
Yoga masih menatap lemas layar ponselnya, Zayyan baru saja mengakhiri percakapan video call mereka. Namun kenyataan Shinta yang datang diam-diam ke Lapas X untuk menemui Ani Atmodjo membuat pihak kepolisian dan juga Zayyan curiga Shinta punya peran penting dalam kejadian penculikannya waktu itu.
“Aku sebenarnya tidak begitu mau perduli dengan masa lalu mu dan Shinta, setahu aku dia adalah mantan kekasihmu yang cukup lama. Kata Carlos kalian menjalin hubungan special itu selama satu tahun lebih kan...Kalau boleh tahu, apa alasan sebenarnya kamu memutuskan hubungan dengan Shinta?.” Tanya Dionne.
Yoga menarik nafasnya dalam-dalam, lalu melepasnya pelan melalui kedua hidung nya. Mengenang hubungan masa lalu dengan Shinta sebenarnya cukup membuat batinnya agak sedikit terluka. Ada alasan tersendiri Yoga mengakhiri hubungan itu tanpa diketahui oleh siapapun kecuali hanya dia, Shinta dan tantenya, Ani Atmodjo.
“Sebenarnya aku tidak ingin membuka kembali kenangan pahit saat itu, apalagi menceritakannya kepadamu. Tapi karena kamu adalah isteri tercantikku, aku akan menceritakannya.” Ucap Yoga sambil menghampiri Dionne yang sedang duduk di atas sofa sambil meluruskan kedua kakinya yang mulai membengkak.
“Apasih, bicara kok berbelit-belit seperti itu? Kalau kamu tidak mau cerita juga tidak apa kok!.” Gerutu Dionne.
Yoga yang sudah duduk persis disamping Dionne langsung mengecup kening isterinya itu dengan lembut. Dia mulai mengambil lagi nafas dalam-dalam dan akan menceritakannya semua kepada Dionne.
Saat itu Yoga sebenarnya hanya bermain-main saja mendekati Shinta, namun nyatanya Shinta jadi benar-benar menyukainya. Karena mereka sering makan bersama dan pulang bareng. Juga karena Yoga yang harus membackup pekerjaan Zayyan yang belum benar-benar pulih kesehatannya, hingga membuat Yoga dan Shinta jadi lebih sering memiliki kesempatan lagi bersama, baik didalam kantor maupun di luar kantor.
Ani Atmodjo yang mengetahui kedekatan Yoga dan Shinta langsung memanggil keduanya keruangannya, dan meminta mereka saling berkomitmen. Ani Atmodjo sangat mendukung hubungan mereka.
“Kalau begitu kita jalankan saja hubungan ini dulu, kedepannya bagaimana tinggal lihat nanti.” Ucap Yoga kepada Shinta. Mereka jadian menjadi sepasang kekasih atas saran dari Ani Atmodjo.
__ADS_1
Shinta yang sangat mengetahui kelemahan Yoga terus berusaha mengisi hari-hari Yoga dengan penuh rasa kasih sayang dan perhatian ekstra. Shinta paham, Yoga selalu merasa ketakutan yang luar biasa jika sedang sendiri tanpa ada pasangan. Jadi Shinta selalu hadir di hampir setiap malam bersama dengan Yoga, walau hanya sekedar menemani Yoga di kamar yang berbeda.
Yoga jadi sangat ketergantungan dengan Shinta, sedikit demi sedikit Yoga bisa membalas perasaan Shinta, dia mulai menyukainya dan berjanji akan setia bersama dengan Shinta selamanya.
Namun, saat itu menjelang hari ulang tahun Shinta. Yoga secara tidak sengaja mendengar obrolan antara Ani Atmodjo dengan Shinta.
“Apa, sejauh ini kalian hanya melakukan ciuman saja tidak pernah berhubungan intim?, Kenapa?! Saya kan perintahkan kepadamu Shinta, rayu Yoga sekuat tenagamu agar dia mau berhubungan dengan mu hingga membuat kalian tidak bisa terpisahkan lagi. Kalau perlu hadirkan anak di tengah-tengah hubungan kalian. Saya tidak mau raja Sebastian jadi lebih memilih Yoga di banding Zayyan nanti untuk menjadi menantunya!.” Ucap Ani Atmodjo dengan kesal.
“Ya bu Ani, saya akan berusah mencobanya lagi. Tapi saya sudah berhasil membuat Yoga jatuh cinta kepadaku. Kami sudah saling mencintai, sebenarnya tanpa jebakan atau rayuan lebih keraspun saya yakin Yoga akan tetap menikahi saya. dia janji akan melamar saya di hari ulang tahun saya nanti.” Ucap Shinta penuh percaya diri.
