Bukan Salah Jodoh (R2)

Bukan Salah Jodoh (R2)
BSJ 33 : And, BOOM


__ADS_3

'Ingatlah akan satu hal, cinta itu boleh saja memenuhi seluruh rongga dadamu. Namun,jangan sampai mengambil alih kendali akan hatimu. Karena perlahan ia bisa saja berbalik menikammu, camkan itu.'


...BSJ 33 : And, BOOM...


...****...



Pernah dengar bukan peribahasa ada udang di balik batu--yang berarti ada sesuatu yang tersembunyi dari kebaikan seseorang. Jika cinta telah datang menginplasi, hingga mengeksploitasi hingga hati tak berkutik dalam genggamanya. Ketika kita takut kehilangan saking cintanya, ketika kita takut di tinggalkan saking sayangnya. Hingga tanpa sadar kamu telah kehilangan jati dirimu, telah kehilangan kontrol dan kendali akan dirimu.


Pernah juga dengar ada sosok wanita hebat di balik kesuksesan seorang pria bukan?


Nah ini pula yang menjadi sebuah pijakan untuknya. Dulu, jauh sebelum dirinya sampai seperti ini. Ia pernah di perbudak oleh rasa hingga gila akan obsesinya. Hingga ia terasa sesak bernapas jika tak melihatnya barang sehari pun. Dia--wanita cantik yang tengah tertidur di balik selimut tanpa sehelai benangpun selain kain tebal itu.


Dulu, jauh sebelum ia dikenal sebagai pendiri dan pemilik perusahaan LG CROPS. Ia hanya seorang pemuda yang menuntut ilmu di Harvard university dengan bermodalkan beasiswa berprestasi. Ayahnya hanya seorang kepala HRD di sebuah perusahaan tekstil. Sedangkan sang ibu, hanya seorang guru di taman kanak kanak di dekat tempat tinggalnýa. Hidup dengan pas-pasan, membuat dirinya gigih dalam meraih cita cita. Selain dikaruniai dengan wajah tampan bak dewa dewa Yunani, plus dengan kejeniusan yang membawanya bersekolah di sekolah sekolah elite.


Natalia Gracya Kim--adalah gadis pertama yang berhasil memporak porandakan hatinya. Perempuan pertama yang juga menanamkan sakit hati yang membekas hingga kini. Mereka berdua berpacaran sejak duduk di bangku SMA, namun kisah itu harus kandas di tengah jalan, karena sang kekasih lebih memilih mengejar pria yang lebih kaya dan populer darinya. Nata--memutuskan hubunganya begitu saja tanpa alasan yang pasti. Membiarkan seorang Logan--yang kala itu pria muda yang baru saja merintis kariernya harus merasakan pedihnya patah hati. Sakitnya dikhianati, hingga nyerinya menerima keyataan yang menyakiti hayati.


Sehari setelah putusnya hubungan mereka, dengan sengajanya dia, Nata mengumbar kedekatanya dengan salah satu pembisnis muda asal Indonesia. Putra sulung keluarga Radityan yang memiliki perusahaan besar RADITYAN CROP'S.


Berbekal kesakit hatianya, Logan mencoba untuk bangkit. Belum sempat ia benar benar bangkit dari kelaraan hatinya, seminggu kemudian ayahnya di temukan meregang nyawa di ruangan kerjanya. Pihak berwajib mengatakan ayah Logan depresi berat hingga membuatnya nekat mengakhiri hidupnya. Namun, menurut Logan ada yang janggal di kematian ayahnya. Selang satu bulan berikutnya, ia menemukan sebab-akibat yang membuat ayahnya milih mengakhiri hidupnya. Dia--mommy Nata sang mantan kekasih, meminta ayahnya untuk membuat Logan memutuskan hubunganya dengan putrinya. Menurut Leena--mommy Nata, putranya itu tidak sederajat untuk bersanding dangan putrinya. Setelah mengatakan itu, Leena juga membuat ayah logan di pecat dari tempatnya bekerja darena tuduhan penggelapan dana hingga 5 milyar banyaknya.


Kekecewaan Logan makin bertambah, seiring dengan rasa cinta yang dulunya menggunung kini berubah menjadi benci menahun. Selang satu bulan setelah ayahnya meninggal, ibunda Logan pun ikut menyusulnya. Meninggalkan Logan yang tengah terpuruk seorang diri di dunia yang kejam ini. Logan Gallion Smith Andderson--mengutuk dirinya sendiri karena telah berubah menjadi manusia lemah karena berhasil diperbudak oleh rasa. Ia bertekad di dalam hatinya, agar bisa kembali membuat wanita yang telah memporak porandakan hati dan hidupnya. Logan yang tersakiti kala itu bangkit mengarahkan dirinya, bermigrasi ke Jerman untuk mendaftarkan diri disebuah intelegen rahasia. Dari sana pula ia mulai membangun kerajaan bisnisnya.


