Cinta Mafia Konyol (Time Travel)

Cinta Mafia Konyol (Time Travel)
Beredarnya video


__ADS_3

Cassandra sudah banyak menemukan bukti tentang kejahatan si nenek Lampir dan rubah betina itu. Di CCTV yang di retas oleh Cassandra, banyak sekali kejahatan dari mereka berdua.


Dan ada salah satu video yang membuat Cassandra geram dan marah. Yaitu video tentang hubungan antara Irene dan Aros yang masih berhubungan seperti dulu. Hubungan layaknya seorang suami istri.


Dan itu semua di lakukan di dalam rumah keluarga William. Di kamar utama keluarga William, tepatnya kamar Antoni dan irene. Hubungan itu di lakukan saat Antoni berada di luar negeri.


Video lainnya yang menunjukkan perilaku si anak tiri yang menindas anak kandung. Siapa lagi kalau bukan si Liora, di video itu dia dengan kejamnya menyiram Audrey dengan air bekas mengepel lantai.


Dan masih banyak video yang sangat tidak patut di lihat orang lain. Salah satu video itu juga ada video tentang kaburnya Liora dari rumah saat hari dimana pernikahannya dengan Daren akan di laksanakan.


Liora kabur di bantu oleh kekasihnya, dan Audrey yang tidak tahu apa-apa harus jadi korbannya. Audrey harus menjadi pengantin pengganti untuk Daren.


Audrey yang malang pun banyak mendapatkan penderitaan setelah kematian dari ibu tercinta. Siksaan demi siksaan yang di alami Audrey tanpa sepengetahuan Papa nya.


Audrey mendapatkan ancaman dari Irene, jika Audrey mengadu pada Papanya. Maka Papanya akan celaka di tangan Irene. Dia pun tidak bisa berkutik dan menerima segalanya. Walaupun rasanya seakan tidak kuat, tapi dia harus menjalani apapun yang terjadi.


"Sayang aku ingin mengirimkan video ini ke situs gosip di negara ini. Apa boleh Sayang." Tanya Cassandra pada Daren.


"Of course Baby, karena itu yang aku tunggu-tunggu. Biarkan mereka semua tau kebusukan dua rubah betina itu." Jawab Daren menyetujui ide Cassandra.


"Cass tunggu dulu, biar berita itu menjadi tranding topik dulu. Biarkan rubah betina itu di atas awan dulu dan merasa menang. Tapi saat yang tepat kita bisa buat bom waktu untuk mereka semua. Ok." Cegah Riko pada Cassandra.


Cassandra dan Daren pun berfikir, betul juga dengan usulan Riko. Mereka harus bisa bersabar dan menunggu waktu yang tepat.


Tok tok tok


Terdengar pintu di ketuk dan tak di persilahkan masuk pun, orang yang berada di luar langsung masuk nyelonong sebelum di persilahkan masuk. Siapa lagi kalau bukan si asisten somplaknya Daren, ya si Kenan lah orangnya.


"Bro gawat para wartawan menyerbu ingin masuk ke dalam lobi rumah sakit ini. Mereka semua sudah tau jika lo dan bini lo ada di rumah sakit ini. Dan harus lo juga tau, bahwa si ulet keket itu sudah menyebarkan video kemesraan lo dan dia. Video itu sudah beredar di sosmed, memperlihatkan kemesraan lo dan dia. Sekarang apa yang akan lo lakukan." Cerocos Kenan pada Daren.

__ADS_1


"What, video apa yang di sebarkan si rubah betina itu." Penasaran Arman pada video yang beredar di medsos.


"Nih lo liat ndiri, gue aja jijik liatnya." Ucap Kenan sembari memberikan HP nya pada Arman.


Daren yang merasa was-was tentang isi video itupun juga penasaran dan ingin melihat video itu. Cassandra yang dari tadi hanya melihat apa yang terjadi dan tidak terlalu cemburu.


Karena itu memang masa lalu Daren dan dia pun sudah memakluminya. Dia tidak mempermasalahkan itu semua. Toh sekarang Daren lebih memilihnya di bandingkan wanita-wanita lain yang sudah menjalin hubungan sebelum dengannya.


