
...'Hadiah terbaik, terindah, dan termewah adalah hadirnya dirimu melengkapi hidupku, teruntuk dirimu istriku. Aku amat mencintaimu.'...
...-Keevan'ar Radityan Az-zzioi-...
...BSJ 41 : Kejutan Kecil VanRa...
...****...
Pagi yang cerah di kediaman Radityan ini amat kentara. Disana berkumpul beberapa anggota keluarga besar Radityan. Ada Ibra Radtyan-Selaku kepala keluarga inti Radityan. Vano-putra pertama keluarga Radityan yang duduk bersampingan bersama istrinya. Di hadapanya ada Aditama-suami Vanya putri kedua keluarga Radityan. Di samping Arkia ada Lunar, Galaksi dan Gemintang. Di samping Vanya ada Putri pertamanya Q dan putri bungsunya By.
Dari arah anak tangga, pasangan muda yang baru hadir menjadi pusat perhatian mereka. Si pria terlihat amat bahagia, kentara dari senyuman secerah mentari yang menghiasi bibirnya. Tadi sang istri memang turun terlebih dahulu untuk membantu menyiapkan sarapan, tetapi ia izin untuk menjemput sang suami yang tak kunjung turun.
"Ra, duduk saja. Biar bunda yang siapin."
Intruksi Arkia-saat melihat menantunya itu meraih piring Ibra.
Gadis itu menggeleng kecil.
"Aurra mau bantu bunda." Jawabnya tulus.
Wanita paruh baya itu tersenyum senang. Ia bersyukur keluarganya memiliki menantu sebaik Aurra.
"Ya sudah, tapi hari ini Aurra siapin makan buat suami sendiri ya." Ujar Arkia yang langsung diangguki oleh gadis itu.
Sementara Arkia mengambilkan nasi untuk Ibra-ayah mertuanya, suaminya, adik ipar, dan anak anaknya. Aurra membantu mengambilkan lauk juga menuangkan air putih. Sedangkan bagian Van'ar dia yang mengambilkanya sesuai perintah sang bunda. Dari tadi, diam diam Van'ar menatap gerak gerik sang istri yang terlihat fokus dengan kegiatanya. Senyum tipisnya lagi lagi terbit dibibir kissablenya.
"Segini cukup mas nasinya?"
Tanya lembut sang istri, membuyarkan lamunanya.
"Hm."
Jawab Van'ar kecil, sadar ia menjadi pusat perhatian keluarganya.
"Kamu gak sarapan dek?" Tanyanya bingung.
"Aurra nanti saja, habis ini sama bibi dibelakang."
Hell, semua orang tertegun mendengar jawaban wanita bercadar tersebut. Van'ar mengangguk mengerti, disini terlalu ramai. Dan dia sadar posisi sang istri.
"Ya sudah,abang makan sama istri abang didapur ya opa, ayah, bunda, om, tante?"
Tanyanya mengejutkan semua orang termasuk Aurra sendiri.
"Mas, gak usah." Cicit Aurra kecil.
"Ya sudah silahkan, kami faham kok."
Itu suara sang kepala keluarga yang tengah tersenyum dikursi keberasaranya.
"Buat istrimu nyaman, Van."
Lanjut beliau yang langsung diangguki oleh sang cucu.
Semua itu juga tak luput dari mata Vano dan Kia. Sepeninggalan putra dan menantunya itu, keduanya tersenyum bahagia melihat kedewasaan sang putra. Namun, jauh dilubuk hati yang paling dalam tentu Arkia-sebagai seorang ibu, tentunya ingin kebahagiaan ini juga dirasakan oleh putranya yang lain.
Beberapa hari ini wanita paruh baya itu terus memimpikan putra sulungnya. Membuat dirinya sering menangis ditengah malam, saking khawatirnya. Bagaimanapun juga ia seorang ibu, firasatnya mengarah kuat jika sang putra tengah dalam kondisi tidak baik baik saja. Namun mengingat putranya itu memutuskan segala akses denganya, membuat Arkia hanya bisa berdoa yang terbaik untuk keadaan sang putra dimanapun ia berada.