Sengaja menjerat mantan kekasihnya agar secara tidak langsung berada di dalam genggamanya. Ia pikir seorang Natalia Gracya Kim yang terlihat terlihat anggun, cantik dan berpendidikan tinggi, namun dibalik semua itu siapa yang tahu, apa yang telah dikorbankan wanita itu selama ia mengembangkan kariernya di dunia modelling. Dia--Nata akhirnya terjerat didalam permainan seorang Logan. Sengaja membuat wanita cantik itu bertekuk lutut dihadapanya. Sengaja membuat wanita itu menyerahkan kehormatanya, kepada dirinya sang mantan kekasih. Bahkan Logan sengaja, selalu bermain kasar tanpa pengaman. Ia ingin membalaskan semua kesakitanya, ia ingin membuat wanita yang selalu melenguh diatas ranjangnya itu hancur. Baik kisah asmara, karier atau hidupnya, hingga ketika ia terpuruk Loganlah tempat dirinya meminta belas kasih.


And see, Logan berhasil membuat hidup seorang Nata berporos kepadanya. Membuat pria yang dicintai wanitanya tanpa sadar terkhianati sepertinya dahulu. Ia juga benci Anzar-karena sebagai sesama pria seharusnya dia tidak merebut kekasihnya. Cinta memang bukan kejahatan, namun cara penempatanya yang terkadang salah penempatan.


"Ah, daddy tidak sabar melihat mommy mu menderita, baby." Lirihnya sambil menyeringai evil menatap wanita yang tengah tidur diranjangnya.


Deru napasnya yang beraturan diwajah lelah itu, sudah tentu membuat Logan bangga telah membuatnya kelelahan. Staminanya memang tidak dapat diragukan soal itu, terkadang ia juga mengabaikan nyawa lain yang tumbuh ďirahim wanitanya. Ia hanya benci melihat wanita ini bahagia diatas penderitaanya. Logan-hanya ingin melihan Nata juga Anzar kekasihnya hancur seperti dirinya dahulu.


Ia hanya ingin melihat orang orang yang merenggut segala sumber kebahagianya ikut menderita dan hancur.


"Atur pertemuanku dengan Mr.Al-faruq besok pagi." Seringai kemenangan muncul di bibir kissablenya.


Setelah menginttuksikan perintanya kepada sang sekretaris, ia memilih kembali menaiki ranjang. Membaringkah tubuh tegapnya di samping tubuh wanitanya yang polos. Memeluknya erat sambil mengecup pelipisnya ringan.


"Kita akan lihat honey, penderitaanmu baru di mulai." Bisiknya sebelum ikut menyusul wanitanya kealam mimpi.


Mempersiapkan staminanya agar pulih untuk memulai pertempuran di hari esok.


****


Pukul satu lebih dua puluh menit, pria tampan dengan celana joger hitam dan kaos casual berlengan pendek itu terlihat mondar mandir diruangan miliknya. Rasa cemas kini mendominasi di hati, hingga menyerang pucuk di hayati. Sejak sore tadi, nomer ponsel sang kekasih tidak bisa dihubungi. Bahkan kini tidak aktif. Sore tadi wanita cantik itu meminta izin untuk pergi ke supermaket untuk membeli beberapa makanan ringan, namun hingga kini ia tak kunjung kembali.


Anzar--pria tampan itu sudah berusaha mencari Nata sang kekasih. Mendatangi pusat perbelanjaan terdekat, hingga mall mall di sekitar penginapanya. Namun nihil, ia tidak menemukan kekasihnya dimanapun. Belum lagi, kekasihnya itu tidak izin akan pergi kemanapun.


"Hallo?"


"Ah hallo Ms.Anne, apa Nata sedang bersamamu?"


Tanya Anzar-saking khawatirnya ia sampai sampai menghubungi menager Nata pagi pagi buta seperti saat ini.


"Nata? Bukanya dia sedang berlibur di Hawaii bersamamu mr.Al-faruq?" Bingung suara disebrang sana.


Anzar menyerngit bingung, apa maksud dari keterkejutan manager kekasihnya ini.

__ADS_1


"Bukanya Anda juga sedang berada disini ms.Anne?" Tanyanya to the point.


"Hawaai?" Kekeh wanita disebrang sana.


"Jangan bercanda mr.Al-faruq. Di sini aku sedang sibuk menghandle jadwal Nata yang tertunda. Dasar gadis itu, seenaknya saja pergi berlibur."


Deg


Anzar mematung seketika, lalu saat itu apa maksud dari ucapan kekasihnya.


'Jadi Nata berbohong selama ini?'


"Jadi, anda sedang di New york?"


"Tentu saja mr.Al-faruq."


Setelah menutup telpon dari manager Nata, pria tampan itu mengepalkan tanganya kuat kuat menahan amarah.


'Jadi selama ini kamu berbohong Darl? Tapi kenapa?!' Batinya menggeram.


Belum saja rasa kecewa yang baru saja singgah itu berlalu, sebuah notifikasi chat masuk kedalam smartphonenya. Awalnya Anzar membiarkanya, pria itu lebih memilih memijat pelipisnya yang mulai terasa pening. Hingga suara notifikasi itu semakin banyak dan mengganggu gendang telinganya.


