Cinta Mafia Konyol (Time Travel)

Cinta Mafia Konyol (Time Travel)
Yoyo


__ADS_3

*


*


Halaman belakang mansion Daren yang luas, sekarang sudah di sulap Pak Darmo menjadi tempat untuk Yoyo. Pak Darmo yang di tugaskan oleh Cassandra untuk membersihkan halaman belakang dan membuat pagar setinggi dua meter.


Pak Darmo sekarang membawa Yoyo yang di bawa oleh Sulis dengan kandang khusus. Sulis pun mengikuti Pak Darmo dengan membawa kandang khusus untuk si Yoyo.


Saat sudah sampai di taman belakang mansion. Sulis seakan tidak percaya bahwa sebagian halaman belakang mansion Daren sudah di sulap menjadi tempat Yoyo.


"Waow Yo, kamu pasti akan betah disini." Ucap Sulis senang karena Yoyo pasti akan senang. "Tapi sayangnya kita akan berpisah Yo, apa kamu akan lupa dengan ku Yo." Lanjut Sulis sedih karena akan berpisah dengan Yoyo.


"Janganlah bersedih Lis, gue pastikan si Yoyo akan baik-baik saja. Apa lagi dia akan tinggal bersama pemiliknya." Ucap Riko menghibur Sulis.


"Apa yang lo bicarakan Ko. Lo tau sendiri kan, jika pemiliknya yang asli sudah tiada." Balas Sulis agak sensitif jika bersangkutan dengan Cassandra yang dulu.


Karena dalam diri Sulis Cassandra adalah malaikat yang tidak bersayap untuknya. Jika dulu dia tidak di selamatkan Cassandra, pasti sekarang Sulis hanya tinggal namanya saja.


Penyesalan Sulis adalah dulu dia tidak bisa menyelamatkan Cassandra dari rubah betina Liora. Karena rencana yang sudah matang dan bodohnya mereka tidak pernah menyelidiki siapa pun orang yang dekat dengan Cassandra.


Tapi sekarang semuanya sudah di rubah dan semua sudah dalam penyelidikan. Dan semuanya sudah bersih dari penghianat.


"Sudah tiada pala lo peyang, jika sudah tidak ada mana mungkin tuh Yoyo bisa mau lo ajak kesini." Sewot Riko yang geram akan temannya satu ini yang lemot.

__ADS_1


"Hah apa lo bilang, jangan katakan kalau Ketua Cass masih hidup. Dimana sekarang dia, cepat lo kasih tau gue Ko." Tanya Sulis yang masih lemot buat mikirnya.


Pletak.


"Auhh, sakit tau Man." Keluh Sulis yang di ketok kepalanya oleh Arman.


"Abisnya gue gedek ama lo, lagian nih otak kok lemot amat sih Lis. Harusnya kan lo bisa tau, kalau kita nggak akan ngangkat sembarangan orang jadi ketua klan kita. Kalau..." Geram Arman pada Sulis dan hampir menyelesaikan ucapannya tapi langsung di potong Sulis.


"Kalau bukan ketua Cass itu sendiri." Potong Sulis dan melanjutkan ucapan Arman lagi.


"Nah tu otak udah bener." Jawab Arman.


"Jadi wanita itu Ketua Cass kita." Ucap Sulis yang masih penasaran dan di angguki Arman. "Kok bisa." Lanjut Sulis lagi.


"Ihss main rahasia-rahasiaan sih Ko." Kesel Sulis.


"Udah diam lo, dan cepetan urus si Yoyo. Karena mainan si Yoyo mau masuk kandang." Omel Riko.


Sulis pun segera memasukkan Yoyo ke kandang luasnya. Sesuai rencana Cassandra bahwa Carlos, Duke, Trama dan Yoyo. Akan menempati halaman belakang mansion Daren yang luas.


Tapi untuk sekarang hanya Yoyo yang akan menempati kandang luas itu. Kandang itu juga akan di jadikan tempat penyiksaan terbuka untuk orang-orang yang berhianat pada Daren dan Cassandra.


"Hai guys, udah lama ya nunggunya." Cassandra yang baru saja turun dan langsung ke halaman belakang.

__ADS_1


"Ya nunggu lo bisa karatan kita. Tuh liat asisten suami lo, kalian berdua harus tanggung jawab." Balas Arman dan membuat Cassandra bingung. Apa yang sebenarnya terjadi.


"Kenapa harus tanggung jawab sama si kutu kupret." Ucap Cassandra yang bingung.


"Gara-gara kalian berdua, si kupret ini mau d nikahin cepet-cepet. Tuh katanya lagi kangen sama si Nadine. Emang Nadine kemana kok nggak keliatan." Balas Arman lagi.


"Sia**n lo Man. Bilang aja kalo lo juga mau di nikahin." Ketus Kenan.


"Sudah diam kalian." Bentak Daren yang geram dengan mereka yang selalu bertengkar.


Mereka pun langsung terdiam, Cassandra pun segera masuk ke dalam kandang Yoyo. Cassandra yang melihat Yoyo sudah berada dalam kandang dan segera berlari ke arahnya pun sangat bahagia. Karena dia masih di beri kesempatan untuk bersama dengan kucing liar Kesayangannya.


Daren dan Sulis yang melihat Yoyo berlari ke arah Cassandra pun khawatir jika terjadi sesuatu pada Cassandra.


"Yoyo jangan sakiti Ketua." Teriak Sulis. Tapi dugaan Daren dan Sulis tidak terjadi.


Yang terjadi adalah Yoyo seperti kucing jinak di hadapan Cassandra. Lagi-lagi Sulis yakin jika memang wanita itu adalah Ketua Cassandra yang dulu.


Karena tidak ada wanita yang bisa menaklukkan Yoyo seperti itu.


"Hai kucing liarnya Mamu, apa kabar sayang. Mamo kangen si hitamnya Mamo." Kata Cassandra yang sudah memeluk Yoyo penuh kerinduan begitu pula sebaliknya.


Yoyo pun merindukan Mamunya sama seperti Jojo, Yoyo pun menangis saat kembali bersama Mamunya.

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2