Cinta Dan Identitas Rahasia

Cinta Dan Identitas Rahasia
Rencana Vernon dan Hendry


__ADS_3

Keesokan harinya


"Apa kamu sudah menemukan ide?" tanya Vernon pada Hendry


"Saya bingung tuan harus berbuat apa?" menyerah Hendry karena tuan Francois tidak menerima tawaran liburan darinya.


Vernon menghembuskan nafas dengan berat


"Bagaimana kalau kita kembali ke mension?" ide Hendry


"Kakek melarangnya dan aku tidak bisa membantah" lemas Vernon


"Oh aku lupa, ternyata sebelum tuan bisa berjalan tanpa menggunakan alat bantu, ketua melarang tuan kembali ke mension" bingung Hendry


"Sebaiknya untuk sementara waktu tuan mengalah saja, dan berjauhan dulu dengan nyonya, toh selama ketua tidak ada di mension, tuan bermesraan tiap saat dengan nyonya" ucap Hendry membuat tuan mudanya itu menatap tajam padanya.


"Maksud saya tuan tetap bersama dengan nyonya tapi secara diam-diam, begitu tuan" gemetar Hendry takut salah bicara lagi.


"Memang begini kalau jomblo dari lahir, tidak akan mengerti!" singgung Vernon


"Andai bisa protes sudah lama aku datangi kantor polisi untuk melaporkan tuan muda, jomblo kok dibawa-bawa melulu, seharusnya dia yang mengerti diriku!" batin Hendry


"Kamu harus awasi kakek, jangan sampai dia yang mengawasiku!" tegas Vernon


"Buat kakek sibuk!" lanjut Vernon


"Ya Allah, cobaan apa ini" batin Hendry yang harus menghadapi pria tua pemarah itu lagi.


"Apa tugas ini terlalu berat untukmu?" pertanyaan Vernon membuat Hendry mengangguk berulang-ulang dan tersenyum


"Hah" Vernon menarik dan menghembuskan nafas dengan berat


"Jika kakek berada disini maka dia akan selalu mengawasiku, bukan hanya itu tapi aku takut kakek memarahi istriku tanpa sepengetahuanku" jelas Vernon


"Nyonya sudah terbiasa tuan, dapat omelan dari ketua" ucap Hendry yang membuat Vernon menatapnya tajam


"Aku tidak akan biarkan siapapun memarahi istriku!" jelas Vernon


"Apa yang selama ini kalian kerjakan, kenapa bulum juga menemukan keberadaan Jack Nam?" marah tuan mudanya


"Maaf tuan, tapi kami sudah berusaha semaksimal mungkin dan sampai saat ini masih mencari tuan Jack Nam, tapi hanya putra dan cucunya yang kami ketahui keberadaannya. Seperti perintah tuan, kami menemui putranya tapi dia tidak mengetahui keberadaan ayahnya" jelas Hendry


"Tuan Jack Nam, dimana pria tua itu?" bingung Vernon


"Apa kalian membahas tentang Jack Nam lagi?" ucap tuan Francois yang baru saja bergabung


"Apa kakek tau dimana keberadaan pria tua itu?"


"Kakek sudah bilang jangan terlibat dengannya. Dia memang seseorang yang sangat baik tapi selamanya akan berpihak pada Mazoya. Walau apapun yang pria jahat itu lakukan, Jack akan selalu berpihak padanya" jelas tuan Francois


"Apa kakek tau keberadaannya?" tanya Vernon lagi


"Kakek tidak tau" ucap tuan Francois lalu pergi

__ADS_1


"Sikap ketua sangat aneh tuan" curiga Hendry


"Hhmm, ada yang kakek sembunyikan dariku"


"Rupanya kita harus menjalankan rencana kedua!" ucap Vernon


"Siap tuan" mengerti Hendry


"Kembali ke markas dan persiapkan diri kalian!" perintahnya


"Siap tuan"


"Aku tidak ingin mendengar kekalahan dari anggota Big Move!" tegas Vernon


"Siap tuan"


"Laksanakan perintahku!" ucap tegas tuan mudanya dan Hendry dengan segera menuju ke markas big move.


Sedang saat ini Vernon menuju ruangan kakeknya memberitahukan pria tua itu bahwa saat ini ia sudah bisa berjalan tanpa bantuan dari alat-alat itu.


"Vernon cucuku" bahagia tuan Francois


"Kamu sudah bisa berjalan nak"


"Iya" senyum tipis Vernon


"Berarti pernikahan kalian akan segera dilaksanakan" harapan tuan Francois


"Kakek ada yang ingin aku bicarakan!"


"Aku ingin dihari pernikahanku kakek mengundang semua sahabat kakek"


"Tentu saja, kakek akan mengundang mereka"


"Jack Nam" ucap Vernon yang membuat tuan Francois menghembuskan nafas dengan berat


"Mengapa kamu ingin sekali bertemu dengannya?"


