ke atas lantai dan mengajak Dita pergi dengannya.
“ Eh, ini belanjaan milikku kenapa di tinggal?!.” Protes Rachel.
“ Bawa sendiri!!!.” Tegas Carlos lagi.
“ Sial...aku akan mengaduhkan perbuatan kalian kepada puteri Dionne. Awas yaa kalian!!! Aku belum mendapatkan skincare juga make up ku!!! Hai tunggu!!!.” Teriak Rachel sambil membawa semua tas belanjaannya dan mengejar langkah kaki Carlo dan Dita.
“ Kenapa wanita itu bisa sampai bersama kalian?.” Tanya Carlos pelan di telinga Dita. Tangan Carlos masih merangkul punggung Dita.
__ADS_1
“ Aku juga tidak mengerti tuan, padahal tuan Yoga juga tidak setuju wanita itu tinggal bersama dengan kami. Tapi puteri Dionne yang menginginkannya.” Jawab Dita.
“ Kamu dan Edhi harus lebih menjaga puteri mu dan Yoga ya. Sepertinya dia itu...wanita ular.” Bisik Carlos di telinga Dita.