
Di pagi weekend yang cerah ini, Dionne memandang Yoga dari balik jendela kamarnya, suaminya itu sedang asik menyelam di pinggir kolam renang sambil menikmati sarapan pagi nya, dua buah sandwich berisi ikan salmon yang di grill bersama dengan sayuran dan mayonaise serta segelas jus jeruk, semua sarapan itu dibuatnya sendiri tadi sebelum berenang. Sarapan yang sama dengan yang ada di atas meja kerja Dionne saat ini. Kebetulan meja kerja Dionne memang menghadap langsung ke pemandangan kolam renang tersebut. Jadi Dionne lebih memilih melanjutkan pekerjaannya sambil sarapan di kamar, namun dia malah jadi salah fokus dengan pesona suami nya sendiri saat berenang.
^^^Apakah Yoga juga akan seperti Zayyan, dulunya mencintai Kayla, setelah kehilangan ingatan jadi menikah dengan Tamara. Namun ketika Nayla datang malah meninggalkan Tamara dan mengejar cinta Nayla. Setelah itu malah kembali dengan Kayla dan pergi ke Korea Selatan selama tiga bulan kemudian tiba-tiba kembali malah meminta Nayla menikah dengannya. Karena cinta nya dengan Nayla Zayyan sudah mengambil keputusan besar bukan hanya dia rela melepas status ahli waris nya di Permata Group, tapi juga sudah menjebloskan ibu kandung nya sendiri ke dalam penjara. Sehebat itu kah cinta...Kenapa bisa Yoga membuatku yang sangat membenci cinta dan pernikahan ini berubah jadi menjadi seperti ini, apakah aku sudah jatuh cinta pada pria itu, apakah mungkin hanya akan ada satu cinta diantara kami ...Dionne ^^^
Dionne membuka dompet miliknya, didalam sana ada foto saat dia kecil dengan mendiang ibunya. Teringat lagi oleh nya kata-kata terakhir yang di ucapkan mendiang ibunya kepada ayahnya.
“ Tidak usah menangis sayang, bukannya aku selalu kalah oleh cinta-cintamu yang lain. Bagimu tidak akan cukup satu cinta bukan. Tapi bagiku, aku hanya bisa mencintaimu satu-satunya pria dalam hidup dan matiku.”
Kepedihan yang terlalu dalam di hati Dionne yang membuatnya jadi tidak percaya akan adanya satu cinta di hati pria manapun. Hingga membuatnya bertekad tidak akan jatuh cinta.
Renatha, mendiang ibunya Dionne sebenarnya adalah cinta sejati raja Sebastian, hanya saja karena dia terlahir dari kalangan rakyat biasa hanya bisa menjadi selir pertama. Dan sang raja, dengan alasan untuk memperkuat negara nya menikah dengan puteri negara D dan menjadikannya ratu yang hingga kini masih setia menemaninya bahkan dengan tiga orang wanita lainnya yang juga dijadikan selir.
Dionne kembali teringat sepuluh tahun yang lalu, ketika ada putera dari presiden negara A yang menyukai nya dan ingin melamarnya, dengan tegas Dionne menolaknya dan bersumpah di depan ayahnya tidak akan menikah dengan pria manapun di dunia ini. Hingga akhirnya dia melanggar sumpah nya sendiri karena ingin mewujudkan impiannya membangun project lintas benua.
Di balik jendela, Yoga sudah selesai sarapan. Dia melanjutkan kembali renangnya tiga putaran lalu menyelesaikannya. Dengan hanya menggunakan pakaian dalam membuat jantung Dionne kembali berdegup ketika melihat tubuh kekar suaminya itu. Dionne pun langsung mengalihkan perhatiannya ke atas sandwich yang ada di atas meja kerjanya. Lalu melahapnya hingga habis.
“ Pagi sayang...sudah selesai sarapannya?.” Tanya Yoga ketika dia baru saja membuka pintu kamar mereka.
“ Oh ya sudah...terima kasih.” Jawab Dionne lalu mengambil gelas yang berisi jus jeruk dan meminumnya hingga habis.
Yoga tersenyum melihat isterinya yang menghabiskan sarapan yang sudah dibuat olehnya. Dia pun berjalan ke kamar mandi hendak membilas lagi seluruh tubuhnya disana. Namun baru saja Yoga memprorotkan celana dalam nya Dionne berlari masuk kedalam kamar mandi hingga hampir saja mendorong suaminya itu.
