Berjuta Taktik Merayu Isteri

Berjuta Taktik Merayu Isteri
Rencana Rachel


__ADS_3

3 Tahun 4 Bulan Yang Lalu


Toto baru saja melakukan conference call meeting dengan aplikasi rahasia milik black line. Selesai melakukan meeting tersebut Toto yang sebenarnya sudah tahu dari awal ada yang mengintainya diam-diam langsung membuka gorden besarnya dan menangkap sosok Rachel yang sedang mengumpat disana.


“Mau apa lagi kamu?!” Tanya Toto sambil menarik paksa Rachel dan menjatuhkannya keatas ranjang miliknya.


Awalnya Rachel memang ingin membalaskan dendamnya sendiri kepada pria yang sudah mengambil kesuciannya itu. Namum setelah dia baru saja mendengar rencana jahat black line kepada Dionne, dia langsung memutar otaknya untuk berpikir lebih cerdas lagi.


“Aku mau menuntut tanggung jawab darimu!” Seru Rachel sambil membalas tatapan mata Toto yang memang sudah mengarah genit menjelajahin tubuhnya dari atas hingga kebawah.


“Hahahaha nuntut apa sayang? Kamu ingin aku nikahi?” Tanya Toto, pria itu sudah naik keatas ranjangnya dan langsung tengkurap tepat diatas tubuh Rachel, dengan kedua tangan yang menahan setengah badannya agar bisa menatap Rachel.


“Hmm, iya. Karena kamu yang sebenarnya sudah mengambil kesucianku. Jadi kamu harus bertanggung jawab. Nikahin aku sekarang juga!” Tegas Rachel.


“Dengan senang hati sayangku, cuma kamu harus tahu. Menikah dengan anggota black line resikonya besar sekali, pertama kamu harus siap juga menjadi bagian dari kami dan itu tidaklah mudah, perlu mendapatkan keyakinan dari si bos dulu, akan ada team yang mengintrogasimu dan meminta komitmen mu seumur hidup untuk setia dengan black line.” Ucap Toto sambil membelai lembut rambut Rachel.


“Ya, aku bersedia kok. Aku akan setia dengan black line asalkan kamu mau menikahiku!” Tegas Rachel lagi.


“Hahaha, kedua kamu harus bersedia ditanamkan silent or die, itu adalah alat yang bisa mengecek keberadaanmu, mendengar apa saja yang sedang kamu ucapkan dan juga alat yang dapat langsung membunuhmu dalam hitungan detik ketika kamu terbukti akam berkhianat.” Ucap Toto lagi, kini wajahnya sudah sangat dekat dengan Rachel.


“Tunggu, apakah alat itu sudah terpasang di Yoga? Berhubung kalian pernah menyekapnya berhari-hari.” Tanya Rachel penasaran.

__ADS_1


“Kamu masih peduli dengan pria itu? Atau jangan-jangan kamu suka dengannya ya?” Tanya balik Toto.


Rachel tidak menjawab Toto, dia malah menarik wajah Toto dan mengecup bibirnya. Toto yang mendapatkan serangan dadakan dari Rachel pun langsung membalasnya ******* itu dengan lebih menggila lagi.


“Tunggu, aku baru mau berhubungan intim denganmu jika kamu sudah menikahiku!” Cegah Rachel ketika Toto akan mulai membuka kaos yang digunakan Rachel.


“Aduh, tanggung banget nih sayang. Aku pasti akan menikahimu kok. Ini mumpung masih ada waktu satu jam sebelum aku harus ke kota Badak, kita tuntaskan dulu gairah ini ya sayang.” Ucap Toto sambil membuka celana nya sendiri.


“Tidak! Aku tidak mau! Kamu harus nikahin aku dulu!” Rachel mendorong tubuh Toto.


“Oke, tapi nanti ya. Aku akan menikahimu setelah kita berhasil menenggelamkan puteri dan ajudannya itu. Aku pasti langsung membawamu ke negara I untuk menikah dan memasang alat silent or die disana.” Janji Toto dengan wajah memerah menahan hawa nafsunya.


“Kenapa harus dinegara I? Kenapa tidak disini saja?” Tanya Rachel penasaran.


“Jadi kalian tidak memasangkan alat itu ketububuhnya Yoga dong?” Tanya Rachel lagi.


