Bukan Salah Jodoh (R2)

Bukan Salah Jodoh (R2)
BSJ 91 : Honeymoon Sungguhan


__ADS_3

...“Terkadang yang kamu butuhkan bukanlah seseorang yang pintar menasihati, tapi seseorang yang tulus mendengarkan dan memahami,” – Bacharuddin Jusuf Habibie....


...BSJ 91 : Honeymoon Sungguhan...


...****...


Mentari nampak sudah menutup hari, ketika keduanya sampai di bandara internasional negara dengan kota yang terkenal karena keromantisanya tersebut. Pria tampan berpakaian casual itu tersenyum tipis melihat sang istri. Wanitanya itu nampat jetlag karena penerbangan yang cukup memakan waktu.


Hingga mereka mendapatkan taxi untuk mengantarkan kehotel yang telah di boking pengirim tiket perjalanan ini, istrinya tak henti hentinya menggerutu kesal. Bagaimana tidak, ketika pertama kali menginjakkan kaki di depan rumah mereka telah di jemput oleh orang suruhan rumah dengan mobil lomousin hitam mewah yang langsung membawa mereka ke bandara Soekarno hatta.


Cup


"Tidur yang nyenyak, my wife." Lirihnya sambil mengecup pucuk kepala istrinya sayang.


Setibanya di hotel, ia langsung chak in. Di bantu pihak hotel, ia membawa sang istri tanpa harus kerepotan membawa koper koper mereka. Pihak hotel membawanya ke lantai 7, di mana kamar mereka berada. Anzar sempat melongo tak percaya saat memasuki kamar hotel tipe suit room tersebut. Nyatanya, kado honeymoon ini tidak main-main. Mau tahu, siapa yang memberikan tiket honeymoon kebeberapa negara eropa selama tiga minggu ini?


Mereka adalah adik-adiknya, juga beberapa saudaranya yang didukung atas persetujuan Vano juga Kia. Awalnya Airra istrinya menolak mentah mentah karena merasa tak enak. Tapi karena drama Lunar dan Arkan, Airra lebih tak enak lagi jika mengecewakan mereka karena menolak.


Bagaimana tidak, Airra itu shok sekali saat tiba-tiba menerima kado super wah ini. Dengan keadaan tubuhnya yang masih letih karena aktivitas kemarinya, ia harus langsung terbang ke Eropa. Semua keperluan, paspor,dan kepentingan lainya telah diurus. Mereka tinggal pergi berangkat saja dengan nyaman. Mereka juga mendapat surat permohonan maaf, karena kali ini Gemintang tidak bisa menjadi fhotografer untuk pasangan baru ini. Dikarenakan GG Bersaudara tengah ada misi urgen diluar sana.


View yang langsung mengarah ke ikon negara ini, kian mendukung suasana romantis. Dengan pelan, ia membaringkan tubuh sang istri diatas ranjang. Ia tahu wanitanya itu pasti kelelahan. Ia pun akhirnya memilih untuk ikut berbaring, karena dirinya juga tak bohong masalah lelah. Tubuhnya juga butuh tidur yang berkualitas, apalagi jika bersama sang istri sambil berpelukan begini. Biarlah esok mereka bebenah, sekarang terlalu letih untuk melakukanya.


"Selamat tidur, istriku." Lirihnya, sebelum benar benar ikut memejamkan mata.


Derrtt


Derrtt


Deru suara getaran handphone, nampak menganggu tidur wanita cantik tersebut.


Dengan gerakan pelan, ia mulai membuka matanya. Menatap sekeliling, dan menemukan sosok tampan di sampingnya. Sosok yang semalaman pasti memeluknya dalam posisi ini.


Beranjak perlahan dari tidurnya, ia melirik jam di nakas. Jam 04.23, mungkin jika di Jakarta sekarang sekitar pukul 09.23. Mengingat waktu jakarta dan disini terpaut lima jam. Jika disini masih subuh, di Indonesia sudah beranjak siang.


Dengan perlahan ia turun dari ranjang, membenahi selimut sang suami sebelum berlalu menuju kamar mandi. Ia memang kesal kemarin, tetapi ia juga tahu maksud dari semua ini adalah untuk kebaikanya dan sang suami.


"Mas, bangun. Sudah subuh, salat dulu baru tidur lagi." Ujarnya, sambil menggelar sejadah untuk salat.


"Hm, jam berapa sayang?"


"04.50 pagi mas." Ujarnya.


Perlahat tapi pasti, pria tampan itu beranjak dari posisi berbaringnya. Menatap sang istri yang sudah siap dengan mukena putih motif volkadot biru kecil.


"Sudah mandi yang?"


"Sudah." Jawab Airra.


"Memang kenapa mas?" Bingungnya.