__ADS_1
Dionne yang secara tidak sengaja melihat tubuh polos suaminya langsung terpaku ketika melihat si ular kadut langsung berdiri tegang karena melihat kehadirannya disana. Dia pun segera memalingkan perhatiannya lalu berlari ke arah wasftafel dan memuntahkan semua makanan dan minuman yang baru saja di nikmatinya.
“ Uweekkk.”
Yoga langsung berlari mendekati Dionne dan membelai punggung Dionne berkali-kali hingga membuat Dionne kembali muntah.
“ Sial...kamu tidak memberikan racun kan ke makanan tadi!.” Gerutu Dionne ketika dia merasa sudah lebih enakan.
“ Astaga, mana mungkin sayang. Tidak akan mungkin aku meracunimu. Kamu pikir aku ini kenapa emang nya...jangan pernah berpikiran seperti itu lagi. Aku sangat mencintaimu, tidak akan pernah aku menyakitimu sedikitpun Dionne....” Ucap yoga dengan sungguh-sungguh.
Dionne pun langsung berkumur dengan obat kumur lalu membalikkan badannya menghadap langsung ke arah Yoga.
“ Haiii Cabul!!! Kenapa kamu biarkan dia bergantung seperti itu?!.” Tanya Dionne kesal kembali menunjuk si ular kadut yang siap menyerang mangsanya.
“ Dasar Yosum!!!, awas !!!.” Dionne memukul kencang ke arah dada Yoga. Tanpa menghindar sedikit pun Yoga malah meraih kedua tangan Dionne lalu menatapnya. Saat itu juga Dionne langsung memeluk Yoga, hingga membuat Yoga terkejut tidak percaya dengan apa yang sedang dilakukan isterinya kini.
“ Hikssss kenapa aku jadi seperti ini?! Kenapa kamu bisa sejahat ini padaku!!!.” Isak Dionne dalam pelukan suaminya.
“ Kamu kenapa?. Apa aku sudah melakukan kesalahan?...maafkan aku sayang, aku tidak akan memaksamu menjinakkan si ukar kadut deh. Aku minta maaf yaa.” Ucap Yoga sambil membelai lembut rambut isterinya itu.
Dionne melepas pelukannya, lalu kembali menatap wajah Yoga dengan pandangan yang membuat jantung Yoga langsung berdegup kencang.
__ADS_1
“ Aku benci kamu!!.” Ucap Dionne, tapi dia malah memegang wajah Yoga lalu melum*t bibis suaminya itu.
Dengan senang hati Yoga pun menerima serangan dadakan dari isterinya itu, dia bahkan sudah membuka kaos yang di gunakan Dionne dan mencubu seluruh bagian tubuh isterinya yang ada disana.
Disaat cumbuan mereka semakin memanas, Dionne tiba-tiba menghentikan gerakannya. Yoga yang merasa tubuh isterinya itu semakin melemah langsung menahannya hingga ketika Dionne benar-benar tidak sadarkan diri Yoga langsung meraihnya dalam pelukan.
“ Sayang...kamu kenapa?. Sayang...bangun sayang!!!.” Ucap Yoga dengan penuh rasa khawatir. Dia pun segera menggendong Dionne keluar dari kamar mandi dan meletakkannya ke atas ranjang.
“ Sayang...kamu kenapa? Bangun sayang....Dita!!!! Dita!!!.” Teriak Yoga memanggi Dita berkali-kali.
Dita yang mendengar panggilan Yoga, langsung berlari masuk kedalam kamar mereka. Namun pandangannya malah tertuju pada tubuh polos Yoga.
“ Aaaaaa!!!.” Teriak Dita sambil menutup kedua matanya dan membalikkan badannya.
“ Sial!!!! Ke aku sampai lupa memakai baju!!! Tutup matamu !!!.” Teriak Yoga lalu berlari ke dalam walking closet.
Edhi yang juga mendengar keributan dari dalam kamar majikannya langsung berlari menuju sana, namun saat itu juga Dita membuka tangannya dan terkejut melihat kehadiran Edhi yang sudah berada tepat di hadapannya namun juga langsung membalikkan badannya.
“ Eh...kenapa kamu?!.” Tanya Dita bingung
“ Pakaikan dulu puteri Dionne baju.” Jawab Edhi dengan pelan.
__ADS_1
“ Astaga...puteri....” Dita langsung membalikkan badannya dan melihat sang puteri masih tergeletak di atas ranjang dengan kondisi setengah telanjang.