
*
*
"Terimakasih suamiku Sayang. Udah mau nurutin ngidam aku, jangan pernah lelah ya Sayang. Selalu berada di sisiku dan selalu menyayangi aku dan anak-anak kita kelak. Jangan pernah tinggalkan aku ya Sayang." Ucap Cassandra pada suaminya dan takut kelak di tinggalkan Daren begitu saja.
Sekarang mereka sudah pulang ke rumah masing-masing, Daren dan Cassandra pun sekarang sudah membersihkan diri dan berbaring di atas ranjang mereka.
Entah kenapa dengan Cassandra, mana Cassandra yang dulu adalah wanita tangguh. Tidak akan takut di tinggalkan oleh orang lain.
Apakah ini bawaan si orok yang ada di rahimnya. Yang nggak mau lepas dari Daddy nya, pinginnya nempel terus kayak perangko.
"Sayang jangan begitu, aku akan selalu ada untuk kamu, menyanyangi kamu dan anak-anak kita. Justru aku yang takut jika suatu saat kamu dan anak-anak kita meninggalkan aku sendiri. Karena aku lelaki bren*sek yang dulu pernah jahat padamu Sayang. Aku tidak akan sanggup Baby, aku ingin kita menua bersama dan saling mencintai untuk selamanya. Menjaga anak-anak kita sampai mereka memiliki anak, kita kelak akan bermain dengan cucu kita. Jadi jangan pernah berfikir akan hal yang tidak akan terjadi. Fokus saja dengan anak-anak dan aku saja Ok Baby." Balas Daren dengan penuh cinta pada Cassandra. Dia tidak akan sanggup jauh dari Cassandra dan anak-anaknya.
Cassandra yang mendengar suaminya berkata seperti itu pun malah menangis sesenggukan. Dia merasa sangat di cintai oleh suaminya.
"Hiks hiks hiks"
"sayang, Baby kok malah nangis si. Jangan nangis dong, ntar tambah jelek loh ya." Canda Daren tapi malah membuat Cassandra tambah nangis kejer.
__ADS_1
"Huaaa aaaa, kamu jahat tau nggak. Ngejek aku jelek, huuuaaaaaa."
"Eh aduh kok malah jadi gini sih. Enggak Sayang, kamu tambah cantik kok Sayang. Cup cup cup udah ya Sayang jangan marah, nanti kasian babynya loh Sayang." Ucap Daren menenangkan istrinya.
"Sayang Sayangnya Daddy, bantu Daddy dong buat nenangin Mommy biar nggak marah lagi sama Daddy." Lanjut Daren berbicara dengan anak-anaknya sambil mengelus perut buncit Cassandra.
Apa yang di lakukan oleh Daren, membuat Cassandra merasa tenang dan berhenti menangis. Daren segera membawa Cassandra ke dalam pelukannya yang hangat.
Cassandra yang merasakan kehangatan penuh cinta dari Daren pun sedikit demi sedikit merasa mengantuk. Dan akhirnya pun sekarang dia terlelap dalam pelukan hangat sang suami.
"Baby aku berjanji akan selalu menjaga dan mencintai kalian seumur hidupku. Cassandra Wilson Alexander I love you so much. Cup" Janji Daren pada Cassandra yang sudah terlelap dalam tidurnya. Entah mengapa dia mudah untuk tertidur, mungkin efek dari twins five.
Tak lama dari itu Daren juga mengikuti istrinya yang sudah lebih dulu terlelap dan mengarungi mimpinya.
*
*
Tapi itu semua tidak membatasi pergerakannya, tapi sekarang Cassandra tambah gesit dan lincah. Padahal ukuran ibu hamil besar apalagi kembar 5 biasanya akan susah untuk bergerak. Tapi tidak untuk bumil satu ini.
__ADS_1
Markas Black Skull.
"Danang bagaimana dengan rencana kita, si Egi dan anak buahnya sudah menjadi korban dari mereka. Cari tahu siapa yang membantu istrinya Daren. Aku ingin tahu semuanya tentang Daren sekarang. Karena Daren sekarang sudah berubah tidak seperti yang dulu mudah di taklukkan oleh Liora." Tanya Aros pada orang kepercayaannya.
"Semuanya sudah siap Tuan, tinggal menunggu perintah dari anda Tuan." Jawab Danang pada Aros.
"Baiklah besok kita eksekusi. Dan ingat harus bersih tidak ada bukti. Paham" Perintah Aros pada Danang.
"Baik Tuan, kalau begitu saya permisi" jawab Danang dan pamit undur diri.
Sementara Aros sudah bahagia membayangkan jika rencananya benar-benar akan berhasil. Dia tidak tahu lawan yang sebenarnya, dia kira mereka lemah. Kita tunggu saja apa yang akan terjadi.
"Kali ini kau tidak akan selamat jal*Ng kecil"
*
*
Apa yang akan terjadi ya......
__ADS_1
Jangan lupa like, comen dan kasih kembang kopinya ya kakak.
Bersambung.......