****
Suara bising deru baling baling terdengar amat keras dari arah barat mansion keluarga Radityan. Di sana memang disediakan landasan darurat untuk pesawat kecil tanpa awak misalnya, ataupun helikopter. Keluarga Radityan memang keluarga berada, namun tak sewajarnya kelebihan itu membuat mereka buta dunia. Mereka memilih hidup sederhana, contohnya saja kendaraan. Mereka tak pernah muluk muluk mengoleksi kendaraan terbaru berharga pantastis. Mereka hanya membeli beberapa mobil untuk keperluan transportasi, ataupun terkadang mereka juga suka berpergian menggunakan bus kota. Namun karena urusan pekerjaan yang terkadang mendadak, membuat Keevano membeli sebuah helikopter dengan pilot pribadi yang siap flight kapanpun.
Benda besar itu tidak dibeli secara full dengan uangnya. Karena sebagian lagi diberikan oleh salah satu clientnya asal Jerman. Sekarang benda berbaling baling itu mendarat sempurna dilandasan mini di belakang mansion besar Keluarga Radityan.
"Ada apa ini?"
__ADS_1
Bingung Van'ar yang kebetulan tengah menemani sang istri jalan jalan sore disekitar rumahnya.
Pria muda tampan yang baru saja keluar dari dalam helikopter itu tersenyum.
"Selamat datang, tuan dan nyonya Van'ar."
Ujarnya sambil menangkupkan tangan didada.
"Perjalanan kita menuju kota kembang akan segera dilaksanakan, mohon tuan dan nyonya segera naik kepesawat." Ujarnya sambil mengalihkan pandanganya.
"Maksudnya ini apa mas?"
Bingung Aurra.
Tak lama kemudian datanglah Arkia, Vano juga Dimas dan Sayla istrinya. Keempatnya terlihat tersenyum kecil melihat kebingungan putra putri mereka.
"Ini hadiah kecil dari ayah dan bunda."
Ujar Arkia membuka suara.
"Maksudnya bunda?" Bingung Van'ar.
"Udah bang, yuk masuk aja."
Ajak Gemintang-yang sedari tadi mengoceh bak pramugara.
Di antara kebingungan yang masih melanda keduanya, Van'ar dan Aurra sudah diboyong masuk kedalam helikopter.
"Kita berangkat dulu, ayah bunda." Ujar Gemintang mengudara saat mesin helicopter sudah dihidupkan kembali.
"Selamat bersenang senang nak."
Ujar Arkia menimpali.
Selama menempuh perjalanan Jakarta-Bandung, keduanya mendengarkan penuturan Gemintang yang seolah olah menjadi tur guide keduanya. Setelah menempuh 40 menit perjalanan udara, keduanya sampai di hotel GH Universal Hotel.
"Kita mau ngapain kesini mas?" Tanya Aurra bingung.
"Kita nginap disini mbak. Aku udah chak in hotel untuk mbak dan abang." Ujar Gemintang menyela.
"Yuk, aku tunjukin kamarnya."
Ujarnya yang langsung diikuti oleh Van'ar dan Aurra.
"Nah, ini kamarnya abang dan mbak."
Ucap Gemintang.
Dari banyaknya tipe kamar yang ditawarkan, Gemintang sengaja memilihkan kamar yang paling istimewa yaitu president suit dengan 2 kamar tidur, living room, dining room, mini bar dan juga bathroom yang nyaman.
"Sebentar lagi barang barang abang dan mbak akan dikirim ke kamar. Sekarang abang sama mbak istirahat dan bersih bersih dulu. Nanti malam kita explore Bandung." Ujar Gemintang sambil tersenyum.
