Bukan Salah Jodoh (R2)

Bukan Salah Jodoh (R2)
BSJ 42 : Kota Kembang Berjuta Rasa


__ADS_3

...'Banyak momen yang harus kuabadikan rewat retina mata ini. Karena, aku mau semua momen kebersamaan ini terekam indah di memoriku hingga kedua mata ini merabun dimakan waktu.'...


...-Keevan'ar Radityan Az-zzioi-...


...BSJ 42 : Kota Kembang Berjuta Rasa...


...****...


Pagi yang cerah di kota Dilan, menyambut dua insan yang tengah berjalan sambil bergandengan tangan tersebut. Walaupun sudah menjadi sepasang kekasih halal, tak menutup kemungkinan jika terkadang kecanggungan masih mampir. Sebenarnya mereka datang bertiga, namun Gemintang yang seharusnya menjadi pemandu mereka malah asik memotret berbagai hal. Untuk informasi saja, selain hobby antimainsteamnya-Gemintang juga memiliki hobby mainstream yaitu dunia fhotografhi.



Pria muda tampan itu selalu punya cara untuk menghasilkan fotret berkualitas, dengan bidikan yang pas. Dengan itu pula, Gemintang membiarkan pasangan pengantin baru itu menikmati lebih banyak waktu kebersamaan mereka tanpa halangan.


"Bandung, ternyata sudah banyak berubah."


Lirih gadis cantik berhijab syar'i berwarna silver tersebut.


Khimar longgarnya berterbangan tertiup angin, dengan lembutnya. Senyumnya tak henti hentinya terpatri dibalik penutup hijabnya. Saat kekasih halalnya itu begitu memperhatikanya.


"Iya, bagaimana kalau kita lanjutkan jalan jalan ini dek?" Aurra-gadis mengangguk, sambil mengikuti langkah sang imam menuntunya.


Disinilah kini mereka berada, di salah satu destinasi wisata yang tentunya populer dikalangan pelancong. Alun Alun Kota Bandung.Tempat yang selalu ramai dikunjungi, dengan berbagai objek menarik yang tentunya sayang untuk dilewatkan. Ada hamparan rumput sintesis yang membentuk pola pola zigzag, tepat dihadapan masjid Raya Bandung yang berdiri dengan megahnya.



Selain itu, Alun alun Bandung juga berdekatan dengan jalan Braga yang juga amat terkenal akan objek instagramable-nya untuk berswa fhoto. Ternyata, Jalan Braga inilah yang sukses membuat Kota Bandung dikenal sebagai Kota Kembang. Ini karena banyak kembang atau gadis cantik bermekaran di daerah ini. Kata Braga sendiri berasal dari kata baraga, yang berarti berjalan menyusuri sungai. Memang, kawasan Braga ini terletak di tepi Sungai Cikapundung. Jalan Braga sudah menjadi maskot Kota Bandung tempo dulu, bahkan sejak zaman penjajahan Belanda.



Setelah kedatangan Belanda, lokasi ini menjadi ramai karena banyak pengusaha berkebangsaan Belanda. Mereka mendirikan pertokoan, tempat hiburan, restoran, kafe, dan bar. Bahkan, butik mereka menjual baju rancangan desainer dari Prancis. Para wisatawan saat ini bisa berjalan-jalan di kawasan jalan protokol, pusat bisnis, dan keramaian ini sebagai one stop holiday. Jika ingin menikmati gaya arsitektur dan pertokoan lama Kota Bandung, di sinilah tempat yang tepat. Kawasan ini tetap mempertahankan keaslian bangunannya, mengikuti model pertokoan Eropa masa penjajahan Belanda. Bangunan lama yang terkenal dan berjarak beberapa blok di sekitar Jalan Braga, yang bisa menjadi objek wisata adalah Hotel Savoy Homan dan Gedung Asia Afrika. Sedangkan saat ini sudah berdiri Braga Citywalk, bangunan baru yang berfungsi sebagai pusat perbelanjaan, hotel, dan kondominium.


Bahkan beberapa seniman jalan juga biasa hadir disekitaran sana. Selain itu, ada juga beberapa seniman yang mengenakan kostum kosplay ala tokoh tokoh kartun terkenal hingga jenis mahluk mahluk halus, berjajar rapih sebagai objek swa fhoto yang sangat menarik minat para pelancong dimalam hari.


