Cinta Mafia Konyol (Time Travel)

Cinta Mafia Konyol (Time Travel)
Berburu Jajanan SD


__ADS_3

*


*


"Waow, apakah hari ini adalah hari kemerdekaan. Kok ada yang karnaval di perusahaan ini. Bisa-bisa Bos besar kalau tau pasti akan marah." Celoteh Sisil yang tidak tahu jika gerombolan orang aneh itu adalah Bosnya sendiri.


"Heh Lo liat apaan sih Sil, sampek heboh kek gitu." Tegur Joni yang sedang membersihkan lobby bersama Sisil.


"Noh liat" tunjuk Sisil ke arah gerombolan orang aneh itu.


"What, siapa mereka kok beraninya berpakaian seperti itu. Apa tidak takut jika pak bos marah. Tapi itu kok kayaknya gue familiar ya ama tuh cewek yang pake sarung sama peci miring di sebelah lelaki kekar pake daster. Tapi kok perutnya membuncit kayak sedang hamil. Tapi masak iya sih dia, dan lelaki itu kok kayak Bos besar ya." Kaget Joni saat melihat orang-orang aneh itu. Dan merasa seperti kenal dengan salah satunya.


Cassandra memang hanya memakai sarung dan peci tanpa kumis. Sedangkan Luna dan Aina Perez sekretarisnya Papi Hilton, memakai komplit.


"Eh iya Jon, tapi siapa ya." Balas Sisil sambil mengingat ingat. Belum mereka mengingat siapa perempuan itu. Perempuan yang di bicarakan menghampiri mereka dengan di temani lelaki gagah berdaster.


"Hai Sil, Jon. Apa kabar, lama ya nggak bertemu." Sapa Cassandra dan tak ketinggalan Daren selalu ada di sampingnya.


Sementara Sisil dan Joni terkejut di sapa seseorang yang mereka kenal tapi dengan keadaan yang berada. Apakah benar wanita hamil di depan mereka adalah teman baik mereka, Audrey.


"Hai kok pada bengong sih. Kalian lupa ya sama gue, gue Audrey teman kalian." Ujar Cassandra menyadarkan mereka berdua dari keterkejutan nya.


"Hah Apa Audrey" Kaget Sisil dan Joni bersamaan.


"Hai kenapa, apa ada yang salah ya" tanya Cassandra menanyakan apa ada yang salah pada dirinya.


"Giiiiillaaa ini beneran Lo Audrey. Lama nggak ketemu kok perut Lo udah gede amat. Perasaan kayak baru 3 bulan lebih kita nggak ketemu loh ya. Apa Lo juga udah nikah" tanya Sisil syok dengan apa yang dia lihat.


"Tenang gue ngerti kok yang Lo pikirkan, sebenarnya gue udah nikah hampir setahun yang lalu. Gue emang sengaja ingin cari suasana yang baru, makanya gue jadi og di perusahaan suami gue sendiri." Jawab Cassandra memberitahu Sisil dan Joni. Bahwa dirinya sudah menikah lama tapi dia juga menutupi masalah yang sebenarnya.

__ADS_1


"Oh ya kenalkan ini suami gue, Lo pada, pasti udah pada kenal kan. Daren Jonathan Alvaro pemilik JA COMPANY, big Bos kalian kan." Lanjut Cassandra berlagak sedikit sombong. Tapi hanya bercanda ya.


"APA" teriak Sisil dan Joni bersamaan dan membuat para karyawan yang sedang bekerja pun menoleh ke arah mereka.


Sedangkan Daren, dia hanya menemani istrinya saja tanpa ingin berbicara pada teman istrinya. Sisil dan Joni yang tahu bagaimana dulu kelakuan belangnya si Daren jadi khawatir dengan teman baiknya itu.


"Lo nggak salah nikah ama Bos Daren. Lo tau nggak kalau Bos Daren itu sering main perempuan. Gue nggak mau Lo terluka Drey, kita berdua sayang ama Lo." Bisik Sisil dan membawa Audrey agak sedikit menjauh dari Daren.


"Hus apa yang Lo bilang, di makan orangnya baru tau rasa Lo Sil. Ha ha" Cassandra malah meledek Sisil.


"Ih apaan sih Lo Drey, di bilangin orang kok malah ngeyel. Gue nggak mau Lo di sakitin Audrey." Kesel Sisil yang sudah serius tapi malah di ledekin Cassandra.


