
Zayyan dan Nayla yang mendengar kabar kembalinya Dionne dan puteranya langsung datang kerumah Yoga dihari berikutnya. Mereka membawa serta Senja.
“Dionne...” Sebut Nayla sambil memeluk erat Dionne, memberikan selamat dan salam kehangatan atas kepulangannya kembali dalam keadaan selamat.
“Thanks ya Nay.” Ucap Dionne ketika mereka sudah melepaskan pelukannya masing-masing.
Zayyan pun ikut memberikan selamat kepada Dionne dan Yoga, juga pada si kecil Yodi yang sedang menatap Senja dari balik kaki papanya.
“Hai ganteng, perkenalkan ini adalah Senja, Senja ini adalah adik sepupumu.” Ucap Zayyan menghampiri Yodi yang masih mengumpat dibalik kaki Yoga malu-malu.
“Hahaha malu-malu ya kak Yodi.” Nayla ikut menghampiri Yodi sambil menuntun Senja yang sudah memberikan senyuman manisnya kepada Yodi.
“Haiii, ka Odi, ain yuuu.” Ajak Senja langsung menarik tangan Yodi dan mengajak jagoan kecil yang pemalu itu melepas genggaman tangannya dari kedua kaki Yoga.
Yodi yang mulanya malu-malu pun mengikuti ajakan Senja, mereka mulai bermain didalam kamar Yodi dan berlarian saling mengejar dan mengejek satu sama lain.
“Hahaha seru ya lihat mereka, anak-anak cepat sekali akrabnya.” Ucap Dionne, Yoga pun langsung merangkul pinggang Dionne.
“Iya, akhirnya mereka bisa main bareng. Aku sangat bahagia sekali pas mendengar kabar kepulangan kalian, sebenarnya langsung mengajak Zayyan kesini semalam tapi dia tidak mau, katanya takut mengganggu kalian melepas rindu hehehe.” Ucap Nayla sambil membelai perut besarnya sendiri. Zayyan pun langsung merangkul pinggangnya dan mengecup lembut kepala Nayla.
“Hahaha tanpa kalian juga sekarang sudah ada yang ganggu kami kok semalam.” Ucap Yoga namun segera dicubit pelan oleh Dionne.
“Hahaha I see, kami tahu kok bagaimana rasanya disaat nanggung eh si kakak malah bangun dan kepoin kita mau apa hahaha.” Ucap Zayyan kini Nayla yang ikutan mencubit lengan suaminya itu.
“Padahal sudah ada kamarnya sendiri ya, memangnya Senja masih tidur dengan kalian juga?” Tanya Yoga penasaran.
“Iya, masih dengan kita kok. Dia hanya mau tidur didalam kamarnya kalau kita juga tidur disana.” Jawab Nayla sambil tersenyum.
__ADS_1
“Waduh, terus kalau kalian mau itu tuh, bagaimana?” Tanya Yoga kembali penasaran, namun lagi-lagi Dionne mencubit tangan suaminya itu kini lebih keras dari sebelumnya.
“Aduh, sakit sayang.” Protes Yoga.
“Hahaha abaikan saja pertanyaan dia.” Pinta Dionne karena merasa malu sendiri.
“Hahaha nanti juga bisa kok secara naluri kalian bergerak sendiri, mencuri kesempatan disaat anak tidur.” Ucap Zayyan.
“Udah-udah. Bahasnya yang lain saja ya.” Ucap Dionne dan mereka pun saling tertawa lalu mengikuti arahan Dionne untuk duduk disofa dalam ruang keluarga sambil memperhatikan anak-anak mereka.
“Lalu bagaimana kabar Dita?” Tanya Nayla.
“Ah Ditaku...aku juga sangat kangen dengannya, sebenarnya Dita itu pernah hampir menemukanku loh.” Ucap Dionne mengejutkan mereka semua.
“Hah...dimana dan bagaimana caranya?” Tanya Yoga penasaran.
Dionne mulai mengingat dan menceritakan kejadian di dua tahun yang lalu, saat itu Dionne baru saja selesai memompa asinya dan meletakkannya di freezer. Jadi ketika Rachel datang untuk mengambil asinya sudah siap banyak untuk Yodi. Saat itu Dionne mendengar teriakan Dita menanggil-manggil namanya.
