Bukan Salah Jodoh (R2)

Bukan Salah Jodoh (R2)
BSJ 89 : Para Jomblo


__ADS_3

...”Bagi para calon sarjana, silahkan merenungkan sendiri langkah yang akan ditempuh agar bisa bersinergi positif dalam kehidupan.” – Bacharuddin Jusuf Habibie....


...BSJ 89 : Para Jomblo...


...****...


Pagi menjelang dengan hiasan awan kumolonimbus cerah menggantung di langit. Menggantung dengan apik, menjadikan gumpalan gumpalan putih itu hiasan langit biru yang cerah. Meja makan keluarga Radityan nampak penuh kini. Ada Empat atau mungkin lima kepala keluarga disana. Namun, para tetua memilih sarapan di tempat makan di belakang mansion dekat kolam ikan private milik Van'ar. Sedangkan yang mengisi meja makan, kini ada empat pasangan muda dan lima orang lainya.


Ada pasangan yang paling romantis dan sedang hangat hangatnya-Van'ar dan Aurra. Di lanjut pasangan baru yang masih lengket lengketnya-Anzar dan Airra. Ada pula pasangan yang paling ajaib ajaibnya-Arkan dan Lunar. Di tambah pasangan ferpect lainya-Langga dan Ezkana. Sedangkan yang lainya, ada Aksara, Galaksi, Gemintang, Q, dan By. Sedangkan Zega, memilih pamit lebih awal karena ingin menjenguk sang kekasih hati yang tengah sakit.


"Mas mau tambah lagi lauknya?" Tanya Aurra yang tengah melayani sang suami.


Pria tampan berseragam lengkap itu tersenyum tipis. "Sudah cukup dek."


Airra tersenyum tipis di balik kain penutup wajahnya. Pagi ini, ia dan Airra dibantu Lunar yang menjamu para tamu muda mudi disini.


"Mas gak suka wortel kan, kenapa ambil itu?"


Ujar Airra mengingatkan, sambil memisahkan wortel dipiring sang suami kepiringnya.


Ia sudah cukup hafal apa yang tidak disukai suaminya ini. Wortel, sayuran berwarna oren itu adalah musuh bebuyutan Anzar. Namun, kebalikanya untuk Van'ar yang suka wortel.


"Mas makan ini juga, baik untuk kesehatan organ pencernaan." Ujar Airra sambil menyiukkan tumis sayuran hijau yang kaya akan serat.


"Terimakasih istriku." Ujar Anzar sambil tersenyum manis.


"Yang sudah halal mah beda, dunia berasa milik berdua, yang lain ngontrak." Celetuk Arkan yang langsung tawa menguar simeja makan tersebut.


"Ish, malu maluin aja." Ketus sang kekasih sambil meyiukan nasi kepiringnya.


"Banyak banget yang, begah nanti." Protes Arkan, melihat isi nasi di piringnya amat menggunung.


"Biar banyak tenaga buat cari uang, untuk modal nikah." Ujar Lunar sambil menambahkan lauk pauk yang super banyak pula.


Tawa kembali menguar diantara mereka, suasana pagi ini nampak ceria diiringi obrolan ringan. Beda dengan para joblowa dan jomblowati yang nampak diam-diam saja di sebrang meja lain.


"Yang sudah punya gandengan mah beda, berasa dunia dan segala galanya milik berdua. Yang lain dimutasi keplanet mars." Ujar Q membuka suara.


"Ah, jadi kangen tunganganku tercinta." Gumamnya kecil yang membuat yang lain tersenyum.


Sedangkan Galaksi dan Gemintang nampak tak berminat tentang obrolan tentang masalah jodoh. Mengingat bagi mereka fine fine saja jika menjadi jomblo fisabilillah hingga menikah, bukan seperti sosok lain yang nampak kesal terus menerus di pojokkan.


"Tuh bang Aksara, jomblo fisabillah hingga nika, eh gak jadi nikah." Ujar Arkan menggoda kakaknya sendiri.


"Dasar adik luknut kamu." Kesal Aksara.


"Sudah sudah, sarapan dulu. Nanti ngobrolnya lagi." Ujar Airra melerai dan langsung di-iyakan oleh semuanya.


Keluarga juga kerabat keluarga Radityan memang masih nampak meramaikan mansion Radityan kini. Hanya Van'ar yang sudah harus kembali bekerja, karena panggilan dari kesatuan.


