Cinta Mafia Konyol (Time Travel)

Cinta Mafia Konyol (Time Travel)
Pasrah


__ADS_3

*


*


Kenan dan Nadine pun segera pergi meninggalkan pasar malam. Mereka merasa sudah tidak nyaman di sana, Kenan juga sudah memberi tahu Daren. Bahwa Kenan mengajak Nadine pergi ke apartemennya.


Kenan memesan taksi online untuk pergi ke apartemennya. Masalah kunci mobil Kenan tidak ambil pusing, karena Yupi tidak memerlukan kunci untuk menghidupkannya.


"Nan kita mau kemana, kenapa kita meninggalkan Cass dan Daren. Bagaimana nanti mereka mencari kita Nan." Tanya Nadine yang penasaran.


"Sudah ikut aku saja, aku nggak bakal macam-macam kok. Tapi satu macam doang. Masalah Daren dan Cassandra lo tenang saja, gue udah kasih tahu Daren." Balas Kenan dan menaik turunkan alias.


"Ihss kamu Nan bisa aja." Ujar Nadine salah tingkah." Ya udah kalau mereka sudah tau. Lagi pula sebenarnya gue juga udah gerah Nan dari pagi belum ganti baju. Kalau bisa sih kita pulang aja ke mansionnya Cass dan Daren." Lanjut Nadine lagi dan mengajak Kenan pulang ke mansion Daren.


"Apartemen gue Deket sini kok, ayok tuh taksinya udah datang." Ajak Kenan pada Nadine saat melihat taksi online yang dia pesan sudah datang.

__ADS_1


"Ya" pasrah Nadine mengikuti Kenan.


Tak berselang lama, hanya membutuhkan waktu sekitar sepuluh menit saja. Kini mereka sudah sampai di loby apartemen Kenan.


Kenan segera membawa Nadine masuk kedalam lift dan segera memencet angka dimana lantai apartemen Kenan berada.


Saat ini keduanya sudah berada di depan pintu masuk apartemen Kenan. Setelah Kenan memencet kunci password nya, Kenan pun segera membawa masuk Nadine dan menyuruh Nadine duduk dulu di sofa ruang tamu apartemen Kenan.


"Din Lo duduk dulu di sofa ya, gue mau membersihkan tubuh gue dulu ya. Udah gerah nih." Ujar Kenan dan segera pergi ke kamarnya yang ada di lantai dua.


"Ya Nan, cepetan ya gue juga udah gerah nih." Balas Nadine dengan tangan yang di lambaikan seakan menyuruh Kenan segera pergi.


"Ck, ya ya Oneng gue pergi." Ujar Kenan dan langsung ngibrit pergi ke lantai atas.


"Dasar Oge'." Gumam Nadine.

__ADS_1


Setelah kepergian Kenan, Nadine melihat-lihat apartemen Kenan yang mewah. Dia belum pernah melihat dan menginjakkan kakinya di apartemen seperti ini, yang sangat mewah.


Apartemen biasa saja dia tidak pernah apa lagi ini, woow banget. Di saat dirinya sedang melihat-lihat apartemen mewah Kenan. Nadine melihat ada salah satu bingkai foto yang ada foto Kenan dengan seorang wanita cantik yang sedang memeluk Kenan dengan mesranya.


Nadine pun penasaran dengan foto itu, apa itu foto Kenan dan kekasihnya atau istri Kenan. Dalam benaknya Nadine bertanya-tanya.


Nadine yang sedang melamun saat memandang foto itu pun di kejutkan dengan Kenan yang berteriak di dekat telinganya.


"Wooi napa lo kok malah ngelamun Ndin. Uda cepetan sono bersihkan diri mu. Gue Uda nyiapin baju buat lo, tapi maaf hanya adanya seperti itu." Ujar Kenan dan membawa Nadine ke kamarnya.


"Nan mau kemana kita, gue bisa jalan sendiri. Tolong lepasin tangan gue Nan." Tanya Nadine, saat tangan Kenan menggenggam tangannya dengan erat.


"Udah nggak usah bawel, ayo ikut aku ke kamar."


Bersambung.......

__ADS_1


__ADS_2