
Hari demi hari berlalu . Cinta sangat menikmati masa masa kehamilannya yang kini sudah memasuki usia 4 bulan .
Bagaimana dengan Jackson , dialah yang paling menikmati masa masa kehamilan Cinta .
Sejak mereka resmi pacaran , Cinta termasuk wanita yang jarang bersikap manja , Ia lebih senang mengerjakan semuanya sendiri . Tapi sejak hamil , Ia berubah 180 ° .
Cinta menjadi lebih manja . Dan yang paling disukai Jackson , Cinta lebih agresif selama kehamilannya .
Tak jarang Cinta meminta Jackson untuk pulang lebih awal dengan alasan sang bayi merindukan untuk dijenguk ayahnya .
Hari ini akan diadakan acara syukuran 4 bulanan kehamilan satu satunya menantu di keluarga Haryono .
Acaranya diadakan di kediaman keluarga Haryono . Rumah itu di sulap penuh dengan dekorasi berwarna pink dan silver , sesuai permintaan yang punya hajat .
" Geby ... kamu udah pastiin kan semua klien kita sudah diundang ? " tanya Cinta.
" Sudah Bu . Semuanya aman terkendali . "
" Geby ... Ayah dan Bundaku gimana , Jam berapa mereka tiba di Jakarta ? "
Geby membuka tablet yang selalu Ia bawa . " Penerbangan mereka pukul 10 pagi dan yang menjemput di Bandara adalah aku . ALAMAAAKKKK " Pekik Geby dengan raut wajah panik .
Keduanya bersamaan melihat jam di pergelangan tangan mereka yang menunjukkan jika saat ini sudah pukul 10.15 .
Cinta mengalihkan pandangannya pada Geby .
" Geb..... aku gak mau mereka menunggu . "
" Iya Bu iya... maap maap banget . Aku pergi sekarang . "
Geby lalu berlari dengan gaya centilnya membuat Cinta tertawa melihat tingkah asistennya itu .
30 menit kemudian , Jackson sudah berada di butik istrinya . Hari ini juga mereka memiliki janji dengan dokter kandungan .
" Sayang kita langsung jalan aja yuk . " ucap
Cinta lalu memeluk lengan Jackson .
Keduanya menuju rumah sakit dengan Adit yang mengemudikan mobil .
" Dit , rumah sakit sudah siap kan ? " tanya Jackson .
" Iya . Semuanya aman . "
Tak perlu bertanya lagi karena Cinta sudah mengerti maksud pembicaraan keduanya .
Benar saja , ketika mereka sampai di rumah sakit kepala rumah sakit dan beberapa dokter sudah menunggu untuk menyambut kedatangan mereka . Sama persis seperti bulan bulan sebelumnya .
Mereka lalu diantarkan langsung menuju ruang untuk pemeriksaan kandungan tanpa harus mendaftar atau antri lagi . Dan itu sukses membuat Cinta merasa tak enak dengan Ibu ibu hamil lainnya yang sedang menunggu antrian mereka .
" Bulan depan gak perlu seperti ini lagi Dok .... aku gak masalah kalau harus menunggu seperti ibu ibu yang lainnya . " Ucap Cinta pada kepala rumah sakit .
" Tapi aku yang masalah sayang , aku gak punya banyak waktu kalau harus berlama lama menunggu . Kasian juga babynya kalau harus mengantri terlalu lama . " Tegas Jackson tidak setuju .
__ADS_1
Cinta mendengus , " Memangnya bayi yang masih dalam kandungan tahu apa itu mengantri . " batin Cinta .
" Kenapa tidak sekalian saja kamu buat ruang periksa khusus saja . " Ucap Cinta menyindir Jackson .
Namun Jackson menanggapinya serius . Ia menganggap hal itu sebagai permintaan istrinya.
" Oke , Dit tolong kamu urus yah yang diminta Cinta. "
Cinta hanya bisa membulatkan matanya , tak percaya suaminya seserius itu .
Kepala rumah sakit hanya tersenyum saja melihat perdebatan suami istri itu .
Ia meninggalkan Jackson dan segera berbaring di ranjang yang sudah disiapkan untuk pemeriksaan USG .
Dokter mulai memeriksa ,
" Bayinya sehat . Pertumbuhannya juga bagus . " ucap Dokter membuat Cinta merasa lega .
Tak lama terdengar bunyi " Deg...deg..deg..deg...deg.. " yang berirama stabil .
Sudah dua bulan terakhir dokter selalu memperdengarkan detak jantung bayi mereka selama di kandungan , dan selama itu pula Cinta tak kuasa menahan air matanya .
Entah bagaimana Ia harus mengucap syukur pada yang maha kuasa telah diberikan kepercayaan untuk mengandung , menjaga titipannya hingga bisa lahir dan melihat dunia .
Setelah dari rumah sakit Cinta dan Jackson pulang menuju kediaman keluarga Haryono .
Sesuai dugaan Cinta , rumah itu kini sudah penuh dengan dekorasi yang meriah dan tentu saja sangat mewah .
