Cinta Dan Identitas Rahasia

Cinta Dan Identitas Rahasia
Karena wanita selalu benar!


__ADS_3

Waktu menujukkan 02:35 selarut itu Vernon masih belum merasa kantuk. Ia merebahkan diri di sofa merilekskan tubuhnya, sedang pikirannya saat ini hanya tertuju pada Zetas.


Dering handphone berbunyi tanda pesan masuk, dengan cepat pria tampan ketua dari big move itu melihat pesan apa yang dikirimkan Hendry padanya.


Raut wajah Vernon seketika berubah, perasaan sedih dan kemarahannya seakan bertambah saat mengetahui big move menemukan bukti bahwa dark mafia telah melenyapkan Zetas.


Tak percaya akan hal itu Vernon kembali memerintahkan Hendry agar mencari bukti yang lain, walau sebenarnya rasa sedih atas berita itu tak bisa ia pungkiri bahwa disatu sisi dalam dirinya seolah mempercayai akan hal itu, oleh karenanya kesedihan muncul dalam hatinya.


"Ini tidak mungkin kamu Zetas!" lirih Vernon menyandarkan kepalanya di sofa dan memijit kedua keningnya seolah masalah yang disebabkan oleh dark mafia membuat pria tampan itu akan kembali menjadi pribadi yang tak berbelas kasih pada musuhnya.


Sedang Fiyah sedari tadi ketiduran di sofa dalam kamar mereka karena menunggu sang suami tercintanya. Vernon selalu mengingatkan Fiyah agar tidak menunggu diluar dan mengunci pintu kamar saat ia tidak ada dalam mension.


Bukannya ia tidak mempercayai para bodyguard dalam menjaga keamanan mension tuan Francois itu, tapi Vernon hanya ingin istrinya tidak menunggunya sampai selarut ini dan tertidur diluar ruangan pribadi mereka.


Cctv disetiap sudut ruangan semakin membuat keamanan mension itu dalam kontrolnya. Vernon pun meletakkan Cctv didepan kamar pribadinya agar bisa mengawasi sang istri dari jauh, tak membiarkan Fiyah keluar dari kamar itu saat dirinya tiada, dan jika istrinya membutuhkan sesuatu sudah ada pelayan khusus yang ia perintahkan, sikapnya memang sangat protektif terhadap Fiyah, tapi sang istri tercintanya tidak pernah membantah atas semua aturan yang suaminya berikan kepadanya.


Selama ini Fiyah tidak diizinkan keluar dari mension tanpa dia, Vernon juga hanya memperbolehkan handphone yang digunakan sang istri hanya menyimpan nomor ponsel keluarga dan dirinya, sedang sahabat Fiyah hanya Hani yang Vernon percayai tulus pada istri tercintanya itu dan mengizinkan mereka tetap berkomunikasi.


Ketua dari big move itu hanya tidak ingin istrinya dalam bahaya, apalagi ia tidak ingin identitas Fiyah terbongkar, ia tidak ingin orang-orang yang tidak menyukainya mengetahui bahwa Huzafiyah Nurul Husein adalah istri dari Vernon Adhulpus.


Jika hal itu tersebar maka pihak yang menyimpan dendam padanya pasti akan menjadikan Fiyah senjata untuk menghancurkan Vernon, karena wanita berkebangsaan Indonesia itu adalah kelemahan dari ketua agen rahasia Big Move.


Bahkan pamannya yaitu tuan Eginhardt saja tidak mengetahui hal itu, selain big move hanya kakek dan ayahnya yang mengetahui akan istrinya, bahwa Huzafiyah lah yang menjadi pemenang di hati pria yang awalnya kasar dan egois tapi kini Vernon berubah menjadi lembut, penuh kasih sayang.


Saat kemarahan dan rasa kesalnya reda barulah ia memasuki kamar, melihat Fiyah tertidur di sofa, Vernon hanya menatap dengan senyuman dan berlalu menuju kamar mandi mewahnya, membersihkan diri terlebih dahulu sebelum mendekati sang istri tercintanya.


Setelah selesai dengan aktivitas membersihkan dirinya, Vernon kembali melangkah menuju wanita yang sangat ia cintai, mengusap lembut rambut wanita cantik yang sangat berharga dalam hidupnya itu, mencium lama kening Fiyah.

__ADS_1


Saat mencium sang istri Vernon memejamkan matanya seolah ingin menghilangkan semua masalah yang disebabkan oleh dark mafia yang mengusik pikirannya.


"Maafkan aku sayang, karena telah membuatmu menunggu" lirihnya dan kembali mencium tangan Fiyah


"Kamu adalah jantung dalam diri ini, jika engkau tiada maka berakhir pula kehidupanku!" ucapnya dengan penuh cinta, mengelus lembut wajah istri yang sangat berarti dalam segala hal pada kehidupannya.


