Berjuta Taktik Merayu Isteri

Berjuta Taktik Merayu Isteri
Cemburu Lagi


__ADS_3

Yoga melangkahkan kakinya menuju kamar tidur, di dalam sana Dionne seperti biasa masih sibuk dengan laptopnya, dia pun tidak menoleh sedikitpun ketika Yoga membuka pintu dan menghampirinya.


“ Kok kamu belum siap-siap?.” Tanya Yoga, Dionne sejenak menghentikan ketikan jari-jarinya. Lalu melanjutkan lagi pekerjaannya.


“ Sayang...aku bantu siap-siap ya. Kamu mau pakai gaun yang mana?. Aku ambilkan ya...” Tanya Yoga lagi. Dionne menghentikan kembali ketikan di keyboard laptop nya.


“ Aku tidak kenal dengan mereka, hanya buang-buang waktu saja datang ke pesta mereka. Kalau kamu mau pergi silahkan...” Ucap Dionne, lalu dia kembali menggerakkan jari-jari lentiknya di atas keyboard tersebut.


Malam ini adalah acara pernikahan Ardi dan Yolanda. Mantan kekasih nya Nayla yang sudah berhasil merebut hak waris di Perkasa group dari kakak kandung nya sendiri, karena bantuan Ani Atmodjo.


“ Sebenarnya aku juga tidak begitu mengenal mereka. Tapi demi Zayyan dan Nayla, aku harus datang ke pesta itu.” Ucap Yoga.


“ Zayyan dan Nayla....?, maksudmu Zayyan sudah kembali ke Indonesia?. Lalu siapa yang dia pilih, Nayla atau Kayla?.” Tanya Dionne penasaran.


“ Ciee ciee, langsung semangat kalau bahas Zayyan. Gak tau apa, ada yang langsung cemburu nih.” Ledek Yoga.


“ Siapa...kamu cemburu sama Zayyan? Hahaha bukannya iya ya. Kamu kan selalu kalah dari dia selama ini. Bahkan sampai soal asmara pun kamu juga kalah. Aku tahu, kamu pernah jatuh cinta dengan Tamara. Tapi Tamara malah memilih Zayyan hingga mereka menikah. Lalu kamu mengalihkan perasaan mu kepada banyak wanita lain, sampai ketika Nayla datang di kehidupan kalian. Kamu yang sudah tahu dari awal maksud dan tujuan tante mu mengutus Nayla untuk merusak rumah tangga Zayyan dan Tamara langsung mengambil kesempatan sebagai pahlawan dan memaksa Nayla menerima cinta mu bahkan menikah dengan mu. Tapi sayangnya...Nayla malah lebih memilih menjadi pelakor di pernikahan Zayyan dan Tamara, di banding menikah dengan perjaka seperti mu. Walaupun sudah banyak hal yang sudah kamu lakukan untuknya, bahkan kamu juga sudah membayar hutang-hutang Nayla ke tante mu. Hahaha kasihan kamu Yoga.” Ucap Dionne dengan sinis kepada suaminya itu.


Yoga lebih melangkahkan kakinya lagi, semakin mendekati Dionne. Lalu menutup layar laptop Dionne tanpa sepata katapun.


“ Hai...kamu sudah kalah masih tidak mau mengalah. Kenapa main seenaknya seperti ini!.” Protes Dionne ketika Yoga menutup paksa layar laptop miliknya.


“ Aku memang sedang cemburu sayang. Tapi bukan pada kisah cinta Zayyan, aku juga tidak pernah cemburu sedikitpun dengan apa yang Zayyan miliki, bahkan ketika aku selalu menjadi yang ke dua setelahnya selama ini di Permata Group. Sumpah demi apapun aku tidak pernah cemburu dengan siapapun...kecuali dengan laptop mu.” Ucap Yoga. Matanya melirik dengan kesal kearah laptop kesayangan isterinya itu.


“ Lalu dengan lidah mu yang barusan sudah menyebut nama Zayyan dengan semangat nya.” Lanjut Yoga lagi sambil memegang dengan lembut bibir Dionne.


“ Aku cemburu dengan semua yang kamu lakukan bukan untukku sayang...” Ucap Yoga lagi, kini bibirnya sudah menyatu dengan sempurnah di bibir Dionne.




Sesampainya di pesta pernikahan Ardi dan Yolanda. Yoga dan Dionne langsung berbaris untuk memberikan salam dan selamat untuk kedua mempelai. Di luar barisan tersebut ada juga Dita yang ikut berbaris untuk mengantri mengambil siomay di gubukan prasmanan.


Namun baru beberapa kali melangkah kaki Dita malah tersangkut di gaunnya sendiri hingga menabrak Carlos yang ternyata juga sedang berbaris tepat didepannya.

__ADS_1


“ Aduh, you punya mata gak sih?!.” Tanya Carlos kesal. Saat itu juga Carlos langsung menangkap Dita yang hampir saja tersungkur kelantai ketika menabrak Carlos.


