
Sebelum kejadian Hendry dan enam orang anggota Big Move mengendap-endap menuju sebuah ruangan dalam gedung tua itu, disana seorang pria yang tak asing bagi mereka sedang mengarahkan senjata api pada Vernon.
"Jatuhkan senjata kalian!" perintah Hendry mengagetkan, yang membuat tembakan pria itu meleset dari sasaran.
"Sial!" saat menyadari tembakannya tak mengenai Vernon
Sedang anak buah Zeron yang berjaga di pintu mengikuti perintah Hendry dan mengangkat tangan mereka menyerahkan diri.
"Kalian ingin m*ti rupanya, masuk dalam kandang harimau!" ucap Zeron dengan senyum ala devil dan tatapan jokernya.
"Hahahahaha" tawa mereka menghina
"Pantas sikapmu seperti binatang rupanya engkau seekor harimau Zeron!" lanjut Hendry dengan tatapan tak kalah menakutkan dari pria maniak itu.
"Aku benci kegagalan dan penghinaan!" gumam Zeron
"Dasar sampah! tidak tau pribahasa, percuma berbicara dengan orang bodoh sepertimu!" lanjut Zeron
"Pendidikanmu mungkin lebih tinggi dariku Zeron, tapi percuma jika engkau biad*p! jelas Hendry
"Hendry,,,,,,Hendry, engkau tidak lebih dari sekedar sampah yang Vernon pungut dari jalanan, apa tahumu tentang sopan santun!" ucap Zeron yang mengetahui bahwa itu adalah Hendry karena mereka sedari tadi tidak menggunakan penutup wajah.
"Semua ucapanmu sangat benar Zeron tapi itu dulu, dan sekarang aku jauh dibandingkan darimu, bahkan engkau tidak layak disebut sampah tetapi sesuatu yang lebih menjijikan dari itu!" ucapan Hendry membuat wajah pria itu merah padam
"Jatuhkan senjatamu!" perintah Hendry saat Zeron ingin menyerangnya
"Santai kawan jangan terburu-buru, jika aku menjatuhkan senjata sekarang bukankah itu tidak adil? engkau menggunakan senjata dan aku dengan tangan kosong, itu bukan tindakan pria sejati!" negosiasi Zeron
"Ini bukan permainan anak kecil yang dengan mudahnya engkau tawar-menawar Zeron!" jelas Hendry
"Jatuhkan senjatamu dan akupun akan menjatuhkan senjataku, kita bertarung dengan tangan kosong!" tawaran Hendry yang diterima anggukan angkuh oleh Zeron. Sedang enam anggota Big Move lainnya menyandera anak buah Zeron
Rupanya kesombongan pria maniak itu tidak sia-sia, kini ia dengan mudah bisa mengimbangi pergerakan Hendry. Semakin lama seolah pria bertubuh ideal itu melemah yang membuat Zeron merasa ia akan menang, saat pisau kecil pria maniak itu keluarkan dari balik saku belakang celananya, saat itu pula Hendry menyudahi kepura-puraan yang seolah Zeron lebih kuat darinya, Hendry seolah mengetahui pikiran lawannya mungkin karena telah terbiasa dalam situasi menegangkan seperti itu.
"Dasar manusia licik!" tak terima Zeron yang dibalas senyuman oleh Hendry bagaiman tidak pria yang mengatakan ia licik adalah seorang yang pantas mendapat penghargaan manusia terlicik di abad ini. Mungkin Zeron tidak punya cermin sehingga tidak menyadari akan dirinya seperti apa.
"Hahahaha" tawa Zeron yang berubah seperti orang kehilangan akal sehatnya.
__ADS_1
"Engkau sudah kalah Zeron, mengapa masih bahagia?" jelas Hendry
"Kalah? tidak ada kata kalah dalam hidupku Hendry, jika itu terjadi maka engkau sama sepertiku. Tidak ada pemenang diantara kita!"
"Dasar manusia aneh!" gumam Hendry yang saat ini Zeron masih tertawa
"Aku akan meledakkan semua tempat disini dan semua orang akan menjadi abu!" ancam Zeron yang tangannya sudah terikat
"Aku rasa mulutmu itu harus ditutup!" ujar Hendry dan hendak menutup mulut Zeron
"Apa engkau tau bahwa semua tempat disini sudah aku beri peledak yang dahsyat, dan hanya menunggu perintah dariku maka mereka akan meledakkannya!"
"Bum, seketika kita akan menjadi debu!"
