Cinta Mafia Konyol (Time Travel)

Cinta Mafia Konyol (Time Travel)
Bakso Mercon Mas Bro


__ADS_3

Para wartawan yang sudah mendekat kepada Daren. Mereka semua langsung memberikan pertanyaan pada Daren tentang pernikahannya dengan Liora.


Dan menanyakan siapa wanita cantik yang berada di sampingnya itu.


"Tuan Daren, apa benar Anda dan Nona Liora akan menikah bulan depan. Dan siapa wanita cantik yang berada di samping Tuan." Tanya salah satu wartawan wanita di sana.


"Siapa bilang aku akan menikah dengan Liora." Jawab Daren datar.


"Maaf Tuan, Nona Liora sendiri yang mengatakan itu semua. Dan beredar foto-foto mesra Tuan dan Nona Liora." Balas sang wartawan.


" Ya itu memang foto kami tapi itu dulu saat kami masih berhubungan. Dan sekarang kami tidak ada hubungannya sama sekali. Aku memang akan mengadakan acara resepsi besar besaran untuk istriku tercinta Cassandra Audrey William. Bukan dengan wanita lainnya." Jawab tegas Daren dan merangkul pinggang Cassandra.


Para wartawan pun bingung, sejak kapan Daren sudah menikah dan apakah wanita itu pelakor. Yang merebut Daren dari Liora. Tapi sebelum para wartawan bertanya Daren sudah pergi masuk mobil dan pergi meninggalkan Bandara.


Cassandra yang sejak tadi diam, kini dia pun bertanya.


"Semesra apa kalian." Tanya Cassandra datar pada Daren.


Daren yang mendengar Cassandra bertanya dengan expresi yang datar dan mengerikan bagi Daren yang melihatnya.


"Haduh alamat dia marah padaku, apa lagi dengan moodnya bumil yang labil. Sabar Daren sabar." monolog Daren dalam hati.


"Baby itukan dulu, katanya yang dulu-dulu bisa kita buat pembelajaran untuk kedepannya, tapi kok kamu bertanya seperti itu sih Baby." Balas Darren, tapi malah membuat bumil senewen.


"Ih tanya gitu aja kamu udah marah sama aku. Apa Jangan-jangan kamu memang masih ada rasa sama ulet keket itu. Ih kamu jahat banget Renren, aku benci kamu." Sewot Cassandra yang moodnya kurang bagus. Dan ingin marah saat mendengar berita seperti itu.


"Ya Tuhan tolong aku, bantu aku menghadapi mood bumil twins five." Jerit Daren dalam hati.


"Baby, Sayangku, cintaku, love love love ku. Itu semua tidak benar Sayangku, rasaku, cintaku dan sayangkuu hanya untukmu tidak yang lain. Perasaan ku dari dulu ke pada para wanita itu hanya main-main tidak serius Baby. Jadi percayalah padaku ya. Ok." Balas Daren penuh kegombalan. Cassandra yang masih ngambek pun hanya berdecak.

__ADS_1


"Ck... Gombal." Ujar Cassandra ketus dan memalingkan wajahnya ke jenderal mobil.


Tidak ingin melihat dan di sentuh oleh Daren. Setiap kali Daren ingin menyentuh, Cassandra selalu menghindar. Dan hal itu membuat Daren semakin frustasi di buatnya.


"Baby, jangan gitu dong. Aku minta maaf ya sudah membuat mood mu berantakan. Atau kamu mau apa Baby, aku janji akan menuruti semua maumu Sayangku." Kata Daren dan langsung membuat Cassandra tersenyum smirk.


Cassandra sudah membayangkan bagaimana reaksinya Daren ketika dia minta makan bakso merconnya Mas Bro. Pasti dia akan menolak mentah-mentah.


"Kalau begitu aku makan bakso merconnya Mas Bro di jalan xxz. Kalau tidak mau ya sudah jangan sentuh aku sebulan. Titik." Pinta Cassandra yang membuat Daren frustasi.


Jika tidak mengizinkan pasti Cassandra akan marah dan tidak ingin di sentuh sampai sebulan. Tapi jika di izinkan pasti si twins five akan merasakan dampak pedasnya.


Daren di lema akan itu, tapi mau gimana lagi dia harus mengizinkannya. Karena dia tidak ingin di cuekin selama sebulan. Gimana kabar To'ing nanti jika tidak membajak sawahnya.


