Cinta Mafia Konyol (Time Travel)

Cinta Mafia Konyol (Time Travel)
44


__ADS_3

"Sayang maaf, aku bakal nurut sama kamu. Tapi kamu jangan pergi ya." Ucap Audrey dengan air mata yang sudah membanjiri pipinya.


Audrey sadar, betapa sayangnya suaminya itu ke dirinya dan anak mereka. Dia pun bertekad akan selalu mematuhi suaminya dan tidak akan mengecewakannya.


Daren yang melihat istri cantiknya menangis, dia pun tidak tega melihat air mata istri tersayangnya jatuh. Dia pun segera menghapus air mata istrinya.


"Ya Sayang aku maafkan, tapi lain kali jangan seperti ini ya. Kamu juga harus mikirin mereka sekarang, karena kamu tidak sendiri. Kamu lagi bawa anak kita, bukan hanya satu tapi lima. Jadi kamu harus hati-hati ya, aku seperti ini itu tidak ingin kamu dan anak kita kenapa-napa. Kamu harus nurut ya, aku tidak ingin kehilangan kalian karena kalian berenam adalah belahan jiwaku." Ucap Daren dan menghapus air mata istrinya dan mengelus perut yang agak keliahatan membuncit.


Walaupun baru satu bulan usia kandungan Audrey, namun perut Audrey sudah kelihatan agak sedikit membuncit. Karena memang Audrey hamil anak kembar lima.


Mereka berdua pun saling berpelukan dan saling menguatkan. Berbeda dari para jomblowan yang ada di sana, mereka pun merasa iri pada Audrey dan Daren.

__ADS_1


Walaupun merasa iri, tapi mereka merasa bahagia. Karena Daren dan Audrey bahagia bersama, walau banyak kejadian yang di luar nalar. Nalar aja nggak di luar ya hehe hehe.


Tapi sekarang mereka bisa bersatu dan akan menjadi orang tua dari anak kembar lima. Mereka pun bertekad akan mencari pendamping yang selalu ada buat mereka dan mengerti keadaan mereka.


Kini hari sudah beranjak malam dan para sahabat pamitan pulang ke Vila Daren. Karena memang ketika mereka di Jerman, mereka tidur di Vila Daren yang memang dekat dengan Rumah Sakit.


Daren dan Audrey kini sudah beristirahat dan tidur besama dalam satu ranjang. Mereka berdua masih betah saling pandang dan berpelukan satu sama lain.


"Aku sangat bahagia Sayang. Apa kamu juga bahagia sayang. Mau tanya apa sih, pake izin segala. Tanya aja nggak apa-apa kok." Balas Audrey.


"Aku juga sangat bahagia Baby. Bagaimana dulu kamu bisa ada di tubuh Audrey?" tanya Daren yang penasaran akan cerita Cassandra.

__ADS_1


"Aku tidak tahu kenapa aku sudah berada di tubuh Audrey. Saat aku terjatuh ke jurang aku berfikir bahwa aku akan menyusul kedua orang tuaku. Tapi saat aku bangun, aku sudah berada di tubuh Audrey yang terbaring tidak berdaya. Dan hanya di temani oleh asisten rumah tangga. Tidak ada kerabat lain apa lagi katanya dia punya suami, tapi sepertinya suaminya tidak pernah perduli padanya." Jawab Cassandra dengan sindiran pada Daren.


"Ya karena suaminya dulu terlalu bodoh. Bodoh karena tidak melihat bidadari surga yang ada di depan matanya. Matanya di butakan dari para wanita yang hanya ingin memanfaatkan hartanya saja. Maafkan aku Baby karena dulu telah mencampakkan Audrey. Tapi saat kamu bangun dan hadir dalam hidupku. Semua seakan berubah Baby, aku yang dulu tidak mengenal akan cinta sejati. Tapi dengan kehadiran mu dalam raga Audrey. Aku tiba-tiba saja merasakan apa itu cinta dan takut kehilangan mu Sayang. Jadi maafkan segala kesalahanku yang dulu, aku janji tidak akan mengulanginya lagi. Aku juga sudah mengakhiri semua hubungan toxic pada para wanita yang pernah menemani hari-hari ku. Termasuk kakak tirimu Liora." Kata Daren merenungi semua kesalahannya. Dan masih memeluk Audrey dengan erat.


"Ya Sayang aku sudah memaafkan mu dan Audrey pun sama, dia sudah memaafkan mu dan dia juga sekarang sudah bahagia. Jangan pernah ulangi kesalahanmu yang dulu. Karena aku tidak akan memaafkanmu jika kamu selingkuh dariku. Aku akan bawa anak-anak kita jauh dari mu." Ucap Cassandra tegas pada Daren.


"Aku berjanji Baby, aku tidak akan selingkuh di belakang mu. I love you Cassandra Wilson Alexander." Janji Daren pada Cassandra.


"I love you too Sayang...


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2