“Ah kamu, waktu saya minta kamu merayu Zayyan saja kamu gagal. Malah membuat Zayyan semakin cinta dengan isterinya yang matre itu, Tamara! Pokoknya saya mau kali ini kamu jangan sampai gagal lagi. Bagus jika ternyata sekarang kalian jadi saling mencintai, tapi ingat...Tugasmu selanjutnya tidak sampai disana Shinta!” Tegas Ani Atmodjo.
“Sebenarnya ketika nanti kesehatan pak Zayyan sudah benar-benar pulih. Saya yakin bisa mengajak Yoga pergi jauh dari Jakarta, saya bisa merayu Yoga meninggalkan Permata group, jadi pak Zayyan tidak akan ada saingan lagi di Permata group sesuai keinginan bu Ani.” Ucap Shinta.
“Hahaha, lalu bagaimana jika ternyata Yoga tidak mau jauh dari sini dan tidak mau pergi dari Permata group?.” Tanya Ani Atmodjo.
“So-soal itu, saya pastikan. Saya yang akan menghabiskan nyawa Yoga dengan tangan saya sendiri bu.” Jawab Shinta dengan suara yang sangat bergetar.
__ADS_1
“Hahahaha Shinta, kamu benar-benar membuat saya bertambah happy denganmu. Tidak sia-sia dulu saya menebusmu dari rumah bordir itu dan membiayai kehidupanmu dari mulai sekolah, masuk perguruan tinggi ternama hingga sampai saat ini. Kamu benar-benar salah satu orang kepercayaan saya.” Ucap Ani Atmodjo.
Yoga memang sudah mendengar ucapan jujur dari Shinta yang mengatakan kalau sebenarnya dia sudah tidak perawan lagi, karena orang tuanya sudah menjualnya ke salah satu rumah bordir untuk membayar hutang-hutang mereka. Padahal saat itu Shinta masih duduk di kelas enam sekolah dasar.
Shinta yang berhasil mendapatkan kesempatan lari dari rumah bordir tersebut, secara tidak sengaja bertemu dengan Ani Atmodjo yang sedang memantau lokasi lahan baru untuk membangun pabrik barunya.
“Bu, tolong aku bu...tolong aku, jika ibu tolong aku, aku janji akan jadi budak ibu seumur hidupku, asal jangan jadi pemuas nafsu pria-pria jahat itu.” Ucap Shinta sambil memeluk kedua kaki Ani Atmodjo.
Saat itu terlihat dia orang algojo yang yang berlari mengejar Shinta. Kedua algojo itupun langsunh terhenti langkahnya metika melihat kehadiran Daffa dan anak buahnya yang sudah mendapatkan kode dari Ani Atmodjo untuk melindunginya dan juga Shinta.
“Bagun lah nak, kamu akan baik-baik saja bersama kami.” Ucap Ani Atmodjo sambil tersenyum tipis, lalu mengajak Shinta masuk kedalam mobilnya. Dan membiarkan para pengawalnya itu menghabisi dua algojo penjaga rumah bordir itu.
Yoga yang mendengar pembicaraan itu semua dari balik dinding yang memisahkan ruangan mereka langsung berjalan pelan meninggalkan ruangan santai khusus direksi yang ada di lantai 22 tersebut.
Hatinya sangat sakit sekali, karena sudah mendengar langsung rencana jahat orang-orang yang sangat dia sayangi itu kepadanya.
^^^Kenapa kamu mau menyingkirkan ku tante, aku sama sekali tidak menginginkan hartamu dan juga semua harta permata group. Aku hanya membutuhkan kasih sayang mu saja yang sudah aku anggap seperti ibu kandungku sendiri. Dan Shinta...Se cinta apapun kamu kepadaku, aku yakin kamu akan jauh lebih mencintai dan menuruti semua keinginan tanteku itu. Maaf Shinta, bukannya karena aku tidak mau mengikutimu pergi dari rencana group. Tapi aku tidak akan bisa bersama dengan seorang wanita yang aku sayangi, namun diam-diam dia bisa saja membunuhku kapanpun disaat nyawaku sudah tidak diinginkan lagi oleh tanteku itu. Yoga ^^^
__ADS_1
Yoga pun lantas merespon sebuah pesan yang masuk kedalam pesan online di media sosialnya. Pesan dari seorang selebgram cantik yang sudah berkali-kali mencoba mengajak Yoga makan bersama.
“Hai cantik, Aku juga menginginkanmu, ada waktu malam minggu nanti?.” Tanya Yoga dalam jawaban pesan online di media sosial milij selebgram cantik tersebut.