"Ahk, sial*n." Ujarnya kesal sambil meraih smartphonenya.


Membukanya, kemudian membuka aplikasi chat yang baru saja kedatangan puluhan pesan singkat, voice note, video dan juga beberapa fhoto. Dengan alis menyerngit, pria itu membuka pesan yang dikirim oleh nomer tak dikenal tersebut. Satu detik, dua detik, ia membaca, melihat, mendengarkan dan menonton isi pesan singkat itu secara seksama. Hingga hatinya di hantam gelombang ribuan belati yang menusuk tiada henti.


"ARRGG, BANGS*T?!!" Umpatnya kesal sambil melemparkan ponsenya kesembarangan arah.


"SIAL*N KAU WANITA MURAH*N."


teriaknya frustasi sambil melemparkan barang barang yang ada dituanganya.


"KENAPA KAMU SEPERTI INI NATA?!"


teriaknya frustasi.


Hatinya berulang kali di jatuhi tusukan belati yang sakitt luar biasa rasanya. Kepercayaanya yang mengalahkan ketinggian gunung everest kini hancur berkeping keping. Ia merasa telah menjadi pria terbodoh dimuka bumi ini. Kekasihnya yang sangat ia cintai sepenuh hati, telah menghianati dan menusuk hatinya. Dia wanita yang sudah ia korbankan segalanya agar bisa bersama, ternyata sudah tidur dengan pria lain. Menjalin hubungan gelap di belakanya.


"Jadi selama ini hanya bullshit semata?"


Desisnya frustasi.


Di dalam chat dari nomer tak dikenal itu, ia mengetahui segalanya. Hubungan gelap kekasihnya dengan pria yang tak dikenalnya. Bahkan wanita yang ia jaga kehormatanya itu, dengan mudahnya mendesah diranjang pria lain.


"Arrgg, bodoh, bodoh kau Anzar!"


Ujarnya merutuki diri sendiri.


Tak lama kemudian, handphonenya kembali bergetar. Menandakan sebuah panggilan masuk.


"Hallo, apa sudah melihat hadiah dariku untukmu, bang?"


Tanya suara bass disebrang sana, ketika Anzar menerima panggilan dari nomer misterius itu.


"APA MAKSUD DARI SEMUA INI? DAN SIAPA KAU?!" bentak Anzar menahan emosi.


Terdengar kekehan dari sebrang sana.

__ADS_1


"Itu sudah jelas bukti dari kebusukan wanita yang kamu puja puja bagaikan dewi."


Ujarnya.


"Dan aku? Anda tidak perlu tahu."


Lanjut suara pria disebrang sana.


"JANGAN BERMAIN MAIN DENGANKU, BAJING*N!!"


bentak Anzar emosi.


"Istigfar bang, mungkin ini yang namanya KARMA." Suara tawa kembali lagi terdengar, membuat Emosi Anzar memuncak seketika.


"Jika ingin tahu dimana kekasihmu sekarang berada, datang ke hotel lotus nomer 1122. Key card-nya sudah kusiapkan di depan pintu penginapanmu." Ujar suara di depan sana kembali berujar.


"Ah, aku lupa mengingatkan. Kuatkan hatimu bang, karena sebentar lagi, DUARD bom waktu akan meledak."


"Apa--"


Tut


Tut


Tut


"Sial*n!!" Geram Anzar saat sambungan telpon itu terputus sebelah pihak.


Dengan segera ia meraih jaket hitamnya, menyambar kunci mobilnya tanpa mempedulikan tanganya yang terluka dan mengeluarkan darah segar. Benar saja, saat membuka pintu ia menemukan sebuah key card hotel VVIP berwarna gold tergeletak diatas teras. Dengan langkah tergesa gesa ia memacu mobilnya diatas kecepatan tinggi. Membawa dirinya menuju hotel bintang lima yang dimaksud si penelpon misterius tadi.


Setibanya didepan kamar VVIP no.1122 ia menormalkan sejenak deru napasnya yang memburu. Mencoba menormalkan detak jantungnya yang kini menggila pula. Dengan mantap ia menempelkan kartu berwarna gold tersebut. Dan ketika pintu berwarna silver itu terbuka lebar ia di suguhi pemandangan ruangan yang cukup remang, namun nampak jelas dipenglihatanya. Tanganya langsung mengepal kuat hingga buku buku jemarinya memutih.


"WHAT ARE YOU DOING NATA?!"


**


To Be Continue


Holla guyss??


Gimana hayooo, DUARD.... Bòm waktunya mulai meledak😄😄.


Cus ahh warga +62....komentarnya yang buanyak yoo🤗


Jangan lupa like dan vote, sialnya novel ini aku ikut setakan kelomba YAW3.


Okay, jangan lupa ya dukunganya😊😊


Maaf jika typo masih bertebaran🙏🙏


Jangan lupa follow **Akun Kaka Shan/NRisma.


Follow juga IG @Karisma022


Atau FB Karisma Yknp yooo🤗


Sukabumi 16 mei 2020

__ADS_1


06.22**


__ADS_2