“Ya tidak lah, lagian kenapa sih kamu bahas Yoga mulu?!” Tanya balik Toto dengan kesalnya.


“Karena aku memiliki dendam dengannya dan juga isterinya itu. Aku ingin sekali membunuh mereka.” Jawab Rachel.


“Oh gitu, aduh...ini junior ku gimana dong sayang. Udah tegang banget. Please...kita lakuin itu dulu ya.” Ucap Toto menghampiri Rachel lagi.

__ADS_1


“Baiklah, tapi kamu harus janji. Setelah kita melakukan itu kamu harus membawaku juga ke kota Badak, aku juga ingin menyaksikan adegan tersebut, aku ingin melihat dengan kedua mataku sendiri tumbangnya puteri yang angkuh itu.” Ucap Rachel dengan penuh pengharapan.


“Hmm, oke aku akan menganjakmu ke kota Badak. Tapi kamu harus janji diam saja didalam mobilku ya. Jangan keluar dari sana sampai aku kembali lagi. Aku akan memarkirkan mobilku dekat jembataan naas itu.” Toto mulai menggerayangi tubuh Rachel lagi.


“Ok, aku janji!” Ucap Rachel, dia pun segera menutup kedua matanya. Membiarkan pria itu menikmati tubuhnya untuk sekali lagi.


^^^Mungkin bagi kalian aku adalah wanita ular pengganggu yang harus dimusnahkan, tapi beginilah caraku mencintaimu Yoga. Rachel ^^^


Selesai melepaskan semua gairahnya, mereka pun rapi-rapi dan segera menuruni apartemen milik Toto menuju mobilnya. Toto meminta Rachel duduk dikursi belakang dan mengajak serta wanita itu ke kota B.


Sekian lama menunggu dalam perjalanan yang cukup panjang Rachel memikirkan banyak cara untuk menyelamatkan Dionne dari dalam laut sana nantinya. Rachel sangat mahir dalam berenang, dia hobby menyelam jadi laut adalah sahabat baiknya selama ini.


Rachel dapat melihat dengan jelas Chyntia yang sudah berhasil operasi wajah nya menjadi sosok wanita yang berbeda sedang bicara dengan para anggota black line lainnya termasuk Toto.


Pelan-pelan Rachel keluar dari dalam mobil Toto, dia pun segera lari dari sana tanpa diketahui sedikitpun oleh Toto dan juga anggota black line lainnya.


^^^Jika mendengar percakapan mereka aku masih punya waktu satu jam setengah lagi untuk menyiapkan semuanya, jika aku ingin menyelamatkan puteri Dionne aku juga harus memikirkan bagaiamana caranya membawa puteri itu dari bawah laut dan menyembunyikannya di kota ini. Rachel ^^^


Setelah berhasil menjauh dari pusat pertemuan anggota black line Rachel segera mengambil ponselnya, jika saja saat itu Edhi tidak memblock nomernya mungkin Rachel sudah memberitahukan Edhi tentang rencana ini, karena diponsel Rachel hanya ada nomernya Edhi, Rachel tidak memiliki nomer ponsel yang lainnya lagi yang berhubungan dengan Yoga atau orang-orang permata group.


Rachel langsung googling nomer penyewa mobil dan juga kontrakan dikota Badak. Rachel masih memiliki banyak saldo direkeningnya, untungnya Yoga memerintahkan Edhi untuk memberikan uang kepada Rachel saat itu, uang itu cukup besar bahkan bisa menghidupkan Rachel dalam kurun waktu lima tahun kedepan.

__ADS_1


Rachel pun mendapatkan mobil sewaan dan juga rumah sewaan di kota Badak, saat itu juga dia membawa mobil sewaannya itu dipinggir laut kota Badak yang cukup jauh dari titik pusat anggota black line. Rachel sudah memperhitungkan semuanya dengan sangat teliti, saat Rachel sampai saat itu juga dia mendengar ledakan yang sangat keras. Dari kejauhan dia melihat mobil yang ditaiki Dionne dan Dita sudah tenggelam dilautan itu.


Rachel pun segera loncat kelaut itu dan berenang ke titik pusat arah jatuhnya mobil itu, sebelum ombak atau arus bawah laut membawa pergi lebih jauh mobil itu.


__ADS_2