Bisa-bisa Kenan lah yang kena getahnya. He he he he.


"Baiklah tapi pedasnya di kurangi ya. Kasian twins five Baby. Ok." Akhirnya Daren menyetujui tapi jangan terlalu pedas.


Pak Parjo yang sedang menyupir pun di buat senang dan bahagia akan ke mesraan majikannya itu.


"Pak Parjo kita ke jalan xxz, ke warung bakso Mas Bro ya. Nurutin bumil nih lagi ngidam bakso mercon." Pinta Daren pada Pak Parjo untuk mengantarkan mereka ke warung bakso merconnya Mas Bro.


"Baik Tuan. Wah selamat ya Nyonya, akhirnya Anda memberikan kami kebahagiaan Nyonya. Dengan hadirnya Tuan atau Nona muda kecil. Semoga selalu di beri perlindungan dari Tuhan dan selalu sehat sampai lahir. Amin." Ujar Pak Parjo dengan kebahagiaan.


"Amin Pak" jawab Daren dan Cassandra berbarengan.


"Pak nanti bukan hanya satu tapi ada lima lo Pak. Tapi yang harus Pak Parjo lakukan adalah menyembunyikan twins five sebelum mereka lahir ya. Jangan katakan kalau istri saya hamil kembar lima. Mengerti Pak." Tegas Daren pada Pak parjo.


"Baik Tuan laksanakan." Jawab Pak Parjo semangat empat lima.

__ADS_1


"Ya bagus. Dan aku menginginkan semua pelayan di ganti kecuali Mbok Sumi. Para penjaga pun juga sama nanti biar istriku yang memilih orang-orang terpercaya untuk menggantikan mereka semua." Ucap Daren dan membuat Pak Parjo kaget.


Mengapa mereka semua di gantikan, itulah yang ada di benak Pak Parjo.


Tak berselang lama mereka pun sudah sampai di jalan xxz, tepatnya di warung bakso merconnya Mas Bro. Awalnya Riko, Riska, Angela dan Manuel penasaran kenapa mereka berhenti di bakso mercon Mas Bro.


Mereka pun ingat jika Cassandra ngidam bakso nya Mas Bro.


"Ya bumil beraksi nih." Ujar Riska dan membuat mereka semua tertawa terbahak-bahak.


"Iya nih, aku tidak bisa bayangin sembilan bulan kita akan tersiksa. Ha ha ha ha." Lanjut Manuel membayangkan apa yang akan terjadi selama sembilan bulan ini.


"Hiiih gue nggak bisa ngebayangin bro." Ucap Arman bergidik ngeri membayangkan itu.


"udah ah ayo kita turun, nanti kalau kita tidak segera turun. Sudah di pastikan Singa betina akan ngamuk. Mau kalian jadi samsak Singa betina itu." Kata Riko dan membuat para sahabatnya langsung turun semua.


Kini rombongan Daren dan Cassandra pun sudah memenuhi warung bakso mercon itu. Penuh sekali, beruntung warung baksonya agak besar jadi muat untuk rombongan Daren.


Di atas meja masing-masing sudah ada semangkuk besar bakso mercon. Mereka yang ada di sana menatap horor pada bakso mercon itu.


"Sekarang aku minta kalian harus bisa menghabiskan semangkuk bakso ini sampai habis. Karena ini keinginannya twins five, jadi kalian harus memakannya." Perintah Cassandra pada semua orang yang ada di situ.


Dokter Inggrid yang suka pedas pun tidak masalah untuk memakannya. Tapi lain untuk Daren yang memang tidak tahan pedas. Dia seakan masuk lubang buaya.


"Baby akh juga harus memakannya gitu. Tapi kamu tahu kan kalau aku tidak bisa makan pedas." Jawab Daren dan mendapatkan tatapan memelas dari Cassandra. Yang membuat Daren tidak berkutik. "Baiklah aku akan memakannya." Lanjut Daren terpaksa.


Mereka pun akhirnya memakan bakso mercon itu. Alhasil mereka semua kepedasan dan keringat mengucur deras. Yang hamil istri siapa, tapi yang kena dampak dari ngidam itu kok mereka semua.


Dasar bumil edan.

__ADS_1


Bersambung......


__ADS_2