"Mas pergi dulu, jika ada apa-apa jangan lupa telpon." Ujar pria tampan berbaret tersebut,sambil mengecup pucuk hijab sang istri.


Cup


"Ayah berangka kerja dulu, jagoan jagoan Ayah. Baik?baik di dalam sana, jangan membuat bunda kelelahan." Ujarnya menambahi sambil berjongkok dan mencium pelan permukaan perut buncit sang istri, yang terbalut gamis longgar tersebut.


"Mas berangkat ya dek."


"Jangan terlalu banyak beraktivitas ya dek, kamu pasti kelelahan karena semalam." Aurra mengangguk kecil sambil meraih punggung tangan suaminya. Menciumnya pelan walaupun dari balik penutup hijabnya.


"Hati hati dijalan mas, semangat bekerjanya. Kita tunggu mas pulang dengan selamat."


Ujarnya lembut, membaurkan energi positif dan kehangatan yang merayapi hati Van'ar.

__ADS_1


Pria tampan itu tersenyum, senyum yang jarang diperlihatkan kecuali, kepada sang istri tercinta.


"Mas berangkat, assalamulaikum."


"Waalaikumsalam." Ujar Aurra pelan sambil mengantarkan kepergian sang suami, hingga pria itu hilang dengan motor KLX kesayanganya.


"Uwuu, pasangan yang so sweeth banget." Ujar suara familiar disampingnya.


"Astagfirullah, bikin kaget saja kamu By."


Gadis berdress baby violet tersebut tersenyum tipis, sambil memperlihatkan sebuah sweeter rajut berwarna baby pink tersebut.


"Cantik."


"Iya, dan ini pasti cocok buat si twins. Satu lagi ada di dalam mbak." Ujar By sambil mengelus perut buncit Aurra.


"Tapi kok pink, kita kan belum tahu jenis kelamin babynya." Ujar Lunar menyela, datang sambil membawa mangkuk berisi buah-buahan segar.


"Karena aku punya firasat, kalau mereka pasti sepasang." Ujar By meyakinkan.


"Mungkin juga sih, pasti bakan lucu ya." Ujar Lunar menimpali.


"Jadi pengen punya baby kembar juga."


"Nikah dulu, baru buat baby bareng bang Aksara." Timpal Lunar, menjawab ucapan By.


Gadis cantik itu tersenyum kecut, sambil mengandeng Aurra.


"Apaan sih, dia itu cuma patner." Sangkal By.


"Patner sehidup semati gitu maksudnya?" Goda Lunar gencar.


"Tahu ah,kesel deh." Ujar By ketus.


"Dasar, gengsi aja di besarin." Kekeh Lunar sambil tertawa kecil.


Hari ini mansion keluarga Radityan memang masih nampak ramai. Mengingat beberapa anggota keluarga juga kerabat mereka masih banyak berkumpul. Selepas dzuhur, keluarga dari pihak Arkia-mulai berpamitan pulang. Di lanjut dengan orang tua Aurra dan kerabat lainya termasuk Vanya dan sang suami.


"Kamu yakin masih mau disini By?" Tanya sang ibu penasaran.


Putri bungsunya itu mengangguk meyakinkan. Ia tersenyum kecil saat mengantarkan keluarganya yang akan kembali ke Ohio.


"Iya, sepekan lagi By pulang mom."


"Sure?"


"Yes mommy. Pokoknya By pulang pekan depan." Ujar gadis pemilik nama lengkap Queenby Azizah Luthears itu.


"Aku masih punya janji traveling disini sama dia mom." Ujarnya sambil melirik pria tampan disampingnya.


"Ekhem."


Dehaman pria paruh baya berkacamata itu mengalihkan fokus ketiganya.


"Kamu, jangan lupa janjimu tepati." Tuntutnya kepada pria muda dihadapanya.


"Pasti om." Jawabnya mantap.


"Saya pegang kata katamu, dan sudah sepatutnya kamu memegang ucapanmu sebagai seorang pria." Ujarnya kembali tak terelakan.


"Daddy?" Lirih sang putri.


"Hubungi daddy, jika dia menyakitimu." By mengangguk patuh, akan perintah Aditama yang tidak bisa dibantah.