"Iya iya gue ngerti Lo mikirin gue. Tapi Alhamdulillah sekarang dia sudah berubah dan gue juga minta do'anya buat si twins five ya. Semoga mereka sehat sampai hari H nya." Ujar Cassandra dan meminta do'a pada Sisil.


"Amin, giiiiillaaa Lo ya Audrey, pak Bos emang the best. Buntingin bini langsung 5 baby." Sisil yang hanya bisa geleng-geleng kepala dengan syok terapi hari ini.


"Eh iya aku sampai lupa, yuk Sayang kita let's go." Balas Cassandra semangat dan akhirnya pun mereka semua pergi ke SD XX jalan Soedirman.


Perjalanan menempuh waktu sekitar 25 menit saja, karena letak SD itu juga tak jauh dari perusahaan Daren.


Wajah sumringah bahagia pun terpancar dari bumil cantik itu. Kini dia akan puas menikmati jajanan SD yang selalu ingin dia nikmati tapi tidak bisa.


Karena dulu Papi Hilton selalu protek dengan makanan Cassandra. Jadi tidak sembarangan makanan untuk Cassandra.


Tapi untuk kali ini Papi Hilton tidak bisa berkutik. Beliau takut mood bumil cantik itu akan berubah menjadi sedih. Papi Hilton tidak sanggup untuk melihat kesedihan itu lagi.


Mereka membawa 3 mobil, para pedagang dan pembeli yang melihat ada tiga mobil mewah yang berhenti di area dagangan mereka pun heran. Siapakah gerangan mereka, yang sudi memarkirkan kendaraan mewah mereka di depan STAN makanan mereka.


Daren dan Cassandra dengan Yupi saat berubah menjadi Likan sport. Kenan dan Luna yang mengendarai Lambo Aventador birunya yang bohai.

__ADS_1


Sedangkan Papi Hilton dan asisten serta sekertaris menggunakan Alphard hitam yang gagah.


Tapi saat mereka semua turun dari mobil mereka. Para pedagang dan orang-orang yang ada disana pun heran dan ada yang tertawa terbahak bahak saat melihat mereka menggunakan daster dan sarung.


Karnaval dari mana itu kok pakaian mereka aneh. Orang kaya itu mah bebas ya, sabodo teing mah.


"Sayang hati-hati" peringat Daren saat membuka pintu dan Cassandra langsung berjalan cepat ke stan penjual cilor di sana.


"He he he maaf Yank. Abisnya udah ngiler nih mulut lihat cilor. Bang beli cilor nya 7 bungkus ya rasanya balado pedas asin." Balas Cassandra dan segera memesan apa yang di inginkan nya. Dan tidak lupa memesankan untuk orang-orang yang ikut dengannya. Eh terpaksa ikut deh.


"Baik Non." balas pedagang cilor yang aneh dengan dandanan Cassandra dan rombongan.


"Habis karnaval dari mana Tuan dan Nona." Tanya pedagang cilor.


"Lagi nurutin ibu hamil Pak, jadinya ya seperti ini." Bukan Daren maupun Cassandra apalagi Papi Hilton. Siapa lagi yang langsung nimbrung kalau bukan si semprul Kenan.


"Oalah ngidam to, pantesan kok aneh-aneh. Harus di turutin itu Tuan apalagi anak pertama, kalau istri hamil itu kita harus banyak-banyak berdoa agar sabar dan bisa menuhin ngidamnya. Kalau istri bahagiakan itu kebahagiaan suami yang sejati. Jadi jangan pernah abaikan jika istri kita saat hamil, nanti kalau ibunya sedih anak kita juga akan sedih. Itu akan berdampak buruk untuk anak kita dalam kandungan istri kita. Jadi jaga bumilnya dengan baik ya Tuan." Peringat pedagang cilor panjang kali lebar kali tinggi.


"Ya Pak, terimakasih atas perhatiannya pada istri saya. Saya akan selalu ada untuk istri saya saat dia butuhkan." Balas Daren sopan dan ramah. Yang membuat para orang yang mengenal Daren syok.


Apakah itu benar Tuan Daren ya. Itulah pikiran semua orang yang mengenal Daren. Seakan tidak percaya bahwa big Bos nya yang kejam bisa sopan dan ramah pada orang lain.


Setelah semua dagangan di borong Cassandra dan bumil itupun memakan dengan lahap dan tak lupa untuk berbagi pada para warga yang melintas di area stan makanan di depan SD XX jalan Soedirman.


Kini Cassandra pun sudah kenyang dan bersandar pada suami tercinta nya.


"Makasih ya suamiku.....


Bersambung......

__ADS_1


__ADS_2