"Kenapa gak ngajakin mandi bareng?"


Airra mendelik spontanitas. "Gak mau! Mandi sama mas bikin lama." Ketusnya, ia jadi mengingat acara mandi kemarin pagi. Mandi apa yang menghabiskan waktu berjam-jam coba.


"Kan mandinya berdua sayang." Ujar Anzar tersenyum tipis.


"Tau ah, cepatan mandi mas. Aku tinggal nih salatnya." Kesalnya.


Anzar terkekeh kecil, sambil beranjak menuruni ranjang. "Gimana mau salat, kiblatnya aja kebalik." Bisiknya saat tepat di depan telinga sang istri.


"Masa?"


Cup


"Iya cintaku, kebalik itu kiblatnya." Ujarnya sambil mengecup pipi kanan istrinya.


"Oh, jadi kiblatnya menghadap-MAS ANZAR IHH, KESEL!!" Teriaknya nyaring, kesal akan tingkah sang suami.


"Maaf sayang, sengaja." Ujar Anzar tanpa dosa, sambil mengecup pipi sang istri lagi.


"Mas ihh, kesel."


...****...


Pagi yang cerah, mengawali hari pertama mereka di kota Paris, Prancis tersebut. Setelah membenahi barang barang pribadi mereka, keduanya memilih sarapan di tempat makan yang sudah tersedia di hotel. Anzar dengan selectif memilih menu makan yang cocok untuk istrinya, dan tentu saja halal menurut syari'at agama.

__ADS_1


"Hari ini kita mau sayang?" Tanyanya yang masih tak direspon oleh sang istri.


"Yang, jangan marah dong." Ujarnya merayu sang istri tercinta yang masih ngambek.


"Sayang?" Lirihnya sambil mengenggam tangan sang istri sambil dikecupinya berulang kali.


"Geli ih."


"Maafin ya?" Tanya Anzar.


Kalau boleh berteriak, Airra ingin berteriak kenapa pria tampan ini kalau childish makin tampan? Ya Allah, ternyata mahluk satu ini selalu tampan disegala waktu.


"Sayang, Irra?"


Airra mengangguk kecil, sambill menunduk. Nyatanya benar, kelemahan terbesat adalah hati yang penuh rasa cinta.


"Beneran?"


"Iya, tapi sebagai gantinya aku yang nentuin kita kemana aja hari ini." Ujarnya.


"Ok!" Anzar menyanggupi.


"Kalau begitu kita sekarang kemana, Mrs.Anzar?" Godanya.


"Apaan sih?" Ujar Airra malu sendiri.


"Aku cuma nanya yang."


"Kita ke Musee du Louvre dulu."


"Enggak ke menara Eiffel dulu?" Usul Anzar.


"Itu nanti, sekarang ke Musee du Louvre dulu."


"Ok, kita berangkat my Queen." Goda Anzar.


"Apaan sih."


Mouse du Louvre atau Louvre Museum adalah museum terbesar di dunia dan monumen terkenal yang bersejarah di Paris, Perancis. Bangunan ini terletak di tepi kanan Sungai Seine di arondisemen ke-1.



Sisa-sisa benteng indah itu dapat terlihat di ruang bawah tanah dari museum.


Bangunan ini diperpanjang berkali-kali untuk bentuk Istana Louvre hingga sekarang.



Tempat indah yang dibingkai dengan bangunan bergaya klasik nampuk tetap nampak estetik. Tempat yang mampu menyedot jutaan manusia tiap tahunya, untuk singgah kesana. Selesai mengunjungi Musee du Louvre, mereka melanjutkan perjalan mereka dilanjutkan untuk Arc de Triomphe.


Arc de Triomphe de l’Étoile merupakan salah satu monumen yang paling terkenal di Paris dibangun antara 1806 dan 1836. Terletak di pusat Place Charles de Gaulle yakni di ujung barat dari Champs-Élysées. Meskipun ada banyak modifikasi dari rancangan bangunan asli, dengan mencerminkan perubahan politik dan perebutan kekuasaan, motif ini masih mempertahankan esensi dari konsep asli yang kuat.


Gaya keseluruhan dekoratif lengkungan dengan tradisi patung dari paruh pertama abad ke sembilan belas menjadikan hal ini sangat luar biasa. Digunakan sebagai penghargaan orang-orang yang berjuang untuk Perancis, khususnya, yang berperang selama Perang Napoleon.


Terukir di dalam dan di atas lengkungan, semua nama-nama Jenderal yang melakukan pembelaan perang. Ada prasasti dalam tanah di bawah kubah lengkungan yang meliputi makam prajurit tak dikenal dari Perang Dunia I.


Selepas mengunjungi Arc de Triomphe, mereka lantas mengunjungi Champs-Élysées.