"Wih gila lo ya Ren, apa lo udah ngelakuin lebih sama rubah betina itu. Gue nggak mau nantinya akan ada masalah dan lo nyakitin Cass kita. Awas aja ntar gue bawa pergi Cass jauh dari lo. Camkan itu." Ancam Arman pada Daren.


"Itu masa lalu gue, tenang aja walaupun bibir udah nggak perawan lagi, tapi gue masih perjaka ting-ting. Gue nggak janji nggak bakal nyakitin Cass tapi gue akan selalu berusaha membuat Cassandra bahagia. Gue hanya manusia biasa yang kadang nggak bisa menepati janji gue. Gue akan selalu menjaga dan mencintai Cassandra sepenuh hati gue." Ucap Daren dan merangkul pinggang Cassandra mesra dan mencium mesra pipi Cassandra.


Cassandra yang mendengar ucapan Daren pun seakan terharu dan membalas rangkulan mesra Daren.


Para jomblowan yang ada di sana hanya bisa gigit jari saja. Melihat sahabat mereka yang ada di depan mata mereka bermesraan.


"Makanya kalian itu cari jodoh dodol. Biar nggak ngiri kalau kita bermesraan kayak gini." Pamer Daren lagi dan membuat mereka pergi dari sana.


"Woi kalian mau kemana."Teriak Daren pada mereka bertiga.


"Ke jonggol" balas Riko, Arman, dan Kenan bersamaan.


Dan membuat Cassandra tertawa terpingkal-pingkal. Mereka itu walau bertemu belum lama tapi, chemistrynya sudah klop. Sama-sama somplaknya jika sudah seferkuensi.


Di saat Riko, Arman dan Kenan keluar dari ruangan Cassandra dan Daren. Tak sengaja Kenan menabrak seorang gadis yang hendak masuk kedalam ruangan Cassandra dan Daren.


Brukh


"Augh" Teriak gadis itu yang tak lain adalah Nadine. Nadine yang hampir jatuh tapi segera di tangkap oleh Kenan. Mereka pun saling pandang satu sama lain, getaran cinta yang memang sudah ada di antara mereka berdua.

__ADS_1


"Ehem" dehaman Riko yang menyadarkan mereka berdua.


"Eh.. Maaf Ndin, lo nggak apa-apa kan." Ucap Kenan gugup pada Nadine.


"Ah.. Nggak apa-apa ko Nan." Balas Nadine tak kalah gugup seperti Kenan.


"Ehem... Kayaknya akan ada yang bucin lagi nih sama kayak bosnya. Ha ha ha." Ujar Arman meledek Kenan.


"Sia**n lo kampret, gue do'ain lo bakal kelewatan bucinnya ketimbang gue ama Daren. Ha ha ha" balas Kenan tak kalah sengit.


"Ih amit-amit jabang kebo. Nggak bakalan gue kayak lo berdua." Sanggah Arman nggak mau kalah.


"Eh ya Ndin, ada apa lo kesini dan sama siapa." Tanya Kenan pada Nadine.


"Saya kesini mau memberikan paper bag berisi pakaian untuk Audrey dan Tuan Daren, Mas Kenan." Jawab Nadine malu-malu.


"Cie Mas Kenan. Uhuiii." Potong Arman masih meledek Kenan.


"Ihhsss" geram Kenan pada Arman. "Lo bisa diam nggak Man, gue sumpal mulut lo ama sendal mau." Lanjut Kenan kesal.


"Ha ha ha kabur Ko." Tawa Arman dan mengajak Riko kabur.


Sungguh konyol sekali ya mereka, orang-orang yang ada di dekat mereka sangat terhibur dengan adegan kekonyolan mereka. Tapi saat suster ingin menegur mereka, sang suster tidak berani karena dia tau ada Kenan si asisten pemilik rumah sakit.


Jadi dia tidak berani menegur Kenan dan kawan-kawan.


"Maaf ya Nadine, mereka emang seperti itu. Jadi maklum aja ya Ndine, sudah lo masuk aja ya gue mau ke kantin dulu." Ujar Kenan dan pamit ke kantin.


Bersambung........

__ADS_1


__ADS_2