Sepeninggalan Gemintang, Van'ar dan Aurra memilih memasuki kamar yang memang sudah dipesan untuk mereka. Kamar mewah yang tentunya sangat nyaman untuk ditinggali. Saat membuka koper yang sudah dikirimkan oleh petugas hotel, Aurra menemukan note kecil didalamnya. Juga Van'ar didalam koper miliknya.
Selamat menikmati liburanya Ra, semoga Allah mempermudah malaikat kecil kalian cepat hadir. Amiin.
-Bunda Kia & Bunda Sayla-
Bunyi note yang tertinggal didalam koper milik Aurra. Gadis itu merona ditempat, ada ada saja kelakuan dua bundanya ini.
Main aman boy, ini bukan hutan rimba atau lautan yang perlu kamu taklukan dengan semangat 45. Tapi labirin hati yang perlu kamu jaga kelembutanya.
-Ayah-
__ADS_1
Van'ar terkekeh kecil, sebelum memaca note berikutnya.
Jaga putri Ayah dengan baik baik. Manfaatkan waktu kebersamaan ini dengan semaksimal mungkin. Ingat, jangan memaksa jika Aurra belum siap melakukan itu. Ingat itu anak muda!
-Ayah mertua-
Senyum Van'ar benar benar mengembang. Memang ada ada saja cara kedua pria paruh baya itu menasehatinya.
"Dari siapa mas?" Tanya sang istri kecil.
"Dari Ayah," Jeda Van'ar. "Sama Ayah mertua." Ujarnya sambil tersenyum hangat.
"Mm, jadi ini sudah direncanakan ya?"
"Iya. Ayah sama bunda mau kita liburan dulu sejenak." Jawab Van'ar sambil duduk disamping sang istri.
"Kita masih punya sisa beberapa hari cuti. Jadi, bagaimana kàlau kita gunakan itu untuk pacaran?" Ucap Van'ar sambil mengenggam tangan sang istri.
"Pacaran?" Bingung Aurra.
"Pacaran setelah menikah dengan kekasih halalku." Aurra speechles, ada saja prakata yang mampu membuatnya meleleh seperti ice cream.
Kekasih halalnya ini memang selalu punya cara untuk membuat hatinya menghangat. Subhanallah memang, Aurra selalu bersyukur karena Allah telah berbaik hati memberikan pria sebaik suaminya.
Mengingat keduanya bekerja sebagai abdi negara dan abdi untuk masyarakat banyat. Meluangkan waktu tuk bersama bukanlah hal mudah tuk kedepanya. Mengingat cuti adalah hal yang harus dipertimbangkan mengingat profesi keduanya yang amat dibutuhkan.
Istilah cuti menikah sebenarnya tidak terdapat dalam peraturan perburuhan di Indonesia. Penyebutan cuti dalam UU Ketenagakerjaan No 13 Tahun 2003 terdapat dalam Bagian Perlindungan, Paragraf 4 mengenai Waktu Kerja. Yang disebut cuti adalah hak istirahat karyawan, yang meliputi istirahat mingguan,cuti tahunan, istirahat panjang (Pasal 79); cuti haid (Pasal 81); dan cuti melahirkan dan cuti keguguran (Pasal 82).
UU Ketenagekerjaan mengatur pengusaha untuk memberikan izin libur bekerja selama 3 hari untuk karyawan yang menikah. Perhitungannya, sehari sebelum pernikahan, sehari untuk acara pernikahan, dan sehari setelah pernikahan. Dalam banyak kasus, karyawan sering mengambil cuti tahunan berdekatan dengan izin menikah untuk memperoleh libur yang lebih panjang, baik untuk persiapan nikah maupun untuk tujuan bulan madu.
Perusahaan tidak dilarang memberi cuti nikah karyawan lebih panjang, misalnya 5, 6 atau 7 hari, dengan pertimbangannya agar karyawan lebih fokus mempersiapkan pernikahan. Tetapi, pengusaha dilarang memberikan izin nikah kurang dari 3 hari.