" Sayang gimana kata dokter ? " tanya Mami Lastri .
" Alhamdulillah , semua baik Mi . " Jawab Cinta .
Mereka kini sedang bercengkrama di halaman belakang rumah sambil menunggu kedatangan Ayah dan Bunda .
Tak lama terdengar suara Geby yang melengking menyapa beberapa pekerja , disusul dengan Ayah Bunda yang baru saja tiba .
Cinta segera berhambur memeluk kedua orang tuanya .
" Ayah , Bunda ... Cinta kangen . "
Ayah dan Bunda membalas pelukan putri mereka , " kami juga sangat merindukan mu Nduk . "
" Mbak dan Mas mu titip salam , mereka ndak bisa hadir karena Lila sakit . " ucap Bunda .
Cinta mengangguk .
__ADS_1
Jackson juga segera memberi salam dan pelukan pada kedua mertuanya .
Obrolan tak putus putus diantara mereka . Jackson sering kali menjadi bahan candaan oleh Papi Haryono membuat yang lain ikut tertawa karena perdebatan ayah dan anak .
Hingga Geby mengajak Cinta bersiap karena MUA sudah datang untuk merias ibu hamil yang akan menjadi sorotan acara hari ini .
Di kamar Jackson yang sangat luas , Geby terlihat mondar mandir berlenggak lenggok membawa beberapa baju yang akan di pakai oleh bosnya .
" Bu ... mau pakai yang mana ? Ini atau ini ? " tanyanya dengan menaik turunkan tangannya bergantian .
Cinta mengedikkan bahunya , " Entah ? Dua duanya bagus , pilihkanlah untukku . Serasikan dengan baju yang akan dipakai suamiku . "
Geby mengangguk paham . Ia kembali ke walking closet cukup lama kemudian keluar dengan sebuah dress panjang berwarna coklat susu dan Kemeja berwarna senada .
Sore hari satu persatu tamu undangan berdatangan . Mobil mobil mewah memenuhi parkiran kediaman keluarga Haryono hingga luar ke pinggiran jalan .
Acaranya dimulai dengan doa bersama oleh 200 anak anak yatim piatu . Kemudian dilanjutkan dengan ucapan terimakasih dari Papi Haryono dan Jackson . Lalu pemberian bantuan kepada beberapa panti asuhan secara simbolis . Ditutup dengan menyantap hidangan yang telah disediakan .
Begitu banyak tamu yang hadir dari berbagai kalangan . Keluarga besar Papi Haryono dan Mami Lastri, pengusaha , para pejabat , politisi , klien butik Cinta , juga rekan Jackson dan Cinta . Semuanya berbaur ikut mendoakan kehamilan pertama menantu keluarga Haryono .
Senyum tak pernah hilang dari wajah cantik Cinta menyambut dan berterimakasih kepada para tamu .
Geby dengan setia selalu berada di sisi Cinta , takut jika bosnya itu memerlukan sesuatu .
Saat Jackson sedang menyapa teman temannya bersama Adit , Cinta juga menyapa kedua sahabatnya Sofi dan Rere yang kini duduk satu meja bersama rekan rekan Cinta dulu di Bank .
Cukup lama mereka mengobrol , mengingat ingat kejadian kejadian lucu saat masih bekerja di tempat yang sama . Hingga Jackson mengajak istrinya untuk menemui salah satu rekan bisnisnya .
Banyak tamu yang kagum dengan kemewahan pesta sore ini . Banyak yang memuji kecantikan dan ketampanan Cinta dan Jackson .
Banyak bisik bisik para tamu yang sempat didengar oleh Cinta membuatnya geleng geleng kepala. Seperti :
" Sungguh beruntung yang menjadi menantu keluarga ini . "
" Orang kaya pestanya memang beda . "
" Ku dengar , suaminya bucin banget . "
" Pastilah bucin , istrinya sangat cantik dan ramah . "
Dan masih banyak yang lain lagi . Namun yang paling Cinta ingat salah satu tamu ada yang berkata :
" Belum lahir saja , bayi itu sudah dibuatkan pesta semewah ini . Bagaimana jika bayi itu sudah lahir . Fix bakalan jadi Bayi Sultan . "
Mendengar itu Cinta hanya bisa menghela napasnya .
Bagi orang yang berasal dari keluarga sederhana seperti Cinta , pesta seperti ini memang bisa di bilang berlebihan bahkan sangat mewah .
Tapi mau bagaimana lagi , bayi yang kini masih berada dalam kandungannya memang adalah cucu pertama yang sangat dinantikan di keluarga ini .
" Bayi Sultan .... bahkan sebelum kamu lahir mereka sudah memberi julukan untukmu Nak. " Gumam Cinta lirih sambil mengusap lembut perutnya .
.
.
.
.
.
" Hamil adalah kebahagiaan, melahirkan adalah kebahagiaan, melihat anak-anak tumbuh adalah kebahagiaan. Maka berbahagialah setiap saat. "
.
.
.
.
__ADS_1
.
To be continue