Selepas mengunjungi Alun Alun kota Bandung, keduanya melanjutkan perjalanan untuk menyinggahi tempat tempat wisata terpopuler di kota Dilan tersebut. Mereka sempat singgah di moseum Geologi Bandung, hingga berlanjut ke Gazibu dan Gedung Sate-salah satu landmark yang juga terkenal dikalangan wisatawan.


Beranjak siang hari, Gemintang-mengajak keduanya pergi Ke Lembang. Tempat dimana mereka akan menemukan banyaknya keindahan flora dan Fauna yang memanjakan mata. Sebelum itu, mereka sempat singgah ke tempat wisata yang disebut Farm House.



Tempat wisata di Bandung ini disebut Farm House karena tempat ini dibangun menyerupai lahan pertanian mini dengan bunga-bunga cantik beserta peternakan mininya. Letaknya pun mudah dicapai karena berada di Jalan Setiabudi yang merupakan jalan utama menuju Lembang, tidak jauh dari Rumah Sosis. Dengan harga tiket masuk yang terjangkau dan bisa ditukar dengan susu murni atau sosis bakar, di tempat wisata di Bandung ini wisatawan bisa berfoto di spot cantik yang disediakan seperti Rumah Hobbit. Pengunjung bisa bergaya seperti nona Belanda dan berpose di depan rumah model Eropa. Restoran di tempat wisata ini juga tampil cantik dan model bangunannya pun tak kalah unik. Anak-anak juga bisa sangat betah bermain di sini sambil memberi makan kelinci, kambing, burung, ayam, dan bebek.


"Kenapa dek?"


Tanya pria tampan itu lirih, sambil menyeka peluh yang melintasi pelipis sang istri.


"Capek ya? Kalau begitu istirahat dulu ya."


Ajaknya, namun dijawabi gelengan oleh sang istri.


"Enggak kok mas, ini cuma panas aja sedikit."


Jawabnya tulus.


Cuaca hari ini memang cerah, dan mulai terik. Belum lagi banyaknya pengunjung, namun dicuaca panas ini lumayan membuat terik.


Pluk


"Pakai ya!"


Ujarnya dengan cekatan memakaikan topi putih yang sedari tadi bertengger apik dikepalanya.

__ADS_1


"Tapi mas-"


"Gak papa, yang penting kekasih halal mas tidak kepanasan." Ujarnya, masyaallah Aurra speecheless. Pipinya sampai merona, antara panas dan terharu. Untuk saja cadarnya menyamarkan rona dipipinya.


"Anak muda jaman sekarang, pakai hijab sih boleh tertutup. Tapi pacaranya pegang pegang tangan, gak malu sama hijabnya apa?"


"Iya bener itu." Bisik beberapa pengunjung wanita yang melihat interaksi Van'ar dan Aurra.


Van'ar menggelengkan kepalanya tak percaya. Mereka membicarakan istrinya tanpa tahu statusnya. Astagfirullah haladzim.


"Maaf ibu, istri saya sedang kepanasan. Jadi sudah sepatutnya saya sebagai seorang suami melindunginya." Ujar Van'ar, membuat ibu-ibu tersebut terkejut.


"Lain kali ibu jangan asal berbicara, hijab dan perilaku pemakainya adalah dua hal yang berbeda. Selain itu, ibu juga berbicara tanpa adanya fakta yang takutnya dapat menimbulkan fitnah. Permisi." Ujarnya menjelaskan, sebelum pamit membawa kekasih halalnya itu berlalu.


Van'ar tentu tidak mau nama baik istrinya tercoreng. Lagi pula mereka sudah menikah, melakukan sentuhan kecil saja tentu saja boleh. Apalagi skhinship yang dianjurkan untuk sepasang suami istri. Meninggalkan perkara kecil tersebut, Gemintang yang sudah menunggu di mobil. Akhirnya membawa keduanya untuk melanjutkan perjalanan menuju Lembang. Tidak lupa mereka juga singgah sejenak ketika menemukan musola untuk melaksanakan salat dzuhur.


Tiba di lembang, mereka mendatangi tempat wisata bernama Rumah Stoberi.



Stroberi indentik dengan Kota Bandung. Jadi wajar bila banyak wisatawan di Kota Bandung ini, ingin merasakan memetik langsung stroberi dari kebunnya. Untuk wisatawan yang ingin wisata petik buah, tentunya Rumah Stroberi Lembang bisa menjadi pilihan yang tepat. Terletak di jalan Sersan Bajuri yang sejuk, Rumah Stroberi menawarkan kafe dan penginapan yang dilengkapi dengan kebun stroberi, area outbond, dan playground. Selain pemandangan indah dan udara segar, pengunjung juga bisa menikmati makanan dengan harga terjangkau.


