
Sekarang Arman sudah berada di perusahaannya Daren, tepatnya sudah berada di ruangan Direktur Utama. Tak hanya Arman yang datang, tapi ada CEO sementara WA grup yaitu Riko. Ada Riska, Angela, Gino dan Manuel.
Daren yang tidak tau jika CEO sementara Wa grup juga ikut. Dia pun terkejut, ada apa ini kenapa Tuan Riko juga ikut.
"Maaf tuan-tuan kami terlambat." Kata Arman yang memulai pembicaraan.
"Tidak apa-apa Tuan." Balas Daren.
"Sebenarnya ada apa Tuan Daren. Sampai Anda langsung yang meminta saya membantu Anda." Tanya Arman to the point.
"Panggil saya Daren saja biar akrab. Saya meminta bantuan Anda karena perusahaan saya ini sedang mengalami masalah. Pekerja saya saat sedang mengirim barang yang akan di pasarkan di tengah jalan di hadang dan semua barang di rampas dan para pekerja saya di sandera. Yang saya tau dari tuan Gilbert, kalau dalang dari kejadian ini adalah Mafia White Shadow. Mereka menginginkan perusahaan saya ini. Dan maaf, kenapa Tuan Riko juga ada di sini." Terang Daren menjelaskan semua dan menanyakan rasa penasarannya kenapa Riko ada di sini.
"Baik Daren, dan panggil saya juga Arman. Jadi Louis yang ada di balik semua ini. Baiklah kita akan membebaskan para sandera dan membasmi mafia itu. Kalau Riko, dia yang ingin ikut. karena ototnya sudah kaku-kaku, terpaksalah aku membiarkannya ikut. Apa kau keberatan?" balas Arman.
"Ah tidak, saya tidak keberatan malah saya senang banyak yang membantu. Apa kamu juga mengenal ketua White Shadow?." Jawab Daren.
"Ya kami mengenalnya karena dia juga punya urusan dengan kami semua." Ucap Arman.
Tak ingin mencampuri urusan mereka. Daren pun segera mempersilahkan mereka duduk. Mereka pun duduk bersama dan membicarakan apa yang akan di lakukan untuk menyelamatkan para sandera.
Arman juga memperkenalkan anggota yang dia bawa. Dan memberitahu keahlian mereka pada Daren.
"Oh ya Daren perkenalkan mereka adalah tim yang akan membantu kita untuk menyerang dan menyelamatkan para sandera. Dan pasti sebelumnya kalian sudah bertemu kan dengan Riska, dia selain menjabat manager keuangan di WA grup dia juga adalah ahli IT sama seperti Riko. Dan wanita yang satu ini dia adalah asistenya Riska yang bernama Angela. Dia ahli dalam menyusup dan bela diri. Dan kalian pasti sudah tau pria satu ini adalah asisten pribadiku yang juga ahli senjata. kami akan bagi tugas masing-masing." Ucap Arman memperkenalkan anggotanya.
"Baiklah kita mulai dari sekarang untuk mencari tahu dimana markas mereka." Ucap Daren.
Saat Arman memperkenalkan peran semua anggotanya. Audrey mengirim pesan ke Riko tanpa sepengetahuan Daren yang ada di sampingnya.
__ADS_1
^^^Audrey 📲^^^
^^^"Ko, apa lo bawa Yola?."^^^
Riko 📲📩
"Ya, tenang saja sebentar lagi akan tiba."
^^^Audrey 📲^^^
^^^"Apa? kenapa nggak lo sendiri yang bawa beg*. Awas aja kalo Yola sampai lecet."^^^
Riko 📲📩
"Santailah sister, Yola mu akan aman. tenanglah ok."
"Apa strategi yang akan kita pakai untuk masuk ke markas mereka?" tanya Audrey yang sebenarnya sudah tau apa yang akan di pakai oleh Arman. Karena otak Arman otak omes.