Champs-Élysées merupakan jalanan dengan panjang sekitar 1,9 km dan lebar 70 meter, yang mana tempat ini sebagai penghubung Place del la Concorde dan Place Charles de Gaulle (tempat dari Arc de Triomphe).



Para pengunjung dapat menikmati berbagai kafe dan bisa belanja dari toko-toko branded terkenal.



Jalanan di sini sangat ramai dan dipadati pengunjung dari kalangan anak muda dan juga wisatawan berbagai negara. Saat melakukan perjalanan, para wisatawan dapat melihat bangunan atau gedung-gedung kuno, beberapa monumen, dan patung yang menakjubkan.


Selepas menutup hari Champs-Élysées, Anzar dan Airra juga sempat makan siang disana. Mereka memutuskan untuk pulang setelah mengunjungi Champs-Élysées. Karena tubuh mereka sudah semakin lelah, esok hari mereka akan melanjutkan acara jalan jalan mereka sesuai jadwal.


Satu minggu di Paris, mereka habiskan untuk mengunjungi tempat tempat terkenal disana. Seperti menara Eiffel, bangunan yang digadang gadang menjadi perlambang cinta tersebut.


Selain itu, mereka juga mengunjungi Pont des Arts, Tuileries Garden, Jardin du Luxembeurg, Musee d'Orsay, Disneyland Paris dan tempat tempat Indah juga historis lainya.


__ADS_1


Pont des Arts⤴



Disneylan Paris⤴



Kemudian di minggu kedua,pasangan AnRa terbang ke Itali. Tepatnya tujuan mereka adalah kota Vezia, Itali. Negara yang terkenal dengan kota kota dengan canal yang memiliki pemandangan eksotis. Banyak para wisatawan yang sering berburu menaiki yacth untuk menyusuri kota kota cantik dipesisir canal.



Mereke juga mengunjugi kota wara warni yang eksotis di Venesia, yaitu Burano, veneto, Italy.



Venezia atau Venesia merupakan salah satu jajaran kota yang berjuluk kota teromantis didunia. Baik siang maupun malam, kota Venezia selalu dapat menghipnotis setiap mata yang memandangnya.



"Subhanallah mas, cantik banget." Puji wanita berpasmina hitam tersebut takjub.


"Tapi lebih cantikan istri mas." Ujar pria tampan tersebut setengah berbisik.


"Receh, gak mempan." Timpan sang istri sambil mengelus lengan kekar yang melingkar dipinggangnya.


"Dulu AnRa honeymoon kemana sih mas? Aku lihat fhoto fhoto mereka juga bagus tuh."


Monolog Airra.


Ia memang pernah melihat album fhoto pernikahan Aurra dan Van'ar, termasuk fhoto honeymoon mereka. Walaupun mereka bilang bukan honeymoon, tapi suasana romantisnya tak kalah seperti honeymoon diluar negri.


"Gak tahu, katanya mereka bukan honeymoon kok itu." Ujar Anzar kecil.


"Kalau gak salah di Bandung." Ujarnya melanjutkan.


"Bandung?"


"Hm."


"Pantesan bagus bagus tempatnya, alamiah. Gak kalah sama honeymoon keluar negri."


Ujar Airra mengangguki.


"Kamu nyesel dibawa honeymoon kesini yang?"


Tanya Anzar mewanti wanti.


"Enggak tuh, aku malah bersyukur." Ujarnya sambil menerawang keindahan dihadapanya.


"Beberapa tahun kebelakang, aku gak bisa buat sekedar nikmatin hidup. Sekarang, aku nikah terus alhamdulillahnya bisa nikmatin honeymoon ke Eropa, kayak anak anak sultan."


Ujarnya menuturkan.


"Aku seneng banget, sampe lupa cara ngungkapinya terimakasihnya gimana sama kamu." Anzar tersenyum tipis sambil membalik tubuh mungil sang istri.


"Gak usah terimakasih, lihat kamu bahagia aja aku sudah bahagia."


Airra tersenyum hangat. Mungkin ini adalah puncak dari segala kesusahanya. Saat ia pernah merasakan ditinggalkan sendirian, tidak diinginkan dan dicampakkan. Kini, ia memiliki tempat kembali juga sosok yang menginginkanya kembali.


"Terimakasih mas, sudah buat Airra sebahagia ini. Terimakasih, karena telah menjadi rumah kembali buat Airra."


...****...


To Be Continue


Selamat pagi readers🤗🤗


yuhuuu, update pagi lagi karena miminya mau skulah online😅😅


Ok, lapak GG udah aku luncurkan, jangan lupa mampir. Terus, di lapak ini jangan lupa komentar, like and votenya yo💜


Ok, jumpa lagi nanti🤗🤗


Sukabumi 28 Juli 2020

__ADS_1


__ADS_2