Cinta Dan Identitas Rahasia

Cinta Dan Identitas Rahasia
Kisah tuan Adhulpus (13)


__ADS_3

Di sebuah ruangan VVIP yang berada dilantai paling atas hotel bintang lima di Negara itu, seorang pria tampan sedari tadi memandangi potret seorang wanita yang selama ini menyita perhatiannya. Entah mengapa harus wanita yang tidak menghargainya sama sekali yang harus hatinya inginkan. Darelano sangat kecewa atas penolakan Ayeleen yang berani melawan perintannya dengan kabur dari mension, padahal semua kemewahan pria tampan itu berikan.


"Apa kurangnya diriku?" lirih Darelano


"Apa kurangnya diriku?" Teriaknya lagi


"Ayeleen aku sangat membenci penolakan!.......Mengapa kamu melakukan ini kepadaku?" hatinya sangat sakit saat mengingat hal itu, seolah harga dirinya diinjak-injak oleh wanita yang ia cintai.


"Tok-tok"


"Maaf kami datang tanpa menghubungi tuan terlebih dahulu, kami telah menemukan keberadaan nona Ayeleen!" jelas salah satu anggotanya, membuat pria berwajah bad boy itu tersenyum penuh makna.


"Katakan dimana selama ini wanita itu berada?" tak sabar Darelano ingin mendengar tempat apa yang menjadi persembunyian wanita itu hingga para anak buahnya tidak bisa menemukan keberadaannya dengan mudah.


"Nona Ayeleen selama ini berada di kediaman Adhulpus tuan!" penjelasan anak buahnya itu membuat wajah Darelano merah padam, menahan emosi yang seolah mendidih mendengar hal itu. Bagaimana tidak ia merasa telah dibedakan dengan saudaranya itu, merasa terbuang di keluarga Adhulpus.


"Apa?" memperjelas


"Iya tuan, nona Ayeleen selama ini menjadi pengasuh putra tuan Adhulpus!" penjelasan bawahannya itu seolah menjadi titik terang dalam kegelapan, kini senyum manis penuh makna kembali terlukis di wajah tampan menakutkan itu.


"Aku akan menjadikan putramu sebagai senjata rahasiaku!" batin Darelano


Mengetahui hal itu Mazoya tidak hanya tinggal diam, ia membuat putra angkatnya itu menjalankan rencananya kembali pada keluarga Adhulpus, menganggap tuan Francois ayah yang baik. Awalnya Darelano tidak menyetujui rencana itu tapi Mazoya terus meyakinkan bahwa pria tampan itu akan mudah mendapatkan apa yang dia inginkan.


Selama ini tuan Francois selalu membujuk Darelano untuk kembali padanya, menjadi keluarga yang bahagia tampa adanya dendam diantara mereka, karena putra bungsunya itu merasa terbuang. Demi menjalankan rencana yang besar maka ketua dark mafia itu rela menjadi aktor utama dalam cerita.


Di mension pribadi tuan Francois, betapa kaget dan bahagianya seorang ayah yang selama ini kehilangan kepercayaan salah satu putranya, dan kini Darelano pulang dan memanggilnya dengan sebutan ayah.


"Terimakasih Tuhan telah membukakan hati putraku!" batin tuan Francois dan tersenyum penuh kebahagiaan.

__ADS_1


Eginhardt yang melihat kepulangan adik bungsunya ikut bahagia dan memeluk hangat Darelano. Sedang saat ini Adhulpus masih dalam perjalanan menuju mension sang ayah.


Beberapa jam kemudian


"Kakak!" ucap Darelano saat melihat CEO tampan itu


"Maafkan aku, jika pernah berkata kasar padamu!" ucap Adhulpus dan dibalas senyum ramah oleh Darelano


Saat tuan Francois dan Eginhardt meninggalkan mereka berdua, menuju ruang tengah CEO tampan itu mendekati ketua dark mafia, memberi tatapan penuh curiga padanya.


"Jangan pernah mengecewakan keluarga kita lagi, terutama ayah!" jelas Adhulpus


Ingin sekali ketua dark mafia itu melayangkan pukulan di wajah sang kakak, tapi demi tujuannya ia terpaksa tersenyum penuh kepura-puraan.


"Aku tidak menyukai jika salah satu dari keluargaku tidak mempercayai dengan perubahanku sekarang. Jika itu orang lain yang tidak mempercaiku maka perasaanku tidak akan terluka karena aku tidak perduli!" jelas Darelano


"Jangan pernah mengulangi ucapan itu lagi padaku tuan Adhulpus!" lanjutnya dengan tatapan tajam dan pergi meninggalka tuan CEO itu.