"Saat peledakan hotel itu, Mazoya dan Jack Nam masih saling bertemu satu sama lain. Paman Darelano pernah membawaku menemui mereka saat itu" jelas Vernon


"Darelano adalah ketua dark mafia" lanjutnya yang membuat mata tuan Francois membulat sempurna, kaget akan hal itu.


"Jangan bercanda, tidak mungkin Darelano menjadi ketua dark mafia!" tak terima tuan Francois


"Itu informasi yang didapatkan oleh Big Move kakek!"


"Kalian pasti salah, tidak mungkin Darelano berbuat seperti itu!"


"Mazoya sudah menjadi ayah angkatnya sejak dulu, jadi sah-sah saja jika kelakuan mereka sama" jelas Vernon


"Tidak mungkin putraku berbuat sekeji itu!" ucap tuan Francois dan jatuh tersungkur menahan sakit di dadanya.


"Kakek maafkan aku, tapi aku tidak bisa merahasiakan hal ini" jelas Vernon dan membawa tuan Francois berbaring di tempat tidur king size-nya.

__ADS_1


"Darelano kenapa kamu melakukan semua ini nak" sedih tuan Francois


"Vernon kamu harus membuat pamanmu sadar, kembalikan dia kejalan kebenaran nak!" pinta tuan Francois


"Ini semua salahku!" ucap tuan Francois menitikkan air mata


"Salahku!" Sedihnya


"Jangn menyalahkan diri kakek lagi, aku mohon pertemukan aku dengan tuan Jack Nam" pinta Vernon


"Pria tua itu sudah lama meninggal Vernon, dan Mazoya yang membunuhnya. Aku selama ini merahasiakan hal itu darimu" jelas tuan Francois dengan derai air mata


"Mazoya membuat keluarga Jack membenciku, mereka menganggap akulah pembunuh sahabatku itu" tangisnya


"Aku memiliki banyak musuh itu semua karena Mazoya yang selalu mengarang cerita buruk tentangku" ucap tuan Francois membuat Vernon mengepalkan tangannya ingin sekali segera bertemu dengan pria licik itu.


"Cukup kakek yang menjadi musuhnya, kamu dan Big Move Jagan terlibat dalam hal ini. Bahkan Mazoya tidak ingin membunuh kakek, yang dia inginkan adalah kehancuranku sebelum ia mengarahkan senjatanya kepadaku"


"Apa kamu tau mengapa kakek sangat ingin kamu dan Adriana menikah?"


"Itu semua karena keluarga Paxton memiliki kemampuan besar untuk melawan Mazoya. Jika kamu menikahi Adriana maka hidup kamu akan bahagia tanpa adanya gangguan dari mereka" jelas tuan Francois


"Aku bisa melindungi diriku kakek, apa gunanya pasukan Big Move Jika tidak bisa melindungi kakek!" jelas Vernon


"Jangan egois Vernon, bagaimana dengan wanita itu, bukankah kamu sangat mencintainya?" ucapan tuan Francois membuat Vernon memicingkan mata


"Apa maksud kakek?"


"Jika Darelano atau Mazoya mengetahui hal itu, maka Huzafiyah dalam masalah besar!"


"Wanita itu kelemahanmu Vernon!" kecoplosan tuan Francois


"Apa hubungannya dengan Huzafiyah kakek, mengapa dia menjadi kelemahan ku?" pura-pura tidak tahunya


"Aaa, itu" gagap tuan Francois, sedang salah satu sudut bibir Vernon terangkat tersenyum tipis


"Apa kakek menyembunyikan sesuatu dariku?"


"Hah, mengapa aku harus pikun saat ini!" gumam tuan Francois yang masih terdengar oleh Vernon membuat ia tersenyum


"Jangn menertawakanku, maafkan kakek karena telah berbohong kepadamu. Huzafiyah adalah istrimu!" jelas tuan Francois terpaksa


"Syukurlah, berarti pernikahan itu tidak perlu dilanjutkan lagi" masih pura-pura Vernon


"Apa maksudmu, pernikahan tetap dilanjutkan!" tegas tuan Francois


"Baiklah, tapi yang menjadi mempelai prianya adalah kakek" goda Vernon dan pergi dari ruangan.


"Dasar cucu kurang ajar" teriak tuan Francois


"Akhirnya pria tua itu tidak bersedih lagi" gumam Vernon setibanya diluar ruangan.


"Alhamdulillah!" bahagia Vernon

__ADS_1


"Yes, akhirnya aku bisa bebas berduaan dengan istriku tanpa pengawasan dari kakek lagi dan kembali ke Mension kami!" teriaknya


__ADS_2