^^^Dita...aku sudah yakin, pasti kamu selamat. Tapi maaf Dit, aku belum bisa menemuimu saat ini. Maaf...Dionne^^^
Dionne hanya mampu mengintip Dita dari balik jendela, dengan tangisan yang mulai menyesakkan dadanya hingga Dita pergi dari halaman rumah itu dan mencoba mencari Dionne dan memanggil-manggil nama Dionne disetiap rumah yang dilewatinya. Baik di kota Alpha juga kota Badak, setiap harinya Dita berkeliling, menelusuri setiap ruang yang ada disana.
“Luar biasa ya Dita, dia begitu setianya dengan mu.” Puji Nayla.
“Iya, kami sudah berencana menjemputnya hari ini bersama dengan Edhi ke kota Alpha.” Ucap Dionne.
“Hai, Bagaimana kalau kita bukan hanya memberikan kejutan kepada Dita dengan kemunculan Dionne dan Yodi, tapi kita juga memberikan kejutan untuk Edhi dengan memoles wajah Dita lebih cantik lagi.” Saran Zayyan.
__ADS_1
“Hahaha boleh juga, mereka sama-sama setianya. Bahkan sama-sama mengorbankan perasaan masing-masing demi kami. Sudah saat nya mereka bersama dan memikirkan masa depan mereka sendiri, bagaimana sayang?” Tanya Yoga kepada Dita.
“Iya boleh, aku setuju. Tapi siapa yang memoles wajah Dita?” Tanya Dionne balik.
“Yasudah pasti Carlos dong, biar semakin bergetar hahaha.” Jawab Nayla.
“Tapi, Carlos kan juga menyukai Dita. Apa tidak menyakitkan untuk Carlos memoles wajah wanita yang disukainya untuk pria lain.” ucap Dionne khawatir.
“Tenang saja, setahu kami Carlos sudah bisa move on kok. Akhir-akhir ini dia lagi dekat dengan salah satu modelnya. Carlos sempat bicara juga ya dengan kami kalau dia ada rencana ingin segera melamar ceweknya itu.” Ucap Nayla.
Yoga dan Zayyan hanya tersenyum, membiarkan kedua wanita yang mereka cintai itu mendiskusikan rencana kejutan Dita dan Carlos selanjutnya.
Nayla pun langsung menghubungi Carlos, MUA terkenal itu langsung menyetujui saran dari mereka. Carlos segera berangkat ke kota Alpha untuk menemui Dita disana.
“Oke Naynay cuantik. Gue segera otw ke kota Alpha.” Ucap Carlos mengakhiri panggilannya dengan Nayla.
Carlos segera merapikan alat-alat makeup terbaru yang belum pernah digunakan oleh siapapun. Menyiapkan yang terbaik yang dimilikinya untuk memoles wajah wanita yang sebenarnya masih dicintainya itu.
^^^Kamu sudah terlalu lama mengeyampingkan kebahagiaanmu sendiri Dita, wanita tangguh sepertimu memang lebih pantas mendapatkan pria tangguh seperti Edhi, kalian layak bahagia. Carlos ^^^
Carlos segera membawa alat-alat makeup nya kedalam mobil miliknya. Lalu segera mengemudikan mobilnya menuju kota Alpha.
“Cece, batalin semua janji eike hari ini ya!” Perintah Carlos kepada Cece asisten pribadinya.
“OMG tuan, yang benar? Memangnya ada apa tuan? Jam satu siang nanti kita ada live di stasiun tv delapan delapan loh tuan. Bisa kena denda yang besar tuan kalau kita membatalkannya begitu saja.” Ucap Cece mencoba memperingati Carlos.
“I Dont care, apapapun dan berapapun kerugian yang eike harus bayar. Jalankan saja perintah eike, batalkan semua nya oke!” Carlos langsung menutup panggilannya.
__ADS_1
Kota Alpha adalah kota kecil yang berada di pinggir laut, disana Dita masih menunggu dan mencari keberadaan Dionne. Sebenarnya Edhi sudah ingin langsung memberitahu Dita atas kepulangan Dionne, namun Dionne dan Yoga melarangnya. Karena mereka ingin memberikan kejutan untuk ajudan terbaiknya itu.
“Puteri...sampai kapanpun aku akan menunggumu disini. Aku yakin kamu masih hidup, Aku yakin kamu akan segera mendapatkan kebahagiaan yang sejati bersama dengan tuan Yoga nantinya.” Ucap Dita pada hembusan angin laut yang hanya dapat dirasakan olehnya tapi tak pernah dapat dia raih.