Rumah Stroberi tanpa tiket masuk ini tentu saja dengan cepat menjadi salah satu tempat wisata di Bandung favorit wisatawan. Keunikan restoran di sini adalah adanya undakan yang bertingkat-tingkat. Pengunjung juga bisa memilih tempat duduk dengan nuansa Oriental, Klasik, Koboi, hingga Lesehan Sunda. Harga paket petik Stroberi berlaku untuk 4 orang dan sudah termasuk paket makan nasi liwet untuk berempat juga. Bagi tamu penginapan ada pengecualian, mereka bisa memetik stroberi tanpa dibatasi jumlahnya.


Aktivitas memetik buah segar itu tentu tak dilewatkan oleh keduanya. Belum lagi, hari ini Van'ar maupun Aurra banyak tersenyum kepada satu sama lain. Semua itu tentu tak luput dari bidikan lensa kamera milik Gemintang. Tawa dan Canda keduanya terbidik apik oleh kamera yang selalu dibawa oleh pria muda tampan tersebut.


"Semoga kalian selalu bahagia, bang Evan."


Ujarnya berharap didalam hati.


Ketiganya juga sempat menghabiskan waktu makan siang disana. Dengan pemandangan alami yang menyejukkan mata, tentu membuat mereka betah. Hingga ashar berkumandang,mereka memutuskan untuk melaksanakan salat asar disana. Sebelum melanjutkan perjalanan terakhir mereka, menuju objek wisata yang akan menjadi penutup perjalanan hari ini.


Tempat ini adalah salah satu tempat hits di Bandung. Orchid Forest Cikole merupakan tempat wisata sekaligus budidaya anggrek yang keren banget. Di sini terdapat banyak tempat berfoto yang apic, dan pastinya bakal nge-hits kalau di upload ke medsos. Selain itu juga, terdapat berbagai koleksi anggrek yang indah. Koleksi anggrek yang dimiliki oleh Orchid Forest Cikole termasuk yang terbesar di Indonesia.




"Masyaallah cantiknya."


Puji gadis cantik tersebut, terpukau dengan pemandangan disana.


Tempat yang terlihat sangat asri dengan hamparan tumbuhan pinus yang berjajar rapih, juga jembatan gantung dari kayu yang menambah unsur estetik tempat wisata tersebut. Apalagi saat malam tiba, pemandangan indah berkali kali lipat terlihat disana. Setelah melaksanakan salat mahgrib dimusola setempat, Van'ar mengajak sang istri menikmat indahnya malam di Orchid Forest Cikole.



Suasana yang mulai diselimuti kegelapan, nampak menonjolkan keindahan jembatan jembatan gantung yang disinari oleh làmpu lampu tersebut.


"Cantik." Lirih Aurra tak henti hentinya berdecak kagum.


"Iya."


"Iya kenapa mas?" Tanya Aurra berbalik menanya.


"Istri mas, cantik." Jawabnya santai sambil mengeratkan genggamanya.


"Gombal."


"Kata siapa? orang mas jujur kok. Kekasih halal mas cantik sekali ya-Allah." Ujarnya sambil mencubit gemas hidung mungil sang istri yang tertutup kain penghalangang.


"Terimakasih, sudah datang melengkapi hidup mas, dek." Lanjutnya sambil mengenggam kedua tangan mungil sang istri.

__ADS_1


"Terimakasih karena telah mau memberi mas kesempatan untuk mengisi kekosongan di hatimu. Menutup luka yang pernah abangku buat, walaupun aku yakin luka itu masih akan berbekas. Aku tidak akan menyuruhmu melupakanya jika melupakan hanya membuatmu sulit." Aurra mendengarkan dengan seksama, sambil mendongkrak menatap keseriusan diwajah tampan sang suami.


"Kita berjuang bersama sama ya dek. Jadikan masalalu itu sebagai pelajaran dimasa depan. Mas cuma minta, kamu bersabar dengan segala halang yang nantinya menyertai hubungan kita berdua. Just say bismillah, semoga Allah selalu meridhoi dan melindungi rumah tangga kita."


Lanjutnya sambil mengecup punggung tangan sang istri.


