
"Balim!" lirih Fiyah saat Vernon semakin ingin bermesraan dengan istri tercintanya itu
Dering handphone berbunyi membuat Fiyah menghentikan suapannya pada sang suami, Vernon segera mengangkat panggilan itu.
"Tuan, Nicolous sudah sadar dari komanya!" jelas Hendry membuat ketuanya itu segera menuju tempat yang dimaksud
Setelah memberi kecupan lembut pada sang istri, ketua agen rahasia itu dengan segera ke carport menaiki mobilnya melaju menuju rumah sakit pribadi Big Move.
Sesampainya disebuah bangunan besar yang tampak seperti tempat penelitian yang menjadi rumah sakit pribadi big move, Vernon langsung memasuki ruangan yang diikuti oleh Hendry dan beberapa anggota big move lainnya.
"Bagaimana kondisinya dokter?" ucap pria tampan itu tapi pandangannya tak beralih dari Nicolous
"Apa dia kehilangan ingatannya?" lanjut Vernon
"Kesehatannya sangat baik tuan, dan tidak kehilangan ingatannya, hanya saja dia butuh waktu beberapa hari agar bisa kembali beraktivitas seperti biasa" jelas sang dokter
"Berarti dia belum bisa diintrogasi tuan?" ucap Hendry
"Berikan perawatan yang terbaik untuknya, aku tidak ingin mendengar dia tiada sebelum aku mendapat informasi darinya!" jelas Vernon karena melihat Nicolous masih terlihat lemah.
Pria karismatik ketua Big Move itu menuju ruangan bawah tanah dari bangunan itu. Sesampainya di ruang yang kurang akan pencahayaan, pria bertubuh ideal ketua dari big move itu langsung menduduki kursi menginterogasi seseorang yang duduk dihadapannya dengan tangan dan kakinya terikat. Pria itu tak lain adalah Zeron yang menjadi tahanan Big move.
"Bawa antek-anteknya kemari!" perintah Vernon
Hendry dengan segera memberi isyarat pada salah satuh anggotanya, dengan segera mereka membawa para antek-antek mafia itu kehadapan ketuanya.
"Apa kalian sudah berubah pikiran?" ucap Vernon santai tapi seolah itu adalah pertanyaan mematikan untuk mereka
"Jujur atau nyawa kalian menjadi taruhannya!....... Zeron jangan bodoh, keluarga kalian saat ini menjadi sandera dark mafia, apa kamu tidak ingin bekerja sama denganku untuk membebaskannya?" tawaran menarik yang diberikan Vernon
"Apa ucapanmu itu kebenaran?" ucap Zeron dengan nada ketakutan karena telah lama didalam ruangan itu membuat nyalinya menciut.
__ADS_1
Salah satu sudut bibir Vernon terangkat, ia mengerti apa yang dirasakan oleh pria maniak itu, tidak mudah mempercayai seseorang karena dalam dirinya tidak memiliki kebenaran, yang menjadikan kebohongan dan kelicikan karakter utamanya.
"Apa aku terlihat sama denganmu?" tatapan tajam Vernon
"Aku akan memberi kesempatan seseorang yang ingin berubah menjadi lebih baik, dan akan melenyapkannya jika memilih tetap setiap pada sekutunya yang merugikan banyak orang!" jelas ketua agen rahasia itu dan mengeluarkan pistol dari holster yang ia kenakan yang tertutup oleh jasnya.
Vernon memutar-mutar senjata api itu, sesekali mengarahkan pada para anggota mafia yang saat ini berada di hadapannya.
"Apa kalian setuju dengan tawaranku?" Vernon kembali berbaik hati
"Kami sungguh tidak mengetahui siapa yang menjadi pemimpin dari dark mafia, dan dimana markas mereka yang sebenarnya. Tapi tuan Darelano bukanlah pemimpin mereka yang sebenarnya!" jelas Zeron
"Aku tidak menyebutkan tentang Darelano, mengapa kamu mengetahui bahwa ia menjadi bagian dari dark mafia?" selidik Vernon dengan tatapan mematikannya.
"Aku tau bahwa pasti tuan Darelano yang dikambing hitamkan, tapi bukan dia yang menjadi dalang dibalik semua ini!" jelas Zeron
Lie detector yang dipasang pada tubuh pria maniak itu tidak mendeteksi kebohongan darinya. Karena alat itu bekerja dengan melihat detak jantung, denyut nadi, serta perubahan fisik. Jadi keakuratan alat itu bisa mencapai 90%.