Dan benar apa yang dipikirkan oleh Audrey. "Kita akan pakai wanita kita untuk masuk ke markas mereka. Anda Nona Audrey, Riska dan Angela. Kalian menyamar menjadi wanita malam yang ada di klub Xavier. Karena yang aku tau Louis sering pergi ke tempat itu untuk menghabiskan malam panjangnya. Kita akan menjebak Louis dengan obat yang kita punya. Dan kalian bisa membawa Louis pergi dari klub itu dan otomatis para anak buah Louis juga akan membawa kalian. Aku juga....." Dan ucapan Arman belum selesai mengatur strateginya tapi sudah di potong oleh Daren.
"Aku tidak setuju jika istriku di jadikan umpannya. Apa kau gila hah." Potong Daren sewot.
Mereka yang ada di ruangan itu hanya memutar bola mata mereka malas. Heh orang yang lagi bucin ya kayak gitu, apa-apa serbal marah nggak jelas.
"Hey yang lagi bucin akut tolong mengertilah demi karyawan lo." Ucap Kenan yang kesal sama Daren.
"Sia*** lo asisten nggak ada akhlak. Gue potong gaji lo baru tau rasa lo." Umpat Daren marah.
__ADS_1
"He he he Bos bercanda kali. Jangan di anggap beneran dong." Kata Kenan memelas.
"Nggak, saya tidak akan mengizinkan istri saya menjadi penggoda manusia hina seperti Louis. Jika hanya sebagai pengintai aku masih bisa pertimbangkan tapi untuk yang lainnya aku tidak akan izinkan. Titik." Tolak tegas Daren dan merangkul pinggang Audrey posesif.
"Tapi Tuan jika para wanita tidak beraksi maka kita tidak bisa melumpuhkan mereka." Kekeh Arman.
"Pokoknya tidak ya tidak...." Daren masih kekeh dengan pendapatnya dan belum menyelesaikan ucapannya tapi sudah di potong oleh Audrey.
"Sayang aku kan disana juga nanti ada kamu. Jadi jangan kwatirkan aku ya, nanti juga aku akan jaga diri aku. Toh juga yang beraksi adalah Riska dan Angela. Aku hanya menemani mereka saja dan membantu mereka untuk melakukan aksinya. Jadi boleh ya sayang ok." Potong Audrey dan meminta Daren untuk mengizinkannya.
"Tapi sayang, Louis tau kalau kamu adalah istriku. Aku tidak mau terjadi apa-apa padamu sayang. Oh ya kita kan bisa minta Manuel untuk membantu mereka." Kata Daren yang mengumpankan Manuel untuk dijadikan wanita jadi jadian.
"Maksudnya." Tanya Riko bingung, kenapa Manuel yang membantu.
"Maksudnya kita jadikan Manuel si manis manja. Karena kaki tangan Louis adalah suka wanita manis manja kayak Manuel." Terang Daren dan semua orang malah tertawa membayangkan Manuel jadi wanita jadi jadian.
"Sialan aku jadi kambing hitam." Kesal Manuel hanya berani dalam hati saja.
"Iya bener ya kalau Robet itu si pedang makan pedang cantik. He he he." Ucap Audrey keceplosan dan membuat Daren bertanya-tanya dari mana Audrey tahu kalau tangan kanan Louis adalah Robet yang suka pedang cantik.
"Sayang dari mana kamu tahu kalau si tangan kanan Louis itu adalah si Robet yang suka pedang cantik." Selidik Daren pada Audrey.
"I.... Itu dari Tuan Riko tadi yang ngomong. Iya kan Tuan Riko." Ucap Audrey gagap, dan memberi kode pada Riko.
Riko yang tau dapat kode darurat dari Audrey pun segera bergegas membalas kata Audrey.
"Ya Daren, kelinci kecilmu memang banar. Tadi aku kan mengatakan bahwa kaki tangan Louis adalah Robert." Jawab Riko.
__ADS_1
Bersambung.....