
Setelah perdebatan yang alot antara Daren dan Audrey. Kini Daren yang harus mengalah pada istri cantiknya, sekarang mereka sudah berada di taman bunga mawar di belakang Vila.
Pemandangan yang sangat indah walaupun sekarang musim dingin. Audrey yang masih sedikit letih membuat Daren khawatir dan memilih untuk mengatur rencana nanti malam di villanya saja tidak jadi keluar.
Tidak lama kemudian si biang kerok pun datang. Siapa lagi kalau bukan si sahabat somplak merangkap jadi asisten itu. Ya Kenan lah orangnya.
"Wow wow segar amat lo Ren, sampai-sampai siang hari baru nongol dari kamar." Ledek Kenan yang menyusul Daren dan Audrey ke taman belakang. "Hei berapa ronde semalam, sampai-sampai Audrey lemas dan pucat sperti itu. Wow tega bener lo Ren, baru buka segel aja udah di gempur sampai segitunya." Lanjutnya lagi.
"Dasar sahabat sedeng lo. Ihss awas lo ya ntar kalo udah nemu pawang lo pasti lebih parah lo dari gue." Balas Daren geram pada Kenan yang mengejeknya.
"Dasar ****** lo Nan. Awas ya kalo ntar lo suka ma cewek, gue nggak bakal bantu lo kalau lo butuh bantuan gue." Sambung Audrey.
"Nggak, gue nggak bakal bucin kayak lo berdua. Ih amit-amit jabang kebo." Balas Kenan bergidik ngeri melihat kebucinan Daren dan Audrey.
"Oh ya Nan, gimana Riko sudah datang belom Nan." Tanya Daren pada Kenan.
"Bentar lagi sampe, lo sih nggak tanggung-tanggung gempur bini lo sampe kayak gitu. Apa lo nggak kasihan tuh udah kayak Lele gx di siram air, terkapar kayak gitu. Ha ha ha ha" jawab Kenan masih dengan ledekannya pada Daren dan membuat Audrey malu bukan main.
"Abisnya gimana lagi Bro, enak tauk bikin nagih. Ha ha ha ha." Ucap Daren.
__ADS_1
"Gi** an**r lo ya" sambungan Kenan.
"Sudah ah malu tau Sayang" kata Audrey dan mencubit perut sixpack Daren.
"Auh auh auh sakit Sayang." Aduh Daren kesakitan. Padahal sebenarnya tidak sakit.
Dikarenakan Audrey lemas tidak berdaya gara-gara Daren.Membuat Riko cs harus datang ke villa megah Daren. Riko cs pun dengan senang hati datang ke villa megah Daren.
Tak berselang lama rombongan Riko cs sudah sampai di Villa Daren. Mereka di sambut Kenan dengan sangat baik. Daren tidak menyambut mereka karena masih menemani Audrey di taman belakang.
Kenan menyuruh rombongan Riko cs untuk mengikutinya ke taman belakang Villa. Mereka yang baru saja datang, di suguhkan dengan pemandangan taman yang indah dan keromantisan dua insan yang sedang di mabuk cinta.
Riko, Arman, Riska, Angela dan Manuel yang melihat bagaimana sekarang seorang Daren memperlakukan seseorang wanita dengan kelembutan dan kasih sayang yang nyata untuk Audrey atau Cass mereka.
Riko cs merasa bahagia jika melihat Audrey bahagia. Bisa melihat Audrey tertawa bahagia, bisa merasakan cinta tulus seorang suami. Dan mempunyai keluarga kecil impian Cassandra dulu sebelum semua merenggut nyawa Cassandra.
"Ehmmm" deham Kenan memberi isyarat.
Daren yang mendengar ada orang berdeham pun menoleh ke arah belakang dan melihat rombongan Riko cs.
__ADS_1
"Selamat datang semua, mari duduklah di sini." Ucap Daren mempersilahkan Riko cs untuk duduk di bangku taman depan gazebo yang di duduki oleh Daren dan Audrey.
"Baik Daren, terima kasih." Jawab Riko dan duduk di bangku taman. "Pagi menjelang siang Drey, kenapa wajahmu pucat kamu sakit ya?." Lanjut Riko menanyakan kabar Audrey.
"Ha ha ha itu gara-gara suaminya Audrey kayak Singa lapar. Makanya Audrey kayak gitu." Celetuk Kenan dan mendapat lemparan buah jeruk dari Daren tepat di keningnya.
"Auuhh." Rintih Kenan.
"Mulut mu Harimau mu Nan hahaha." Ledek Audrey pada Kenan.
"His dasar pasangan gendeng." Ucap Kenan sambil mengelus kepalanya yang terkena buah jeruk.
Sekarang kita lupakan Kenan yang masih ngedumel nggak jelas gara-gara buah jeruk. Kini mereka semua telah membahas tentang rencana apa saja agar cepat membebaskan para sandera.
"Ko apa kamu sudah menempatkan para anak buah mu di tempat markas mereka yang kemarin sudah aku kirimkan alamatnya kepada mu." Tanya Audrey pada Riko dengan posisi yang sudah duduk tapi masih bersandar di dada bidang Daren yang atletis.
"Sudah Drey, mereka sudah berada di tempatnya. Kurasa memang kita harus cepat karena si kaki tangan Louis sudah menunjukkan jati dirinya yang suka pada pedang cantik. Aku tidak mau mereka terguncang mentalnya gara-gara si Robert si***n itu." Terang Riko.
"Baiklah mulai malam ini kita beraksi. Jangan sampai kita gagal dalam misi ini. Riska, Angela dan kamu Kenan tugas kalian adalah menyusup dan menyamar menjadi pelayan disana. Nanti aku bantu mengecoh CCTV di sana. Temukan para sandera dan hubungi Arman dan Riko, mereka akan bergegas untuk menyelematkan para sandera dan jangan lupa kalian berikan obat ini untuk mereka yang berjaga agar memudahkan kita untuk membawa para sandera. Nanti aku dan suamiku akan ikut dalam misi ini. Dan kamu Manuel jangan lupa berdandan yang cantik ya. Biar si Robert kesemsem sama kamu. Ok" titah Audrey memberikan perintah pada mereka semua.
__ADS_1
Bersambung......