"Kamu sangat berarti Fiyah, semua kebahagiaan Dunia yang Allah berikan kepadaku kamulah yang paling berharga dan tidak bisa dibandingkan dengan keindahan Dunia lainnya. Allah sangat baik padaku hingga mengirimkan wanita yang dapat memberi kesejukan dalam hidup ini. Andai kau tau sayang, aku adalah api sebelum bertemu denganmu, tapi engkau mampu mengubah api ini menjadi bunga, hingga hanya keindahan yang dapat aku lihat saat bersamamu!" ucapan setengah berbisiknya.


"Aku sangat mencintaimu!" kembali mencium sang istri yang terlelap.


Rupanya Fiyah sangat pulas dalam tidurnya hingga tidak menyadari keberadaan sang suami tercinta. Iapun mengangkat istrinya ketempat tidur king size, menyelimutinya dan merebahkan diri disamping wanita cantik itu dan perlahan terlelap.


***


Setelah menunaikan sholat subuh berjamaah Vernon kembali pada mode manjanya, ia saat ini berbaring dipangkuan Fiyah dan menatap wajah cantik itu dengan penuh senyuman, membuat wajah putri kyai Husein merah padam, malu atas kejailan sang suami tampannya.


"Balim jangan menatapku seperti itu!" ucapnya dengan senyuman


"Benarkah hanya aku wanita satu-satunya yang mendapat rayuan seperti ini?" tak yakin Fiyah karena sepertinya Vernon sangat ahli dalam merayu wanita.


"Tentu saja, Huzafiyah Nurul Husein adalah wanita pertama dan terakhir dalam hidup ini!" jelas Vernon


"Aku tidak percaya, karena wajah dan penampilan bad boy ini sangat tidak meyakinkan!" kembali membuat suami tercintanya menatap penuh arti dirinya.


"Ow bad boy?" gumam Vernon dengan senyuman nakalnya


"Balim!" jengkel Fiyah karena sang suami semakin menggodanya

__ADS_1


"Jangan-jangan tatapan seperti ini sudah banyak wanita yang mendapatkannya?" pemikiran salah seorang perempuan, tapi tak ingin disalahkan, yaitu cemburu tanpa sebab.


"Sungguh istriku ini adalah satu-satunya wanita yang ada dalam hati ini, dan sebelumnya tidak pernah ada wanita lain yang terlintas dibenakku!" jelasnya


"Aku tidak percaya!" ucap Fiyah membuat Vernon menghembuskan nafasnya dengan berat, apa lagi yang harus ia ucapkan agar istri tercintanya itu percaya.


"Aku baru tau mengapa dalam hubungan yang paling penting itu perlu adanya kata mengalah dan sabar. Karena wanita selalu benar, pria tidak salah hanya belum saatnya dibenarkan!" ucap ketua agen rahasia tampan itu.


"Apa balim ingin mengatakan bahwa aku yang salah?" pemikiran seorang wanita


"Aku tidak berkata seperti itu sayang, sungguh aku hanya ingin membenarkan jika wanita adalah pemenang dalam sebuah pertengkaran!" ucapnya yang membuat dirinya dalam bahaya.


"Apa?" ekspresi wajah sang istri membuat Vernon bangkit dari sandarannya pada pangkuan wanita cantik nan anggun itu.


"Sayang, maksudku apapun yang kamu katakan akan selalu benar padaku!" ucapan Vernon lagi-lagi membaut tatapan tajam mengarah padanya


"Apa lagi salahku ya Allah?" batin Vernon


"Balim jujur saja jika ingin mengatakan aku yang salah, dan jangan membuat kalimatnya berbelit-belit!" jelas Fiyah


"Sebenarnya masalahnya tadi apa ya?" pura-pura lupa Vernon agar mengalihkan pembicaraan.


"Aku hanya menanyakan apa balim pernah merayu seorang wanita selain diriku, karena kata-kata gombal balim sangat fasih!" jelas Fiyah


"Aku bersumpah atas namaku sayang, tidak pernah menggombal wanita lain selain wanita yang ada dihadapanku sekarang ini, baik sebelum dan sesudah bertemu denganmu aku tidak pernah!" jelasnya


"Apa ini dapat dipercaya?" selidik Fiyah

__ADS_1


"Sangat!" jelas Vernon dengan senyuman dan memeluk lembut istri tercintanya, mengecup kening Fiyah dan kembali membawa dalam dekapannya.


"Ternyata benar cemburunya seorang wanita itu mendarah daging!" batin Vernon yang mengingat bahwa Siti Hawa cemburu pada Nabi Adam hanya karena ia terlambat pulang, sedang saat itu hanya dirinyalah wanita satu-satunya di Dunia, sedang Zulaika cemburu pada tanah karena Nabi Yusuf selalu menatap kebawah.


__ADS_2