Cinta Mafia Konyol (Time Travel)

Cinta Mafia Konyol (Time Travel)
JA Hospital


__ADS_3

*


*


Rumah Sakit JA Hospital.


Ckiiiiit.


Suara bunyi rem mobil terdengar nyaring di telinga para Dokter dan suster yang sudah berada di depan loby Rumah sakit JA Hospital.


Dokter Inggrid selaku Dokter kandungan Rumah Sakit itu pun sudah tidak sabar dan segera menghampiri pintu samping mobil mewah yang sudah terbuka.


"Kenan, apa yang sebenarnya terjadi. Kenapa Cassandra sampai bisa begini." Inggrid menodong pertanyaan pada Kenan yang sedang membuka pintu mobil.


"Cass di culik oleh Mafioso Black Skull." Jawab Kenan.


Daren segera keluar dari mobil dan membopong Cassandra ala bridal style. Para Dokter yang melihat itu langsung menyuruh suster untuk membawa brangkar.

__ADS_1


Daren langsung meletakkan Cassandra di brangkar tersebut. Suster pun segera membawa Cassandra ke ruang UGD.


"Maaf Tuan, anda tidak boleh masuk." Tegur salah satu suster yang belum tau bila Daren adalah pemilik Rumah Sakit tempatnya bekerja.


"Lancang" Geram Daren dan menatap tajam suster baru itu.


"Kenan, kamu tahu apa yang harus kamu lakukan" lanjutnya memanggil Kenan.


Kenan pun langsung menjawab "Baik Tuan"


Kenan pun segera menghampiri suster itu dan ingin menyeretnya. Tapi sebelum Kenan meraih tangan suster itu, Dokter Sasongko selaku Dokter kepala di rumah sakit Daren itu pun menghentikan Kenan.


Suster yang di bicarakan pun kebingungan, dan mempertanyakan dalam hati siapa orang yang ada di depannya itu.


"Siapa pria tampan itu dan kenapa Dokter Sasongko sangat menghormati dia. Sayang sekali pria tampan itu sudah mempunyai istri, kalau tidak aku pasti bisa mendapatkan pria tampan itu." Ujar Ani dalam hati.


Suster itu bernama Ani Handayani, dia baru bekerja seminggu yang lalu. Dia tidak tahu kalau lelaki di hadapannya itu bisa menjadi malaikat maut jika di usik kehidupannya.

__ADS_1


"Sudahlah itu urusan Kenan, sekarang urusanmu adalah membantu Inggrid untuk memeriksa istriku dan mengobati lukanya." Kata Daren datar dan membantu membawa istrinya masuk kedalam UGD.


Pemilik Rumah Sakit ya bebas lah mau masuk ruang apa pun karena dia punya kuasa. Sementara di luar ruangan Kenan pun memberikan hukuman untuk suster baru itu.


"Tuan maafkan saya, saya hanya menjalankan prosedur rumah sakit. Saya tidak tahu bila beliau adalah Tuan Daren pemilik rumah sakit ini. Saya mohon Tuan maafkan saya." Ani memohon kepada Kenan agar memaafkannya. Dia pun berlutut dan menangkupkan kedua tangannya di depan dadanya.


"Kau sudah lancang kepada Tuan Daren. Dan pandangan mu kepada Tuan Daren pun sangat menjijikkan." Ujar Kenan marah.


"Sekarang angkat kakimu dari rumah sakit ini dan jangan pernah memperlihatkan batang hidung mu kepada Tuan dan Nyonya. Mengerti kamu" Lanjut Kenan lagi dan menyuruh Ani untuk pergi dari rumah sakit ini.


Ani yang mendengarnya pun tak kuasa menahan tubuhnya dan segera memeluk kaki Kenan dan masih memohon kepada Kenan.


"Tuan, tolong Tuan saya Tuan. Tolong jangan pecat saya Tuan. Saya sangat membutuhkan pekerjaan ini Tuan. Adik-adik saya di kampung akan terlantar jika saya di pecat dan tidak bekerja lagi Tuan. Tolong ampuni kesalahan saya Tuan, saya mohon."


Sebenarnya Kenan pun tidak tega, tapi mau bagaimana lagi. Dia lebih tahu bagaimana sifat Daren jika sudah di singgung.


"Ada apa ini?" suara bariton khas lelaki dewasa terdengar dari kejauhan.

__ADS_1


Bersambung........


Maaf untuk semuanya karena nggak update beberapa hari. Insyaallah akan saya usahakan untuk update lagi. Terimakasih untuk semua yang masih setia.


__ADS_2