Cinta Mafia Konyol (Time Travel)

Cinta Mafia Konyol (Time Travel)
GHOST TECNO


__ADS_3

Daren, Riko, Arman,Kenan, Manuel dan tiga Srikandi sudah berada di ruang kerja Daren. Riko sudah berkutat di depan laptopnya dan dia langsung masuk ke sistem keamanan markas Louis.


Dia menemukan sistem keamanan di gedung itu sudah di ubah dan jebakan di sana pun semakin banyak.


Riko merasa jika Erika sudah tahu akan ada penyerangan di markas mereka. Dia berusaha untuk masuk ke semua sistem itu tanpa di ketahui oleh lawan. Tapi rasanya seperti mustahil, karena sistem itu sudah di perkuat oleh Erika. Hanya Audrey saja yang bisa membobol sistem Erika yang sekarang.


"Ada apa Ko?, kok kamu tegang amat. Susah ya,cemen lo." Tanya Audrey pada Riko.


"Hiiis lo ya, gue cuman butuh waktu sebentar lagi. Lo jangan ganggu gue dulu." Kekeh Riko yang belum mau mengalah.


Bisa-bisa posisi dia yang di bawah Audrey bisa di geser sama ja***g itu. Mau di taruh mana mukanya nanti, kalau bener kejadian dia menyerah pasti dia akan malu bukan main.


"Bener nih nggak butuh bantuan gue." Ucap Audrey.


"Bener udah lo diam saja crewet." Sewot Riko.


Belum Audrey buka mulut sudah di potong Daren. "Sudahlah Sayang jangan ganggu Riko dulu. Biarkan dia konsentrasi dulu kita ke kamar dulu yuk." Potong Daren yang malah meminta ke kamar sama Audrey. Sambil menaik turunkan alisnya dan tersenyum mesum.


Yang membuat Audrey geram gara-gara tingkah Daren yang mesum.


"Ogah ah, masih lemas tau." Tolak Audrey dan mencubit perut sixpacknya Daren.


"Auh auh auh, sakit tau Sayang. Ya ya aku nggak bakal minta sekarang. Tapi nanti kalau misi sudah selesai kita lanjut honeymoon ya keliling Eropa, mau ya ya ya ok Sayang." Teriak Daren kesakitan dan malah mengajak Audrey honeymoon keliling Eropa. Dasar omes lo Ren.


"Hiiiissss Dasar ya punya suami omes kok gini amat sih Tuhan." Ucap Audrey meratapi diri.


"Omes sama bini sendiri kan nggak apa-apa Sayang." Balas Daren dan mencolek dagu Audrey.


"Ihsss apaan sih malu tau" omel Audrey.


"Teruus teruuus dunia emang punya kalian ya. Yang lain ngontrak jadi nggak perduli nih ma jomblo-jomblo setia. Ha ha ha" celetuk Kenan yang iri akan pasangan bucin itu.

__ADS_1


"Iri bilang bos, bukan jomblo setia ya, tapi jomblo karatan. Ha ha ha ha" Balas Audrey tak kalah sengit.


"Karatan pala lu yang karatan tau. Kan udah tidur lama kayak sleeping beauty hahaha." Balas Kenan tak kalah sengit dan mendapat amukan Daren.


"KENAN, jaga mulut lo atau bonus bulan ini hangus." Marah Daren pada Kenan.


"Ya ya Ren amsyong dong kalau bonus bulan ini hangus. Jangan dong Ren." Rengek Kenan yang tidak mau rugi.


"Bisa diam nggak sih kalian ini, gue butuh konsentrasi tau." Omel Riko yang geram pada mereka yang dari tadi ribut sendiri.


Seketika ruangan itu langsung hening dan hanya terdengar suara nafas mereka dan suara ketikan keyboard Riko yang menggema.


Bersusah payah Riko menembus sistem Erika tanpa di ketahui pemiliknya. Keringat bercucuran membasahi tubuh Riko. Padahal di ruang kerja Daren suhunya agak dingin, tanpa pendingin ruangan pun sudah dingin karena musim dingin disana.


"Riko apa kamu lupa sistem yang bisa menembus pertahanan apa pun. His dasar lemot lo, kenapa harus di ingatkan baru lo nyadar." Omel Audrey mengingatkan Riko tentang sistem yang hanya bisa di akses Riko, Audrey dan Profesor Law saja.