Aurra tersenyum bahagia sambil mengangguk sebagai jawaban. Suaminya yang jarang berbicara panjang lebar itu, kini perlahan mulai terbiasa. Sosok yang jarang mengkeskpresikan perasaanya itu, kini terlihat lebih bumble dan hangat. Sungguh gadis cantik bahagia, Allah sedikit demi sedikit mulai memberikan banyak perubahan positif pada hubunganya.


Ckrek


Ckrek


"Good potret." Ujar pria muda tampan yang baru saja mengabadikan momen romantis sepasang kekasih halal yang tengah berpelukan diatas jembatan gantung tersebut.


****


Sementara itu, jauh dibelahan bumi sana. Seorang wanita paruh baya tengah menangis pilu dalam dekapan suaminya. Hati seorang ibu mana yang tak lara, saat melihat buah hatinya tergeletak tak berdaya dengan berbagai alat penunjang kehidupan. Ia sedih, iba, takut juga cemas melihat keadaan si sulung yang mengkhawatirkan. Terlepas dari segala kesalahan yang telah dibuat oleh putranya, ia tetap telah memaafkanya. Bagaimanapun juga, seorang ibu tak akan tega jika melihat putranya berada diambang kematian. Juga para pembunuh bayaran yang tengah mengintai nyawanya diluaran sana.


"Abang, bangun nak. Bunda sayang abang, abang bangun ya nak." Lirihnya sambil mengelus punggung tangan sang putra yang terlihat pucat tak berdarah.


"Ssstt, bunda yang sabar ya." Lirih sang suami, mencoba menenangkan.


"Anzar yah, Anzar hiks." Wanita paruh baya itu tak kuasa menahan air matanya, hatinya sungguh lara melihat nasib tragis sang buah hati.


"Bangun sayang, bunda disini bang." Ucapnya tak patah semangat, berharap putranya itu segera terbangun dari tidur panjangnya.


Malang sekali nasib putra tampanya itu, putra yang ia jaga selama sembilan bulan di perutnya tanpa peranan seorang suami. Hingga ia lahir di dunia kala itu, kini buah hatinya itu harus kembali sengsara karena rumitnya cinta didunia. Arkia sedih, karena dari semua kesakitan itu putra sulungnya yang memang mengalaminya sendiri. Apakah salah putranya ini, dari awal ia berada didalam kandungan hingga beranjak dewasa, ada saja cobaan yang menyangkutnya.


"Bangun putra bunda, bunda kangen sama abang."


Arkia harap-Allah masih berbaik hati memberikan putranya kesembuhan, agar putra sulungnya itu bisa kembali menghirup udara bebas juga memperbaiki segala kesalahanya di waktu lampau.


"Ayah, bunda, pesawatnya sudah siap."


Intruksi sang putra tampan diambang pintu, yang langsung diangguki oleh Vano.


"Ayo bunda." Ajak Vano-memapah sang istri yang sudah lemas akibat menangis sedari tadi.


Wanita berhijab syar'i itu hanya bisa meratapi kepergian putranya pula yang di bawa oleh beberapa orang berpakaian serba putih. Kemarin, selepas putra kedua dan menantunya pergi ke Bandung-ia dan suaminya juga langsung terbang ke New york atas arahan Galaksi. Setibanya di kediaman GG bersaudara itu, Arkia tak dapat membendung air matanya melihat keadaan sang putra yang mengenaskan juga jatuh koma. Hatinya lara melihat betapa besarnya balasan yang diperlihatkan tuhan-Nya kepada umatnya ini.


Wanita paruh baya itu kini hanya bisa tawakal-berserah diri kepada yang maha kuasa, karena tim medis sudah berusaha menyelamatkan nyawa sang putra. Kini segalanya, berada di tangan yang maha kuasa.


"Ya-Allah, lindungilah putraku. Berikanlah dia kesempatan untuk memperbaiki segalanya yang telah ia rusak kepercayaanya." Doanya penuh harap didalam hati.


****


To Be Continue


Pagi semuaa😉😉


Hayooo, cung cung orang Bandung? Atau yang pernah singgah kesana gitu??


Jadi nginget PRAKERIN disana😂😂


Yokk, gimana nih buat part ini?


Kira kira-bagusnya babang Anzar diapain ya?


Bangunin gitu? tapi nanti ada kemungkinan rebut Aurra lohhh😄😄


Cus ahh, jangan lupa like,komen dan booom Vote😙 Ok, jumpa lagi dipart berikutnya yoo😊😊

__ADS_1


Sukabumi 29 mei 2p20


07.27


__ADS_2