__ADS_1


"Ok, kalau begitu kita pulang terlebih dahulu mom." Ujar Aditama, sambil meraih pergelangan tangan istrinya.


"Jaga dirimu baik baik honey." Pamit Vanya sambil memeluk sang putri sejenak.


"Tentu mommy."


Sepeninggalan Adimata dan istrinya juga Q, untuk kembali ke Ohio. By dan Aksara langsung kembali ke dalam. Semenjak insiden kelinci dan getuk kala itu, kedekatan diantara keduanya mulai terjalin. Rencananya, setelah acara bebenah disini selesai mereka akan travelling


Ke beberapa tempat ternama di nusantara. Mengingat keduanya juga menyukai kegiatan yang sama yaitu travelling, kulineran juga hiking.


Aksara memang berjanji akan membawa By travelling kebeberapa tempat ciamik yang tak kalah dari destinasi wisata internasinal. Salah satu tujuan mereka adalah pulo cinta/pulau cinta di gorontalo. Tempat indah yang di hiasi cantiknya hamparan samudra berpasir putih bersih bak di maldives. Destinasi wisata romantis yang memiliki pemandangan epik, yang cocok di kunjungi untuk pasangan baru.



****


Wanita paruh baya yang membawa nampan berisi makan malam itu tersenyum tipis. Awalnya ia ingin mengajak putra lainya untuk makan malam, mengingat mereka melewatkan jadwal makan malam bersama tadi. Nampak para putranya itu tengah tertidur dengan posisi acak di ruang playstation.


Ruangan yang dibuat khusus bagi si sulung dan adiknya ketika kecil bermain bersama. Di sana ada dua putra lainya yang terlelap di tempat yang acak. Si bungsu tertidur di depan televisi yang masih menyala. Menayangkan permainan era abad milenial masa kini. Sedangkan putra lainya, tertidur di sofa sambil memeluk bantal karakter.



"Ya Allah, tampan sekali putra putra kalian ini mas Bara." Ujarnya bergumam kecil, sambil menyelimuti keduanya secara bergantian.


Ia kembali tersenyum tipis, saat giliran menyelimuti si sulung. Di usia yang masih terbilang muda, keduanya sudah hidup dari penghasilan sendiri. Menggapai apa pun sendiri, berupaya semaksimal mungkin seorang diri. Mengingat ucapan si sulung sore tadi, Arkia menjadi sedih sendiri. Kedua putranya ini akan melanglang buana dinegri orang demi menyelasaikan misi yang mereka sebut misi tujuan hidup. Arkia sedih jika memikirkanya, mengingat Galaksi dan Gemintang pamit sekaligus menyertakan beberapa surat penting yang mereka titipkan ke Arkia. Ada beberapa surat tanah peninggalan almarhum Bara dan Baby, hingga tabungan pendidikan Galaksi dan Gemintang.


Galaksi maupun Gemintang sudah menetapkan jika mereka mungkin akan menghilang, untuk beberapa saat hingga tak terhitungkan. Galaksi menuturkan jika mereka tidak akan kembali ketanah air hingga misi itu terlaksana. Galaksi mengatakan ini karena ia yakin, jika kembali kepada misi itu mereka pasti akan sulit tuk dihubungi atau dicari.


"Do'a bunda selalu menyertai kalian berdua nak."


Apapun itu misi yang mereka rahasiakan dari Arkia, ia tetap selalu mendo'akan keselamat keduanya perihal apapun yang terjadi. Karena firasat seorang ibu tidak akan pernah ada putusnya sekalipun itu bukan darah dagingnya.


🐳🐳


Selamat pagi readers🖐🖐


Thor update lagi nih,gimana nih???


Kabarnya sehatkan semua?


kalau aku ini rada ngantuk pas ngedit,soalnya aku semalam gadang sampe jam dua atau setengah tiga pagi😩😩


Biasalah, banyak yang perlu diurus😥


Ok, gimana buat part ini readers??


Bang Gemilak udah pamit ya sampai part ini.


Habis ini, mereka punya lapak sendiri dan tetap disini kok🤗🤗


Nih, kalau jadi ya judulnya kukasih bocoran dikit😅😅


Hayoo,penasaran enggak??


Yo, ditu nggu saja perdananya❤



Jangan lupa tinggalkan jejaknya dikolom komentar ya😙😙


Sukabumi 25 Juli 2020


08.50

__ADS_1


__ADS_2