"Oh ya Tuhan, kenapa gue jadi lola gini ya." Sesal Riko yang harus di ingatkan dulu tentang sistem itu.


Riko pun segera bergegas mengotak atik kembali laptopnya. Dan segera mengambil alat yang di khususkan untuk memasukkan sistem buatan Cassandra dan Profesor Law.


"Sayang sistem apa yang kau bicarakan, apakah memang sistem itu bisa menembus sistem apa pun." Tanya Daren pada Audrey.


"Sistem GHOST TECNO namanya. Ya sistem itu seperti hantu yang menyelinap masuk tanpa di ketahui siapa pun yang memasang pengamanan tinggi sekalipun. Sistem ini juga bisa melacak berbagai server haker yang mencoba bermain-main dengan kita." Terang Audrey.


"Ghoca.. Sekarang gue sudah masuk di sistem Erika. Tanpa Erika tau jika kita sudah masuk ke sistemnya. Dan saatnya Manuel beraksi, good job ya siiis ha ha ha ha." Ucap Riko semangat karena sudah bisa masuk ke sistem Erika Dan meledek Manuel.


"Yaaaaa" seru Manuel lemas. "Apa harus sekarang dan gila lo ya gue harus jadi wanita pedang cantik." Lanjutnya lagi seakan enggan untuk beranjak pergi.


"Yeeee siiis, sudahlah jangan bersedih. Nanti kan di sana dapat mangsa monster yang ganas. Ha ha ha ha" ledek Riska yang gemas dengan tingkah Manuel.


"Wow monster Robert yang ganas. Ha ha ha" tambah Angela dan tertawa bersama Riska. Dan yang lainnya hanya bisa menampilkan senyumannya saja.

__ADS_1


"Sudah-sudah sekarang waktunya beraksi. Ayo kita berdoa sebelum bertempur, semoga Tuhan selalu melindungi kita Amin." Ucap Audrey meminta semua untuk berdoa.


"Kenan, Riska dan Angela bawalah ini untuk kalian berikan pada para penjaga dan orang-orang yang ada di sana." Kata Audrey dan memberikan beberapa botol obat pada mereka bertiga.


"Apa ini Drey? jangan bilang ini obat yang kau buat dulu untuk melumpuhkan Droga." Tanya Arman.


"Ya memang benar." Jawab Audrey.


"What? gil*a lo ya Drey." Jawab serempak Riko, Arman, Manuel, Riska dan Angela.


Droga adalah musuh besar Cassandra dulu yang susah untuk di taklukkan. Dan membuat Cassandra berputar otak untuk membuat obat pelumpuh permanen pada Droga.


Dan apa, sekarang malah akan dia gunakan pada musuhnya yang ada di Jerman. Audrey tidak ingin berlama-lama Dan berurusan dengan Erika. Dia sudah malas bertemu dengan Erika.


"Emangnya kenapa? nggak boleh ya." Ucap Audrey polos.


"Haduuh" Riko cs pun tepok jidat berjamaah.


"Sayang obat apa? Siapa Droga?" tanya Daren.


"Obat pelumpuh syaraf. Siapapun orang yang meminum obat itu pasti akan mengalami kelumpuhan. bisa di katakan lumpuh total tidak bisa bergerak sama sekali." Terang Audrey dan membuat Daren mengangakan rahangnya.


"Obat dari mana itu Sayang?" tanya Daren lagi.


"Buatan ku sendiri" jawab enteng Audrey.


"Ya Tuhan Sayang, apalagi keahlian mu yang lain lagi selain ini Sayang. Kau membuat ku kawatir Sayang." Resah Daren.


"hehe hee. Belum saatnya kamu tau Sayang." Jawab Audrey.


Riko sudah masuk ke dalam sistem keamanan Erika dan sudah membajaknya tanpa di ketahui Erika. Dan sekarang juga Manuel di temani Arman pergi ke club Xavier untuk memulai aksinya menjaring monster Robert dan Louis.

__ADS_1


Dengan perbekalan obat dari Audrey dan senjata dari Daren. Sangat mendukung mereka dalam misi ini..


Bersambung....


__ADS_2