Mata Carlos langsung terbelalak tidak percaya ketika melihat wanita yang di tangkap olehnya adalah ajudan tomboy yang disukainya, dan malam itu terlihat jauh lebih cantik dibanding biasanya. Membuat Carlos terus memandang Dita tanpa mengedipkan matanya sedikitpun.


“ Cih...lepaskan tangan kotor lo dari tubuh gue!!.” Seru Dita.


“ Eh, udah di tolong malah ngomel. You kan yang nabrak gue. Kalau gue gak tolong you tuh tadi udah nyungsep di lantai sana.” Ucap Carlos kesal sambil melepas wanita itu dari nya.


“ Dita...” Panggil Dionne ke wanita tersebut.


“ Puteri, maaf. Saya tidak terbiasa menggunakan sepatu tinggi dan gaun seperti ini.” Ucap Dita.


Yoga yang melihat kehadiran Nayla di samping Carlos langsung mendekati Nayla.


“ Dita adalah pengawalnya Dionne.” Ucap Yoga.


“ Oh...oke.” Ucap Nayla memandang Dita dan Dionne dengan senyuman manisnya.


“ Hai Nayla...” Sapa Dionne sambil memeluk Nayla.


“ Hai Dionne.” Balas Nayla.


Yoga langsung menggandeng tangan Dionne ketika Nayla dan Dionne saling melepas pelukan.


“ Kami kesana dulu ya.” Ucap Yoga memaksa Dionne mengikuti langkah kakinya.


“ Kenapa kamu bertanyan Zayyan ke Nayla?.” Bisik Yoga di telinga Dionne.


“ Katamu kita kesini untuk mereka kan?. Aneh...” Ucap Dionne.


“ Iya, tapi setahu Nayla, Zayyan masih di Korea Selatan. Kita mau memberikan kejutan untuk Nayla dengan kepulangan Zayyan.” Bisik Yoga lagi.


“ Kalian semua memang aneh, kenapa Zayyan pulang saja jadi membuat repot semuanya. Udah saja kalau langsung temui Nayla.”


“ Inilah keindahan kejutan cinta sayang, kamu kan sering mendapatkannya dariku...” Bisik Yoga lagi membuat Dionne merinding seketika.

__ADS_1




Tiga puluh menit berlalu, Membuat Dionne merasa gelisah sendiri berada di tengah-tengah pesta dan tidak melakukan apapun kecuali hanya berbasa-basi dengan beberapa tamu undangan yang kebetulan rekan bisnis mereka.


Saat itu ketika pesta akan segera usai terlihat keramaian di depan panggung pengantin. Yoga merangkul pinggang Dionne kembali dan mengajak Dionne menuju pusat keraiaman tersebut.


“ Kita mulai ya...satu...dua...” Ucap mc memberikan komando kepada Ardi dan Yolanda untuk segera melempar buket bunga tersebut.


“ Tiga...” dan Buk!!!


Bunga tersebut tepat jatuh di depan wajah Nayla. Dengan reflek Nayla menangkap buket bunga tersebut.


“ Wah..wah...selamat ya nona. Semoga lekas menyusul kedua mempelai untuk segera naik kepelaminan juga.” Ucap mc tersebut di ikuti tepuk tangan dan sorakan dari para tamu undangan.


“ Apakah nona datang bersama pasangan nona sekarang? Dimana dia...”


Tanya mc tersebut membuat Nayla tertunduk malu karena dia merasa hanya datang bersama dengan Carlos dan beberapa teman kampusnya saja.


“ Wow....suit...suit...” Sorakan dari para tamu undangan lain kembali terdengar heboh.


Pandangan Dionne langsung tertuju kepada seorang pria yang tiba-tiba sudah berlutut di hadapan Nayla sambil menyerahkan sebuah cincin.


“ Nayla... will you marry me ?.” Tanya Zayyan membuat air mata Nagla seketika langsung mengalir deras.


Yoga melihat ketegangan di wajah Dionne yang ikut menyaksikan adegan romantis tersebut. Dia pun langsung membelai rambut Dionne dan berbisik lagi di telinganya.


” Romantis kan sayang.”


“ Hai...kenapa Nayla langsung menerima Zayyan begitu saja?. Bukannya Zayyan sudah meninggalkannya selama tiga bulan belakangan ini dengan Kayla?! Kenapa Nayla mau-maunya langsung menerima Zayyan?!.” Protes Dionne kesal ketika dia melihat Zayyan dan Nayla sudah saling berpelukan. Dan Zayyan langsung membopong Nayla keluar dari kerumunan orang-orang yang bersorak kepadanya.


“ Hahaha mereka saling mencintai sayang. Pasti ingin melepaskan kerinduan. Kita susul mereka yuk.” Ajak Yoga.


“ Kemana?.” Tanya Dionne penasaran.

__ADS_1


“ Danau cinta, disana juga sudah ada acara yang disiapkan untuk menyatukan Zayyan dan Nayla kembali. Yuk sayang...” Jawab Yoga namun Dionne melepaskan genggaman Yoga dari tangannya.


“ Pergi saja sendiri, aku tidak ada waktu lagi untuk melihat kekonyolan kalian semua.” Tolak Dionne.


__ADS_2