Peraturan Panglima Tentara Nasional Indonesia nomor 25 tahun 2013 tanggal 18 november tentang cuti prajurit TNI : Bagian keempat cuti kawin pasal 7. Cuti kawin diberikan selama tiga hari kerja bagi prajurit pria dan enam hari kerja bagi prajurit wanita yang melangsungkan perkawinan ditempat kedudukan/daerah dimana yang bersangkutan bertugas.
Mengingat cuti menikah hanya mencangkup tiga hari, sedangkan resepsi pernikahan Van'ar dan Aurra sendiri tiga hari tiga malam. Jadilah Van'ar juga mengambil cuti tahunannya. Mengingat ia memang jarang mengambil cuti selama satu tahun masa kerja. Sebagaimana peraturan yang mencantumkan cuti tahunan untuk seorang TNI.
Peraturan Panglima Tentara Nasional Indonesia nomor 25 tahun 2013 tanggal 18 november tentang cuti prajurit TNI : Pasal 4 ayat 2 tentang cuti tahunan. Cuti tahunan diberikan setiap tahun selama 12 (dua belas) hari kerja diluar hari libur dalam tahun almanak dan pelaksanaanya dapat dibagi menjadi dua bagian masing masing enam hari kerja dalam jangka waktu antara kedua bagian sekurang kurangnya enam bulan.
Kini jika dihitung hitung, Van'ar masih memiliki sekitar lima hari cuti. Begitu juga dengan sang istri yang sama sama mengambil cuti tahunan, walaupun pihak rumah sakit memberinya kelonggaran untuk cuti menikah selama enam hari. Tetapi gadis itu memilih mengambil cuti menikah tiga hari dan sebagai jaga jaga ia juga mengambil cuti tahunanya.
Ketika hari mulai gelap, keduanya digiring untuk makan malàm direstoran yang dapat mereka nikmati. Ada tiga restoran yang bisa dinikmati, salah satu yang terbaik bernama Belle Veu yang berada dirooftop Hotel. Restoran ini menyediakan berbagai minuman dan makanan western yang tentu dipastikan halal, dengan panorama view yang mengarah langsung ke pemandangan kota Bandung.
Selesai makan malam dan salat isya, keduanya diajak jalan jalan menikmati indahnya malam dikota Kembang. Kota yang juga berjuluk kota Dilan, atau kota lahirnya Pasundan, Varis van Javanya-Indonesia, atau berbagai julukan lainya yang melekat dikota indah nan cantik yang selalu membekas dihati jika singgah kemari.
Langit malam sudah semakin pekat,saat keduanya kembali kehotel. Mereka berpisah dengan Gemintang di Lobby hotel. Selesai melaksanakan salat malam, kedua pasangan yang baru menikah ini memilih mengistirahatkan tubuh letih mereka. Mereka butuh tidur untuk mengisi daya. Karena esok, masih banyak lagi tempat yang akan mereka kunjungi.
Melihat wajah ayu sang istri yang letih, membuat Van'ar iba. Ia mengusap pelan pelipis sang istri, mungkin nanti ia mengambil hak nya. Untuk saat ini ia hanya ingin menikmati kebersamaan ini dengan penuh kasih sayang tanpa ada kecanggungan.
"Selamat tidur istriku, tidur yang nyeyak. Aku mencintaimu, kekasih halalku." Gumamnya lirih sambil mengecup dahi sang istri penuh cinta, sebelum menyusul sang istri ke pulau mimpi.
****
To Be Continue
Hollaa guyss...
Maaf ya telat update,ada sedikit kendala tadi.
Hayoo gimana buat part ini? ada yang mau kasih saran??
Jangan lupa like, vote, dan komenya yoo😄😄
Ku tunggu😅😅
Sukabumi 28 mei 2020
__ADS_1
11.33