"Hahahaha" tawa Zeron yang berubah menjadi kehilangan akal sehat
"Apa yang engkau ucapkan itu benar?" Hendry yang sulit mempercayai perkataannya
"Bukankah engkau seorang agen rahasia dan memiliki kemampuan hebat, lalu mengapa masih bertanya seperti orang bodoh, apa engkau tidak melihat keseriusan di wajahku?"
"Darimana engkau mengetahui bahwa aku adalah seorang agen rahasia?"
"Apa engkau pikir aku bodoh? tidak mungkin seorang cucu tuan Francois menjadi seorang mafia kecuali Darelano!"
"Diatas gedung sana, mereka sudah siap menekan tombol dan seketika-" ucapan Zeron terhenti menatap Hendry ala Joker
"Bum" lanjutnya dengan tertawa jahat
Zetas dengan segera menginformasikan pada seluruh anggotanya terutama Vernon.
"Akhirnya engkau bisa diam juga setelah mulutmu tertutup rapat-rapat Zeron!" ucap Hendry setelah menutup mulut Zeron
"Engkau pikir dengan menangkap dan menutup mulutku akan menghentikan rencana kami?" batin pria Joker itu
"Kalian tetap disini, dan aku akan menemui tuan Vernon!" perintah Hendry kepada bawahannya itu
"Baik tuan!" ucap mereka bersamaan
__ADS_1
***
Sedang di tempat lain Vernon memapah Afron membawanya ketempat yang lebih aman dan segera diobati.
"Istirahatlah disini!" perintah Vernon
"Tapi tuan, Dark Mafia sudah meletakkan bom. Aku harus ikut bersama tuan untuk melawan mereka"
"Keadaan kamu sekarang jauh lebih penting, masih banyak anggota lainnya yang ikut bersamaku!" jelas Vernon sedang Afron sangat ingin ikut serta dalam pertempuran melawan Zeron Cs.
"Tuan!" panggil Hendry dan mereka sama-sama menuju ke gedung tinggi itu dan menuju kelantai paling atas.
"Apa yang akan engkau lakukan?" teriak Vernon
"Rupanya kalian cepat juga datangnya, aku pikir ini waktu yang tepat untuk meledakkannya!" ucap santai pria itu padahal ia akan kehilangan ny*wanya juga jika hal itu ia lakukan.
"Aku sudah lama mengetahui bahwa status kalian sebagai mafia adalah kebohongan. Karena tidak mungkin seorang Jendral menjadi ketua mafia semudah itu!" jelasnya yang saat ini memegang remote control
"Hentikan kebodohanmu itu tuan Nicolous!" ucap Vernon sedang Hendry saat ini mencari cela agar dapat mengambil remote itu dari tangan Nicolous
"Engkau adalah seorang yang terhormat dan pernah mengabdikan dirimu untuk Negara, jadi pikirkan reputasimu saat ini!" Vernon mengingatkan
"Aku sekarang hanya seorang penjahat dan tidak lagi dipandang seperti dulu. Kini seolah aku adalah sampah di mata mereka!"
"Engkau salah, dirimulah yang beranggapan seperti itu!" ucap Vernon memberi kode kepada Hendry dan seketika pria bertubuh ideal itu hendak merebut remote control tapi Nicolous sangat cekatan dan tau pergerakan Hendry. Dengan terpaksa Vernon harus melakukan hal nekat, ia menarik pria maniak itu dan tanpa sengaja mereka terjatuh dari lantai 20 tapi sebelum itu Vernon melempar remote control pada Hendry yang dengan cepat pria itu menangkapnya.
"Tuan!" teriak Hendry panik dan segera berlari menuju tuannya
Dark Mafia sedari tadi menghilang dari tempat itu tetapi digantikan oleh kedatangan sekutu mereka yaitu Nicolous Cs dan tidak menyadari bahwa Dark Mafia memanfaatkan mereka.
Hendry dengan segera membawa tuannya ke rumah sakit pribadi mereka sedang yang lainnya mengamankan bom yang disebar Nicolous Cs. Walaupun tempat itu dijaga sangat ketat tetapi tetap saja mereka masih kecolongan mungkin ada penghianat diantara mereka, atau memang Nicolous Cs sangat hebat dalam memanipulasi keadaan.
"Bagaimana tuan saya dokter?" tanya Hendry saat salah satu dokter keluar dari ruangan
"Saat ini tuan Vernon masih dalam keadaan kritis?"
Hendry tak henti-hentinya bolak-balik didepan ruang itu setelah melakukan semua prosedur, sedang sebagian anggota yang lain ia perintahkan untuk kembali ke Mension. Kini ia tinggal menunggu dokter keluar dari ruangan.
__ADS_1