"Sialan!" umpatnya saat memasuki kamar pribadinya


"Sikapnya yang arogan membuatku tidak sabar untuk segera menghancurkannya!" tak terima Darelano pada ucapan Adhulpus tadi.


"Tok-tok"


Seorang pelayan mengetuk pintu kamar putra bungsu dalam keluarga Adhulpus itu.


"Maaf mengganggu, tuan Francois menunggu tuan untuk makan malam bersama" jelas pelayan itu saat Darelano membuka pintu dan ia menaikan kedua alisnya tanda mengerti.


Setelah makan malam keluarga yang penuh keheningan, hanya tuan Francois yang sesekali menanyai putra bungsunya itu.

__ADS_1


Di ruang keluarga


"Adhulpus sebaiknya kamu menikah lagi agar ada yang menjadi ibu dari cucuku, kasihan dia tidak memiliki ibu!" ucap tuan Francois


"Iya kak, ini saatnya move on dari masa lalu kakak!" Eginhardt mendukung ayahnya, sedang Darelano hanya menjadi pendengar karena ia tidak mengetahui tentang kehidupan Adhulpus selama ini dan tidak ingin kepo atas hal itu.


"Adhulpus, sebelum cucuku genap dua tahun kamu harus segera menemukan ibu untuknya, jika tidak aku yang akan mencarikan kamu pendamping hidup!" jelas tuan Francois membuat putra sulungnya itu mengangguk tanda mengerti, karena percuma menentangnya akan berujung kekalahan.


"Kamu ingin kemana?" tanya tuan Francois saat melihat putranya itu bangkit dari duduknya


"Pulang!" jelas CEO muda


"Hati-hati!" ucap tuan Francois dan putra tampannya melanjutkan langkahnya yang terhenti tadi.


CEO tampan itu melajukan mobil mewahnya menuju mension pribadinya. Di sepanjang jalan ia terngiang-ngiang ucapan tuan Francois yang memintanya untuk menikah lagi.


"Aku bahkan tidak bisa menyebut nama wanita lain dalam hidupku, bagaimana akan mengucapkan akad?" batin Adhulpus


Pria tampan itu menghembuskan nafas dengan kasar, ia tahu sendiri bagaimana hidup tanpa kasih sayang seorang ibu, karena selama ini ia dibesarkan hanya oleh sang ayah. Disatu sisi ia tidak ingin hal itu terulang lagi pada putranya, tapi disisi lain ia belum bisa mendekati wanita lain, menyebut nama wanita lain saja ia tidak sanggup.


"Azqila sangat sulit hidup ini tanpa dirimu!" lirihnya


CEO tampan itu menghentikan mobilnya ditepi jalan yang sepi dan gelap. Jiwanya terasa sangat kosong mungkin jika bukan karena iman dalam hati ia tidak bisa bagaimana menghadapi kejamnya kenyataan.


"Aku sangat merindukanmu!.......Aku sangat mencintaimu apapun dirimu!"


"Aku mencintaimu bagaimanapun keadaanmu!.......Apapun yang terjadi dan sampai kapanpun!" ucapnya disela keheningan malam.


"Aku sangat merindukanmu, hingga kerinduan itu mampu menghadirkanmu dalam pandanganku. Perasaan akan ingin memilikimu selamanya membuatku serakah dan disisi lain ia pula yang menyedarkanku akan sebuah kenyataan yang pahit. Aku mencari jejak yang kau tinggalkan, dan tidak memperdulikan mereka yang berkata engkau telah tiada. Tapi saat kesadaran itu mulai menghampiri aku hanya bisa tersenyum dengan derai air mata di dalam kesunyian. Tapi senyum itu yang tidak pernah aku temukan pada orang lain selain dirimu tampak sangat nyata, yang nyaris membuatku tenggelam dalam Dunia khayalan, membuatku kehilangan akal tidak bisa membedakan Dunia nyata dan imajinasi. Kau patahkan seluruh penyemangat hidup ini, hingga hidup ini tak berwana lagi!" ungkapan kesedihan CEO tampan itu.

__ADS_1


"Ya Allah, disaat kesedihan ini mengoyak hati hanya kepadamulah tempat hamba berlindung. Jika kesedihan ini membuatku lebih dekat dengan-Mu, selalu mengingat akan kebesaran-Mu. Jangan biarkan aku bahagia jika jauh dari-Mu." ungkapan hati terdalam Adhulpus


__ADS_2