"Mereka telah membohongiku, membohongi semua mafia yang bersekutu dengan mereka dan menjadikan keluarga kami sebagai tawanan, hingga tidak ada pilihan dan hanya mengikuti kemauannya!" ucap Zeron
"Kami tidak mengetahui hal itu, hanya saja tuan Mazoya mempermudah bisnis yang kami jalankan dan menjanjikan akan kerjasama. Yang saat itu bodohnya aku langsung mempercainya tanpa menaruh rasa curiga sedikitpun. Tapi saat kelicikan dark mafia sudah aku ketahui, sudah terlambat dan keluargaku menjadi tawanan mereka!" jelas Zeron
"Sungguh, kami tidak berbohong!" lanjutnya
"Kalian sudah lama kerjasama dengan dark mafia, apa tidak pernah mendengar Mazoya atau Darelano menyebut nama Dragon?" selidik Vernon karena pria itu berbohong padanya
"Sungguh tuan, kami tidak pernah diizinkan bertemu dengan mereka berdua. Hanya sekedar menerima perintah dari bawahannya!" jelas Zeron
"Mereka selalu menggunakan topeng, hingga sulit mengenali anggota dark mafia dalam kehidupan nyata!" lanjut Zeron
Lirikan mata Vernon pada asisten pribadinya itu, membuat Hendry langsung mengerti dan mendekati sang ketua.
__ADS_1
"Kami telah memeriksa seluruh tubuh mereka tuan, tapi tidak menemukan tanda apapun!" bisik Hendry, tapi pandangan Vernon masih tertuju pada Zeron
"Apa kalian tau bahwa dark mafia akan melenyapkan seseorang yang telah tertangkap oleh musuhnya, walaupun aku membebaskan kalian tapi tidak bebas dari dark mafia!"
"Sekarang aku membebaskan kalian memilih. Ingin tetap menjadi tahanan big move dan bergabung melawan kejahatan dark mafia, atau dibebaskan dan musnah ditangan para maniak itu?" jelas Vernon
"Jawab, ketua kami saat ini sedang berbaik hati!" jelas Hendry
"Apa yang bisa kami lakukan untuk big move?" ucap Zeron
"Cukup menjadi tahanan yang patuh dan menunggu pergerakan dark mafia, mengetahui lebih dalam tentang mereka dan siapa yang menjadi pemimpin mereka sebenarnya, dan saat itu kalian harus bergabung dalam rencanaku!"
"Aku ingin kalian dipihak big move, tapi aku tidak akan membebaskan kalian dari tahanan, karena aku sangat tidak menyukai penghianatan. Jadi jika kalian masih ingin selamat dari kematian dan ingin bertemu keluarga kalian, jangan menuntut lebih dan patuhi semua aturan yang ada disini. Jika tidak aku akan membebaskan kalian, dan dengan mudahnya dark mafia menjadikan kalian debu, terutama kamu Zeron!" tegas Vernon yang sudah berbaik hati.
"Kami akan mematuhi semua peraturan yang ada, tapi mohon tuan izinkan kami agar berlindung disini!" ucap Zeron
"Ada apa dengannya, dua hari yang lalu sangat yakin jika dark mafia akan membebaskan dan melindungi mereka, tapi sekarang malah seperti ini!" merasa aneh Hendry
"Apa yang sebenarnya kamu sedang rencanakan Zeron?" ucap Hendry dengan nada menyudutkan
"Aku hanya ingin bertemu dengan keluargaku, aku mohon bantu kami untuk membebaskan keluarga kami!" jelas Zeron
"Dasar manusia licik, kalian adalah musuh big move dan sekarang meminta perlindungan dan bantuan dari kami. Apa kamu masih waras Zeron!" tegas Hendry
"Ketua kami hari ini sangat berbaik hati, tapi tidak denganku. Aku tidak akan memberi ampun pada seseorang yang sudah membahayakan banyak orang!" jelas Hendry dengan tatapan menakutkan, sedang Vernon hanya menatap pria maniak itu, ia tahu bahwa Zeron ingin bergabung dengan mereka adalah kebohongan, dan hanya mengikuti alur yang dimainkan pria licik itu. Alat penguji kebohongan yang ada padanya hanya membenarkan bahwa mereka tidak mengetahui markas dan pemimpin sesungguhnya dari dark mafia.
"Aku beri batas waktu sampai besok Zeron, jika kamu dan antek-antek mu ini tidak mau berkata jujur, maka pelatuk pistolku ini akan menyentuh kepalamu dengan penuh kelembutan!" jelas Hendry membuat pria maniak itu mengkerutkan keningnya
"Apa kalian tau, kenapa ketua kami masih berbaik hati sampai saat ini?"
"Itu karena kalian akan dijadikan umpan, dan pasti salah satu dari anggota dark mafia akan mendekati kalian. Agar kami bisa mendapat informasi dari orang dalam, dan bukan orang bodoh seperti kalian!" jelas Hendry
__ADS_1
"Dimanfaatkan oleh Mazoya tapi masih saja setia dengannya!" jengkel Hendry
"Kau tau Zeron, kamu adalah manusia terbodoh yang pernah aku temui!" jelasnya yang ingin melihat kemarahan pria maniak itu.